Netflix Siap Membuat Miniseri untuk mengenang Ayrton Senna

Pecinta F1 siap-siap menambah daftar tontonan, sebab Netflix tengah siapkan serial untuk legenda balap Ayrton Senna.

ayrton senna

Ada tontonan baru nih buat kamu, khususnya para penggemar F1 (Formula 1). Netflix dikabarkan akan menyiapkan delapan seri film fiksi tentang cerita kehidupan sosok pembalap legendaris asal Brasil, Ayrton Senna.

Film yang diproduseri Fabiano Gullane asal Brasil ini akan berfokus pada kehidupan pribadi Ayrton Senna.

Ayrton Senna yang memiliki nama lengkap Ayrton Senna da Silva dikenal sebagai legenda balap F1 karena prestasinya sebagai juara dunia F1 sebanyak tiga kali, yakni pada tahun 1988, 1990, dan 1991.

Pada perjalanan karirnya, Senna sudah mulai berkompetisi di Eropa pada tahun 1981 pada English Formula 1600 Championship.

Baca juga: Spesifikasi dan Fitur Toyota Yaris Cross 2020, Ada Apa Saja?

Di awal debutnya, Senna berhasil memenangkan 12 dari 20 balapan yang diikutinya. Pada 1983 ia memenangkan British Formula 3 Championship dengan membukukan 13 kemenangan, 9 diantaranya kemenangan berturut-turut, dari total 21 balapan.

Lalu, di tahun yang sama ia juga memenangkan Macau Grand Prix dan menjadi pembalap muda paling berbakat saat itu.

 

Tidak hanya mampu menjuarai berbagai kompetisi balap, Ayrton Senna juga pernah melakukan sesuatu yang bahkan mekanik paling berpengalaman sekalipun akan menganggapnya mustahil.

Ketika balap Formula Ford 1982, Senna mampu memenangkan balapan dengan mobil yang remnya telah habis sepenuhnya.

Saat itu, Senna mengalami masalah rem ketika mencoba untuk memperlambat lajunya untuk menghindari puing-puing dari kecelakaan yang terjadi di lap pertama.

Ia akhirnya kehilangan beberapa posisi dan harus beradaptasi dengan gaya mengemudi yang baru. Namun pada akhirnya, Senna berhasil mendapatkan kembali keunggulan dan finish terdepan hanya dengan menggunakan rem belakang.

Tak cukup sampai di situ, pada lap ke-65 GP Brasil 1991, Senna menyadari bahwa dia telah kehilangan gigi ketiga pada mobilnya.

Senna coba pindah ke gigi empat, namun tidak berhasil. Senna akhirnya menyelesaikan empat lap terakhir hanya dengan menggunakan gigi keenam sampai finish.

Kemudian pada tahun 1993 pada saat GP F1 1993 di sirkuit Donington Park, Inggris, Senna mampu membuat fastest lap lomba melalui pit-lane.

Ayrton Senna dinobatkan sebagai pembalap F1 terbaik

Berkat prestasi dan kemampuannya, Senna dianggap sebagai pembalap terbaik oleh para pembalap F1. Pemungutan suara ini dilakukan oleh pada bulan Desember 2009 oleh majalah Inggris, Autosport, kepada setiap pembalap yang hidup dan setidaknya pernah sekali membalap di F1.

Para pembalap diajukan sebuah pertanyaan, yakni siapa yang mereka anggap sebagai pembalap terbaik yang pernah ada. Secara keseluruhan, 217 suara diberikan dan pemenangnya adalah Ayrton Senna.

Tak hanya dikenal dengan kemampuan dan prestasinya sebagai pembalap, aksinya dalam menghentikan mobil McLaren yang dikemudikannya di tengah lintasan untuk menjadi yang pertama membantu Érik Comas, pada sesi latihan GP F1 Belgia 1992 membuat Senna juga dikenal akan kebaikannya.

Baca juga: Meluncur di Jepang, Ini Varian dan Harga Toyota Yaris Cross

Namun, karir Ayrton Senna harus berhenti pada 1 Mei 1994, ketika Grand Prix San Marino akibat kecelakaan fatal saat memasuki tikungan Tamburello yang berujung pada hilangnya nyawa sang legenda.

Mobil Senna kehilangan kendali sehingga menabrak dinding pembatas. Dalam catatan telemetry, saat kecelakaan terjadi, Senna dalam posisi menurunkan kecepatan dari 300 km/jam ke 200 km/jam.

Miniseri Netflix untuk mengenang Ayrton Senna

Oleh karenanya, untuk mengenang Ayrton Senna, pihak Netflix belum lama ini mengumumkan akan membuat miniseri fiksi berdasarkan kehidupan Ayrton Senna.

Nantinya, miniseri ini akan menceritakan karir Ayrton Senna mulai dari debutnya di F1, masa-masa kepindahannya ke Inggris, hingga saat Senna mengalami kecelakaan yang merenggut nyawanya pada tahun 1994.

Baca juga: Ini Perbedaan Fitur, Harga, dan Varian Toyota Corolla Cross

Mini seri tersebut akan dibuat dalam bahasa Inggris dan Portugis Brasil. Setting film internasional akan mencakup rumah tempat Senna dibesarkan di negara bagian São Paulo.

Rumah produksi asal Brasil, Gullane Entertainment dipercaya oleh Netflix untuk menggarap miniseri yang mengangkat kisah hidup Ayrton Senna ini. Pembuatan mini seri ini tentunya mendapat dukungan serta partisipasi aktif dari keluarga Ayrton Senna.

Film Ford VS Ferrari jadi dorongan membuat miniseri Ayrton Senna

Tak hanya untuk mengenang Senna, capaian film Ford vs Ferrari yang mendapat nominasi Film Terbaik Oscar 2019 juga menjadi salah satu dorongan dalam pembuatan miniseri ini.

Pelajarannya adalah penonton dapat merasakan cerita tentang legenda balap mobil, serta dapat menjadi inspirasi anak-anak muda dalam memperjuangkan mimpi-mimpinya meski menghadapi banyak rintangan, seperti yang dilakukan Ayrton Senna dalam perjalanannya meraih berbagai prestasi sebagai pembalap.

Sementara itu, hingga saat ini belum diketahui siapa yang akan memerankan Senna, dan kapan akan tayangnya. Namun, kamu dapat menyaksikan film dokumenter terkenal yang bertajuk “Senna” yang sudah ada di Netflix.