Mengenal Cara Kerja dan Kelemahan Air Suspension

By alexanderardian1 - Oktober 23, 2019

Seiring berkembangnya zaman hadir jenis air suspension. Bagaimana cara kerja dan kelemahannya?

air suspension

Fungsi air suspension

Suspensi ini pada dasarnya memiliki fungsi yang sama dengan jenis suspensi lainnya.

Kebanyakan modifikator memasangkan perangkat yang satu ini di mobil kesayangannya untuk menambah image modifikasi terutama aliran stance.

Tujuan dari fungsi suspensi tersebut tidak lain untuk memberikan kenyamanan berkendara bagi pengemudi dan penumpang, sebab mobil punya kemampuan auto levelling.

Suspensi yang dapat menyesuaikan kontur jalan dan kebutuhan mobil ini pun berdampak pada handling kendaraan saat dikemudikan.

Perbedaan air suspension dengan jenis suspensi lainnya adalah menggunakan angin atau udara sebagai peredam getaran ketika kaki-kaki mengalami kontak dengan permukaan jalan.

Baca juga: Impresi Pertama BMW Seri 7: Dirancang untuk Individu yang Progresif dan Berambisi

air suspension

Cara kerja air suspension

Ketika mesin hidup, kompresor udara akan mensuplai udara yang bertekanan ke tabung udara. Udara tersebut masuk ke kantong udara melalui katup solenoid.

Karena udara bersifat dikompresi, sehingga volume tabung udara akan berubah ketika mendapat beban. Hal tersebut yang membuat air suspension menyerap guncangan pada mobil.

Teknologi air suspension banyak digunakan lantaran kemudahan pengaturan yang ditawarkan. Penggunanya tidak perlu repot-repot untuk bongkar pasang bagian kaki-kaki hanya untuk mengatur ground clearance di mobil miliknya.

Baca juga: Posisi Transmisi Harus di N Saat Memanaskan Mobil Matik, Mitos atau Fakta?

Bahkan saat ini, jarak ketinggian mobil dengan permukaan tanah (ground clearance) dapat diatur hanya dengan menggunakan perangkat lunak yang tersemat pada smartphone penggunanya.

Jadi, proses pengaturan ketinggian mobil bisa dilakukan lewat smartphone.

Berita Terkait

Author