Review BMW Seri 3: Sang Legenda yang Makin Canggih, Mewah, dan Sporty

By Arris Riehady - September 6, 2019

Dikenalkan di empat kota besar di Indonesia, lantas apa istimewanya mobil ini? Berikut review BMW Seri 3 terbaru dari Seva.id.

Review BMW Seri 3

Berkelas, mewah, dan sporty adalah ciri utama yang ditonjolkan oleh BMW Seri 3 sejak pertama kali diproduksi pada 1975.

 

BMW Seri 3 merupakan salah satu mobil legendaris dunia yang bertahan hingga saat ini. Tidak hanya itu, sebagai mobil legendaris dunia, BMW Seri 3 punya sejarah panjang berkat keunggulan teknologi yang diterapkan pada bagian mesinnya.

 

Sebagai legenda, BMW Seri 3 wakili inti dari jajaran kendaraan brand ini dengan telah terjual lebih dari 15 juta unit di seluruh dunia dan menjadi detak jantung brand BMW.

 

Baca juga: Mengenal BMW Seri 3 dari Masa ke Masa

Review BMW Seri 3

BMW Seri 3 terbaru atau All-New BMW Seri 3 dikenalkan Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Bali. Hadir dengan desain dinamis, handling terbaik, efisiensi luar biasa, dan fitur inovatif, pertahankan karakteristik khas BMW Seri 3, namun diangkat ke level yang lebih tinggi.

 

Varian pertama dari All-New BMW Seri 3 yang diluncurkan di Indonesia adalah BMW 330i M Sport.

 

Kami, Seva.id pun akhirnya berkesempatan meminjam sekaligus review BMW Seri 3 terbaru. Seperti apa rasanya mengendarai sedan legenda ini? Simak terus!

Review BMW Seri 3

Mesin teknologi baru

Bukan perkara sulit untuk melaju dari 0 hingga 100 kilometer per jam dengan BMW Seri 3 terbaru ini, walau dalam lintasan yang pendek sekalipun.

 

Dengan mode berkendara Sport, kami hanya sedikit menginjak pedal gas dan tidak terasa mobil ini sudah menyentuh angka 100 kilometer per jam.

 

Wajar saja, menurut klaim BMW, BMW Seri 3 terbaru menempuh kecepatan 0 hingga 100 kilometer jam dapat dicapai dalam 5,8 detik saja dengan kecepatan maksimal hingga 250 kilometer per jam.

 

Lalu setelah seharian kami ajak BMW Seri 3 terbaru berkeliling kota Jakarta melewati kemacetan, jalan lancar, hingga berakhir di Asya, Jakarta Garden City untuk pemotretan, konsumsi bahan bakarnya menyentuh 6,1 per 100 kilometer.

 

Di balik kap mesin, jantung pacu BMW Seri 3 terbaru dibekali dengan mesin berkapasitas  2.0 liter, empat-silinder delapan percepatan Steptronic Sport ini menghasilkan output maksimum 258 daya kuda, sementara torsi puncaknya adalah 400 Nm.

 

Baca juga: Lahir Kembali, Ini Impresi Pertama All New BMW Seri 8

Review BMW Seri 3

Peningkatan enam daya kuda pada output dan torsi tambahan 50 Nm dibandingkan dengan mesin pendahulunya adalah hasil dari optimalisasi system mesin BMW TwinPower Turbo terbaru yang terdiri dari twin-scroll turbocharger, High Precision Injection direct petrol injection, VALVETRONIC fully variable valve timing, dan Double-VANOS variable camshaft timing.

 

Sistem High Precision Injection memastikan pengukuran bahan bakar yang presisi dan pembakaran yang bersih, pompa bahan bakar yang baru menghasilkan tekanan maksimum 350 bar, versi sebelumnya 200 bar.

 

Sistem direct injection terbaru yang digunakan di BMW 330i M Sport memungkinkan aliran bahan bakar yang optimal melalui ruang pembakaran dengan bahan bakar yang melewati proses atomisasi, dikirimkan oleh injektor bahan bakar multi-port yang semakin presisi.

