Netflix Siap Membuat Miniseri untuk mengenang Ayrton Senna

By Reka Harnis - September 8, 2020

Pecinta F1 siap-siap menambah daftar tontonan, sebab Netflix tengah siapkan serial untuk legenda balap Ayrton Senna.

ayrton senna

Ada tontonan baru nih buat kamu, khususnya para penggemar F1 (Formula 1). Netflix dikabarkan akan menyiapkan delapan seri film fiksi tentang cerita kehidupan sosok pembalap legendaris asal Brasil, Ayrton Senna.

Film yang diproduseri Fabiano Gullane asal Brasil ini akan berfokus pada kehidupan pribadi Ayrton Senna.

Ayrton Senna yang memiliki nama lengkap Ayrton Senna da Silva dikenal sebagai legenda balap F1 karena prestasinya sebagai juara dunia F1 sebanyak tiga kali, yakni pada tahun 1988, 1990, dan 1991.

Pada perjalanan karirnya, Senna sudah mulai berkompetisi di Eropa pada tahun 1981 pada English Formula 1600 Championship.

Baca juga: Spesifikasi dan Fitur Toyota Yaris Cross 2020, Ada Apa Saja?

Di awal debutnya, Senna berhasil memenangkan 12 dari 20 balapan yang diikutinya. Pada 1983 ia memenangkan British Formula 3 Championship dengan membukukan 13 kemenangan, 9 diantaranya kemenangan berturut-turut, dari total 21 balapan.

Lalu, di tahun yang sama ia juga memenangkan Macau Grand Prix dan menjadi pembalap muda paling berbakat saat itu.

 

Tidak hanya mampu menjuarai berbagai kompetisi balap, Ayrton Senna juga pernah melakukan sesuatu yang bahkan mekanik paling berpengalaman sekalipun akan menganggapnya mustahil.

Ketika balap Formula Ford 1982, Senna mampu memenangkan balapan dengan mobil yang remnya telah habis sepenuhnya.

Saat itu, Senna mengalami masalah rem ketika mencoba untuk memperlambat lajunya untuk menghindari puing-puing dari kecelakaan yang terjadi di lap pertama.

Ia akhirnya kehilangan beberapa posisi dan harus beradaptasi dengan gaya mengemudi yang baru. Namun pada akhirnya, Senna berhasil mendapatkan kembali keunggulan dan finish terdepan hanya dengan menggunakan rem belakang.

Tak cukup sampai di situ, pada lap ke-65 GP Brasil 1991, Senna menyadari bahwa dia telah kehilangan gigi ketiga pada mobilnya.

Senna coba pindah ke gigi empat, namun tidak berhasil. Senna akhirnya menyelesaikan empat lap terakhir hanya dengan menggunakan gigi keenam sampai finish.

Kemudian pada tahun 1993 pada saat GP F1 1993 di sirkuit Donington Park, Inggris, Senna mampu membuat fastest lap lomba melalui pit-lane.

Berita Terkait

Author