Mengenal Mobil BMW Seri M dan Sejarahnya di Dunia

By Arris Riehady - Agustus 23, 2019

Deretan mobil BMW yang kencang biasanya memiliki embel-embel M di penamaannya. Lalu bagaimana M ini bisa hadir? Ini sejarah BMW Seri M di dunia!

BMW M

M atau divisi M pada BMW sendiri berdiri pada tahun 1972. Pada awalnya divisi M bernama BMW Motorsport GmbH.

 

Divisi ini memiliki tugas untuk meracik mobil-mobil BMW agar siap untuk tempur di arena balap.

 

Hasil racikan dari divisi M ini sangat sukses pada tahun 1960-an dan 1970-an. Seiring berjalannya waktu, divisi M mulai memodifikasi mobil-mobil BMW yang sudah dipasarkan sebelumnya.

 

Baca juga: Mengenal BMW Seri 3 dari Masa ke Masa

 

Mobil BMW dengan emblem M biasanya mesin, transmisi, suspensi, interior, aerodinamika, dan eksteriornya sudah dimodifikasi, sehingga selain lebih mewah, mobil tersebut pun jadi lebih kencang.

 

Perlu diketahui, semua BMW Seri M sudah melewati serangkaian tes, salah satunya adalah tes kecepatan dan ketahanan di fasilitas milik BMW di Nürburgring, Jerman.

M pertama

Sejarah BMW Seri M dimulai dengan mobil pertamanya, yakni BMW 3.0 CSL. Mobil ini merupakan cikal bakal dari BMW M1, BMW Seri M pertama yang dikenalkan dalam ajang Paris Motor Show tahun 1978 dan dijual untuk umum.

 

Lalu pada tahun 1979 lahir kembali BMW M535i yang basisnya diambil dari sedan mewah populer di masa itu, BMW Seri 5.

 

Akhirnya pada tahun 1993 BMW Motorsport GmbH berubah nama menjadi BMW M GmbH, dan hingga saat ini dikenal dengan BMW M. M sendiri merupakan kependekan dari Motorsport.

Seri M dan emblem M

Merujuk pada Seri M dan emblem M keduanya adalah dua mobil yang berbeda. BMW Seri M adalah mobil yang benar-benar diciptakan dengan tenaga maksimal, aerodinamis, suspensi, dan aerodinamikan sempurna. Intinya mobil BMW Seri M ini memiliki DNA sebuah mobil balap yang legal di jalanan

 

Sementara emblem M pada mobil BMW ini mirip dengan varian TRD pada mobil Toyota. Emblem M ini bisa berarti mobil tersebut dibekali dengan body kit dan aksesoris Seri M, serta mesin bertenaga. Namun tetap akselerasi dan kecepatannya tidak dibuat seperti BMW Seri M.

 

Contohnya, All New BMW Seri 8, yakni BMW M850i xDrive Coupé dan BMW M850i xDrive Coupé M Carbon. Keduanya dikembangkan dari BMW M8 GTE yang sangat sukses di lintasan kompetisi balap.

 

Baca juga: Lahir Kembali, Ini Impresi Pertama All New BMW Seri 8

 

Lalu apa bedanya M Competition dan M Performance. BMW M Competition adalah mobil BMW Seri M yang secara standar atau langsung dari pabrik sudah memiliki kemampuan untuk diajak ngebut di atas sirkuit. Sementara BMW M Performance merupakan mobil BMW yang bagian mesinnya di-tuning oleh divisi M.

 

Kiprah BMW Seri M

Sejarah BMW Seri M tidak lepas dari dunia balap. BMW sudah menjadi official car dan bekerjasama dengan Dorna selaku organisasi penyelenggara balapan MotoGP sejak 1999 atau 20 tahun yang lalu.

 

Ada beberapa BMW Seri M yang mengawal balapan motor nomor satu di dunia ini. Sebut saja BMW M1, BMW M2, BMW M4 Coupe, hingga BMW M5.

 

Pada 14 Agustus 2019 lalu, BMW M GmbH resmi memperkenalkan BMW M8 MotoGP sebagai safety car terbaru di ajang MotoGP.

 

Baca juga: Jajaran Mobil BMW yang Mengawal MotoGP, Apa Saja Serinya?

 

Mobil ini mengambil basis dari BMW M8 Competition dengan beberapa modifikasi seperti BMW M Performance titanium sport exhaust system, BMW M Performance carbon di seluruh bodinya, RECARO racing seats with Schroth belts, dan masih banyak lagi.

 

Selain mobil, BMW juga menurunkan sepeda motor BMW S1000RR yang disediakan BMW Motorrad sebagai safety bike.

 

Motor BMW S1000RR adalah motor BMW satu-satunya yang mendapat tuning dari BMW M GmbH.

Seri M di Indonesia

Dalam website-nya, BMW Indonesia menawarkan beberapa model Seri M, seperti BMW M2 Competition Coupé, BMW M4 Coupé, dan BMW M5 with M xDrive.

 

BMW M2 Competition Coupé mampu menembus 0 hingga 100 kilometer per jam dengan catatan waktu 4,2 detik. Tenaganya mencapai 410 daya kuda dengan kecepatan maksimal hingga 280 kilometer per jam

 

Lalu BMW M4 Coupé, mobil ini menggendong mesin M TwinPower Turbo inline 6-cylinder. Semburan tenaganya mencapai 431 daya kuda. Dengan daya tersebut, 0 hingga 100 kilometer per jam dapat dilahap dengan waktu 4,1 detik saja. Ada juga varian M Competition package yang membuat tenaga mobil ini melonjak hingga 450 daya kuda.

 

Baca juga: BMW X2, Sang Pendobrak dari Keluarga X Series

 

Dari keduanya, BMW M5 with M xDrive adalah yang paling bertenaga. Bagaimana tidak? Kekuatan mesinnya dapat mencapai 625 daya kuda dengan penggerak keempat roda. 0 hingga 100 kilometer per jam hanya butuh 3,3 detik saja dengan kecepatan maksimal hingga 305 kilometer per jam.

 

Mobil-mobil yang luar biasa bukan? Mana favorit Anda?

Berita Terkait

Author

What (apa), Who (siapa), When (kapan), Where (dimana), Why (kenapa), dan How (bagaimana). Suka kecepatan dan ketinggian. I am @arristoocrazy!