Sejarah Toyota Camry, Mobil Wajib Pejabat Negara

02 August 2019

Di Indonesia, mobil ini dikenal sebagai mobil pejabat, tapi di secara global Toyota Camry punya sejarah panjang. Berikut cerita sejarah Toyota Camry.

mobil baru toyota camry 2019

Sejak tahun 1998, Toyota Camry mulai memasuki pasar Indonesia untuk menggantikan posisi Toyota Corona Absolute yang sudah tidak diproduksi lagi. Karena banyak digunakan sebagai kendaraan dinas aparatur negara dan menteri, Toyota Camry dikenal sebagai “mobil pejabat”.

 

Nyatanya, Toyota Camry berkontribusi positif terhadap penjualan Toyota selama semester pertama 2019. Sedan premium ini meraih penjualan sebanyak 1.704 unit. Angka penjualan tersebut adalah bukti kalau “mobil pejabat” ini pun diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia.

 

Sementara di Amerika Serikat, Toyota Camry merupakan mobil paling laris dari tahun 1997 sampai 2000, dan 2002 sampai sekarang.

 

Jauh sebelum menjadi Toyota Camry yang dunia kenal saat ini, sedan premium ini tidak memiliki platform-nya sendiri. Toyota Camry berdiri ada di keluarga Toyota Celica, sehingga nama lengkapnya adalah Toyota Celica Camry yang merupakan versi mahal dari Toyota Carina.

 

Meski namanya Toyota Celica Camry, sedan ini tidak dianggap sebagai generasi pertama Toyota Camry. Toyota Celica Camry dijual pada tahun 1979 hingga 1982, desainnya mirip Toyota Celica XX yang juga punya hubungan dengan Toyota Supra.

 

Baca juga: Legenda Mobil Sport Era 90an, Toyota Celica dan Toyota Supra

 

Nah ini dia sejarah Toyota Camry dari generasi ke generasi.

Generasi pertama

Sejarah Toyota Camry bermula dari generasi pertama lahir di Jepang pada tahun 1982. Sejak awal mobil ini memang didaulat sebagai sedan premium. Posisinya berada di atas Toyota Corona dan Toyota Corolla.

 

Seperti mobil di tahun tersebut, desain Toyota Camry generasi pertama ini cenderung kotak-kotak. Ada dua varian yang disediakan, sedan empat pintu dan liftback lima pintu.

 

Baca juga: Mengenal Toyota Corolla dari Generasi ke Generasi

 

Mesin yang digendong oleh generasi pertama ini adalah 1.800 cc dan 2.000 cc dengan konfigurasi empat silinder segaris. Tersedia pula varian mesin diesel 2.000 cc yang tenaganya mencapai 74 daya kuda.

 

Generasi pertama ini berhenti diproduksi pada tahun 1986 dan digantikan dengan generasi terbarunya.

Generasi kedua

Di tahun 1987 hadir Toyota Camry generasi kedua yang desainnya lebih dinamis. Varian liftback kini jadi sejarah Toyota Camry pada generasi pertama yang digantikan oleh varian station wagon. Tentu varian sedan tetap dipertahankan sebagai identitas aslinya.

 

Baca juga: Panduan Jenis Mobil dan Perbedaannya Secara Lengkap

 

Mesinnya kali ini membawa mesin dengan kode 3S-FE berkapasitas 2.000 cc silinder yang mampu memberikan tenaga hingga 115 daya kuda. Pada tahun 1988, Toyota memberikan upgrade pada  bagian mesin.

 

Mesin konfigurasi V6 dengan kapasitas 2.500 cc dengan penggerak empat roda ada di Toyota Camry hingga tahun 1991.

Generasi ketiga

Ada perbedaan peluncuran Toyota Camry generasi ketiga ini. Di Jepang, sedan ini dikenalkan pada tahun 1990. Sementara untuk pasar dunia baru tersedia pada tahun 1992.

 

Untuk Jepang, Toyota Camry menggunakan mesin 1.800 cc, 2.000 cc, dan mesin V6 2.500 cc.

 

Sementara Toyota Camry pasar dunia dibekali mesin berkode 5S-FE 2.200 cc dan 1VZ-FE 3.000 cc dengan konfigurasi V6 yang mampu menyemburkan tenaga hingga 185 daya kuda.

 

Baca juga: Perbedaan serta Keunggulan Mesin V dan Segaris di Mobil

 

Di generasi ini, Toyota Camry mendapatkan piranti keselamatan seperti rem ABS, airbag di sisi pengemudi, dan sabuk pengaman tiga titik.

 

Desain Toyota Camry generasi ketiga pun jadi lebih menarik daripada generasi sebelumnya. Sistem audio pun dibenahi sehingga penumpang lebih nyaman.

 

Pada tahun 1995, Toyota Camry generasi ketiga diberikan facelift pada bumper depan, grille, dan lampu belakang yang berbeda, serta garnish belakang sewarna body.

 

Dengan segala kemampuan yang dimilikinya, Toyota Camry generasi ketiga ini menjadi basic platform dari Lexus ES 300 pada tahun 1992.