 

Karakteristik lain dari mesin ini termasuk crankshaft yang lebih ringan yang mengurangi gesekan internal, manajemen pelepasan panas yang dioptimalkan dan sistem manajemen komputer mesin terbaru yang membuat seluruh proses dikalkulasi lebih cepat dan tepat.

Review BMW Seri 3

Mewah dan lapang

Review BMW Seri 3 terbaru berlanjut pada bagian interior. Seperti khas BMW, interior BMW Seri 3 terbaru ini mewah dengan balutan Dakota leather. Kesan lapang langsung terasa begitu kami memasuki kabinnya, baik duduk di jok pengemudi mau pun jok penumpang belakang.

 

Kesan lapang ini ditambah dengan penggunaan sun roof pada bagian atapnya. Mood di dalam kabin juga bisa diatur berdasarkan ambient light yang tersedia dalam warna hijau, oranye, merah, biru, putih, dan bronze.

 

Sebagai pengemudi, kami dimanjakan dengan beragam fitur terkini. Tombol start/stop mesin kini terletak di panel kontrol yang baru dan berada di konsol tengah, di mana tuas perpindahan gigi atau tuas pemilih yang juga baru dirancang bergabung dengan iDrive Controller dan tombol-tombol untuk unit Driving Experience Control.

 

BMW Live Cockpit dipasang sebagai standar yang terdiri dari sistem operasi iDrive, dengan layar 8,8 inci yang bisa dioperasikan melalui voice command, gesture control, iDrive Controller, serta touch control pada layar. Lalu, instrument cluster panel hitam dengan layar warna 5,7 inci sebagai informasi berkendara.

 

Baca juga: Jajaran Mobil BMW yang Mengawal MotoGP, Apa Saja Serinya?

Review BMW Seri 3

BMW Live Cockpit Plus menambahkan fitur-fitur seperti Touch Controller, sistem navigasi, dua port USB untuk transfer data dan juga mengaktifkan sistem Apple CarPlay dengan kendali yang lebih menyatu dengan kendaraan.

 

Saat sistem Apple CarPlay telah terkoneksi, perangkat seluler dapat diletakkan pada wireless-charging pad yang terletak pada konsol tengah sehingga memudahkan penggunaan secara dua-arah.

 

Semua tombol serta pengaturan di mobil ini mudah digapai oleh pengemudi. Selain lingkar kemudi yang bisa diatur untuk tilt dan teleskopik, joknya juga dapat diatur secara elektris dengan hanya menekan tombol-tombol untuk sliding, ketinggian, dan reclining.

 

Panel AC sudah digital dan terdapat di tiga area (triple zone). Baik pengemudi maupun penumpang tidak perlu berebut AC lagi. Di depan baik suhu dan hembusan angin dapat diatur secara individu, sementara di belakang hanya suhu yang dapat diatur secara individu sesuai keinginan.

 

Bagian bagasi juga mendapatkan ruang yang lebih lega dibandingkan pendahulunya. BMW mengungkapkan ruang bagasi mencapai 480 liter. Bagasi bisa diperluas dengan tambahan 36 liter jika jok penumpang belakang dilipat.

Review BMW Seri 3

Sporty dinamis

BMW Seri 3 terbaru dengan kode G20 ini masuk dalam generasi ke tujuh, klaim BMW bobotnya lebih ringan 55 kilogram dibanding generasi sebelumnya.

 

Pengurangan bobot tersebut adalah dampak dari penggunaan bahan alumunium di beberapa bagian mobil ini. Tidak hanya ringan, tapi juga menambah kekakuan hingga 50 persen sehingga lebih mantap ketika dikendarai.

 

Tampak depan, menurut kami, BMW Seri 3 terbaru ini memiliki wajah yang lebih sangar sekaligus sporty.