Generasi keempat

Sama dengan generasi sebelumnya yang berakhir pada tahun 1996, ada perbedaan peluncuran Toyota Camry di Jepang dan dunia.

 

Pada tahun 1994, Jepang meluncurkan Toyota Camry dengan bentuk yang kotak dengan platform V40.

 

Sedangkan pada tahun 1996, Toyota Camry generasi keempat baru diluncurkan untuk pasar dunia. Jadi ada dua versi, Jepang dan dunia. Generasi keempat berakhir pada tahun 2006.

 

Versi di Jepang disebut Toyota Camry Gracia dengan mesin 2.200 cc 4 silinder dan 2.500 cc V6 dan model 4WD bermesin 2.200 cc diberi kode SXV25.

 

Generasi ini pula Toyota Camry mulai hadir di Indonesia menggantikan Toyota Corona Absolute. Di Indonesia, sedan ini tersedia dalam versi 2.2 GLX transmisi manual dan 3.0 V6 Grande transmisi otomatis.

Generasi kelima

Perubahan besar dilakukan Toyota pada Toyota Camry generasi kelima yang mengaspal dari tahun 2002 hingga 2006 ini.

 

Desainnya semakin besar dan mewah. Mesinnya pun baru dan semakin canggih dengan konfigurasi empat silinder 2.400 cc 2AZ-FE dengan VVT-i. Sedangkan mesin V6 tetap yang lama.

 

Sejarah Toyota Camry jadi “mobil pejabat” di Indonesia juga di mulai dari generasi ini. Mobil ini juga sempat dipakai untuk urusan Konferensi Tinggi Asia Afrika (KAA) 19-22 April 2005.

Generasi keenam

Seiring Toyota yang mulai bermain di mesin hybrid, Toyota Camry pun kebagian teknologi tersebut di generasi keenamnya.

 

Selain mesin 2.400 cc dengan 158 daya kuda di generasi sebelumnya, generasi keenam yang mengaspal pada tahun 2006 hingga 2011 ini juga dibekali mesin baru 2GR-FE 3.500 cc V6 Dual VVT-i yang mampu menyemburkan tenaga hingga 268 daya kuda, serta mesin 2.400 cc dengan Hybrid.

 

Baca juga: Melirik Keunggulan dan Jenis Mesin Hybrid pada Mobil

 

Secara desain, Toyota Camry generasi keenam ini desain yang baru dengan bodi yang lebih aerodinamis.

Generasi ketujuh

Di Indonesia, Toyota Camry generasi ketujuh mulai dijual pada tanggal 4 April 2012 dengan pilihan 2.5 G, 2.5 V, dan 2.5 Hybrid.

 

Untuk mesin 2.5 atau 2.500 cc dengan Dual VVT-i menghasilkan tenaga hingga 178 daya kuda, sementara Toyota Camry bermesin Hybrid konsumsi bensinnya mencapai 11,9 kilometer per liter, lebih irit sedikit dari generasi sebelumnya yang mencapai 11,05 kilometer per liter.

 

Generasi ini berakhir pada tahun 2018. Seperti generasi sebelumnya, Toyota Camry generasi ketujuh versi Asia juga dijual sebagai Toyota Aurion di Australia, Selandia Baru, dan Timur Tengah.

mobil baru toyota camry 2019

Generasi kedelapan

PT Toyota Astra Motor (TAM) menghadirkan generasi kedelapan Toyota Camry pada 8 Januari 2019.

 

Bahasa desain Toyota Camry generasi kedelapan atau Toyota All New Camry ini didukung oleh platform Toyota New Global Architechture (TNGA), yang kedua dipasarkan Toyota di Indonesia setelah Toyota C-HR.

 

TNGA sendiri adalah platform yang dikembangkan Toyota untuk kendaraan global untuk mencapai optimalitas keseimbangan dalam kelincahan (agility), stabilitas (stability), dan visibilitas (visibility).

 

Baca juga: Mobil Baru Pertama di Tahun 2019, Toyota All New Camry

 

Eksterior dan interior Toyota Camry generasi ini dirancang dalam konsep “Aggressive Smart Confidence”. Dari sisi eksterior, bagian depan dan belakang didesain untuk memberikan sugesti yang kuat sebagai kendaraan kelas atas.

Di Indonesia Toyota hadir dalam tiga line up yaitu Hybrid, V dan G. Varian G dan V menggunakan mesin 2AR-FE dengan 4 silinder dan kapasitas 2.494 cc.

 

Sedangkan, Hybrid menggunakan mesin A25A-FXS dengan kapasitas 2.487 cc dengan power maksimum 178 daya kuda. Untuk motor listriknya, menggunakan  electric motor dengan power 20.6 kgm.

 

Itu tadi sejarah Toyota Camry dari generasi ke generasi. Anda bisa merasakan sensasi nikmatnya menjadi penumpang di mobil ini. Ada taksi yang menggunakan sedan premium ini sebagai armada layanan mewahnya. Penasaran?

 

Author

Sing with me, sing for the year. Sing for the laughter and sing for the tear. Sing with me, it's just for today. Maybe tomorrow the good Lord will take you away. - Dream On, Aerosmith -

SHARE