 

Baca juga: Mengenal Mobil BMW Seri M dan Sejarahnya di Dunia

Review BMW Seri 3

Lampu utamanya yang dijejali dengan teknologi BMW Laser Headlight memiliki desain yang sipit dan tajam. Lampu utama tersebut mengapit kidney grille dengan teknologi Active Air Stream Kidney Grille untuk meningkatkan kedinamisan berkendara, selain membuat suhu mesin tetap dingin.

 

Penerangan tambahan berupa fog lamp LED pun disematkan pada bumper bagian bawah.

 

Sebagai trim BMW 330i M Sport, untuk bagian kaki-kaki khususnya velg, mobil ini ditopang oleh velg M berdiameter 18 inci Double-spoke style 790 M Bicolour yang dibalut dengan run flat tyre. Tentunya menambah tampilan sporty di mobil ini!

 

Sementara tampak belakang, sebagai pendukung kesan sporty ada dua lubang knalpot yang menyatu dengan bagian bumper. Lalu lampunya pun desainnya sipit dan sudah LED.

Review BMW Seri 3

Fitur dan harga

Untuk yang susah parkir baik mundur atau pararel, BMW Seri 3 terbaru kini memiliki Parking Assistant, dan Reversing Assistant.

 

Untuk mengaktifkannya cukup menekan tombol di konsol tengah, maka secara otomatis sensor akan memindai lokasi parkir yang memadai untuk BMW Seri 3 terbaru. Jika sudah ditemukan pengemudi diminta untuk terus menekan tombol tersebut, melepas kemudi, gas, dan rem.

 

Dari tiga kali percobaan parkir otomatis, dua kali parkir seri mundur dan satu kali parkir paralel, BMW Seri 3 terbaru mampu terparkir dengan rapih dan lurus.

 

BMW Seri 3 terbaru turut mengedepankan sisi keselamatan lewat sinergi teknologi Dynamic Stability Control (DSC), termasuk Cornering Brake Control (CBC), Automatic Stability Control (ASC), Dynamic Brake Control (DBC), Electronic Differential Lock Control (EDLC), Dynamic Traction Control (DTC), serta ISOFIX.

 

Piranti keselamatan aktif yang tersedia mencakup Lane Departure Warning, dengan Collision dan Pedestrian Warning dengan City Braking function, pada versi terbaru yang terpasang bahkan sudah mendeteksi kedatangan pesepeda.

 

Baca juga: Impresi Pertama Mobil SAV BMW Termegah, BMW X7

Review BMW Seri 3

Park Distance Control dan kamera tampak belakang membantu pengemudi melakukan manuver dan memasuki atau keluar dari tempat parkir.

 

BMW Seri 3 generasi ketujuh ini ditawarkan dengan harga Rp 1 milyar (on the road Jakarta), dalam trim BMW 330i M Sport. Trim ini menjadi satu-satunya yang ditawarkan untuk pasar Indonesia sementara ini.

 

Lihat Produk

 

Pembelian mobil ini sudah lengkap dengan garansi tiga tahun tanpa batas kilometer dan BMW Service Inclusive selama lima tahun atau 60.000 kilometer.

 

Ban kendaraan juga dilindungi oleh BMW Group Tire Coverage selama tiga tahun dan mencakup penggantian hingga empat ban per tahun sampai 100% yang mencakup biaya ban dan tenaga kerja, meliputi kerusakan yang disebabkan oleh tusukan, penggembungan, letusan, dan robek atau dari kendaraan yang terus berjalan pada ban kempis. Ban akan diganti dengan yang asli, dengan syarat dan ketentuan berlaku.

View this post on Instagram

Mencoba parkir otomatis BMW Seri 3 terbaru..

A post shared by Arris Riehady (@arristoocrazy) on

Kesimpulan dari review BMW Seri 3 terbaru, mobil legenda ini kini lebih canggih, mewah, dan sporty. Mau memilikinya?

Berita Terkait

Author

What (apa), Who (siapa), When (kapan), Where (dimana), Why (kenapa), dan How (bagaimana). Suka kecepatan dan ketinggian. I am @arristoocrazy!