Kuliner Enak dan Halal yang Wajib Dicoba di Pontianak

By Arris Riehady - Desember 18, 2018

Pontianak, kotanya multikultur dan memiliki koleksi kuliner unik akibat perpaduan budaya Melayu, Tiongkok, dan berbagai suku pendatang dari seluruh Nusantara. Tak heran berdasarkan hasil penilaian indeks kota toleran (IKT) dari 94 kota yang dilakukan Setara Institute, pada 2018, Singkawang adalah kota paling toleran di Indonesia.

 

Pontianak juga terkenal sebagai destinasi wisata dengan beragam festifal. Yang paling belakangan ini adalah perayaan Cap Go Meh di Singkawang, yang berjarak sekitar 145 kilometer utara Pontianak.

 

Uniknya lagi, meski kota ini terlahir dari pelabuhan dagang, namun masyarakatnya lebih meyakini kisah legenda sang sultan dengan perempuan jadi-jadianlah yang menjadikan cikal bakal Pontianak.

 

Tanpa panjang lebar, langsung saja, inilah kuliner halal dan enak di Pontianak.

 

Bubur gunting

Bubur gunting adalah makanan khas Singkawang yang resepnya dilestarikan oleh warga keturunan Tionghoa.

 

Namanya, bubur gunting, berasal dari cara penyajiannya yaitu cakwe dipotong-potong menggunakan gunting sebelum disiram dengan kuah kental manis berisi kacang hijau yang digiling.

 

Cara memakannya yang paling ideal adalah diaduk, sehingga di dalam mulut terjadi perpaduan antara rasa asin dari cakwe dan manis dari kuahnya.

 

Bubur gunting disajikan dalam mangkok-mangkok kecil dan cocok dimakan sebagai sarapan di pagi hari. Penjualnya dapat mudah ditemukan di sepanjang Jalan Antasari.

 

Lokasi: https://goo.gl/maps/M7hsM9z6PAN2

 

Rujak Thai Pu Ji

Rujak telah lama dikenal sebagai potongan buah yang disiram atau dicocol saus bumbu kacang atau juga gula merah pedas menjadi makanan ringan yang menyegarkan. Hampir tiap daerah di Indonesia memiliki rujak khasnya masing-masing, termasuk Pontianak, atau tepatnya Singkawang.

 

Di Singkawang ini ada rujak yang sangat terkenal yakni Rujak Thai Pu Ji. Seperti pada umumnya, rujak berisi potongan buah segar. Yang membedakan adalah sausnya, bumbu kacang tapi dengan campuran ebi sehingga lebih spesial dan menciptakan rasa gurih.

 

Iya, gurih, bayangkan rasa segar dari buah bertemu dengan ebi. Unik bukan? Tidak heran bila Rujak Thai Pu Ji banyak diburu oleh wisatawan.

 

Lokasi: https://goo.gl/maps/3GeeYCsj5772

 

Pengkang

Tidak disangka, makanan ini muncul dalam film Aruna & Lidahnya (2018)

 

Kuliner halal dan enak di Pontianak ini bentuknya mirip lemper bakar. Terbuat dari ketan beras yang dibungkus daun pisang diberi isian ebi dan dibentuk segitiga. Kemudian dijepit bambu, lalu dibakar di atas bara batok kelapa.

 

Rasanya gurih dengan aroma ebi, pengkang ini biasa disantap dengan sambal kepah atau sambal kerang. Gurih dan pedas pun jadi kombinasi satu suapan yang sempurna.

 

Salah satu penjual pengkang adalah Pondok Pengkang. Lokasinya ada dalam perjalanan dari Pontianak menuju Singkawang dan sebaliknya. Kurang lebih dua jam dari Singkawang dan satu setengah jam jam dari Pontianak. Cocok untuk mengganjal perut di perjalanan.

 

Lokasi: https://goo.gl/maps/rGhXSHbprLU2

 

Mie Tiau

Berbicara soal Mie Tiau di Pontianak, tidak lepas dari perseteruan yang hingga kini masih menjadi misteri dan spekulasi di antara para pelanggannya.

 

Ya, mereka adalah Mie Tiau Apollo dan Mie Tiau Polo. Lucunya, kedua restoran ini bersaing secara terang-terangan. Lokasinya persis sebelahan, Mie Tiau Apollo dengan plang ‘Tidak Pernah Pindah’ dan Mie Tiau Polo berplang dengan tulisan ‘Pindahan Dari Sebelah’.

 

Soal rasa, keduanya mirip, tergantung perspektif lidah. Ada yang bilang Mie Tiau Apollo memiliki cita rasa asin, sedangkan Mie Tiau Polo cenderung lebih manis. Keduanya tetap laris dan layak dicoba.

 

Menunya juga serupa, mie tiau dengan isian yang dapat dipilih seperti daging sapi, babat, telur, mie tiau kuah, ayam, dan lain-lain. Yang jelas ini adalah kuliner halal dan enak di Pontianak.

 

Lokasi: https://goo.gl/maps/ThDmpqSpTTk

 

Nasi Ayong 999

Menu ini cocok untuk akhir bulan atau anak kos. Selain harganya yang sangat terjangkau, rasanya pun dekat dengan masyrakat. Tak heran bila menjadi legenda kuliner halal dan enak di Pontianak.

 

Menu andalannya adalah nasi putih, dengan telur ceplok, dan kecap. Sudah, itu saja!

 

Tapi kenapa laris sekali dan melegenda? Curiga ada resep rahasia yang disembunyikan Mr. Crab, maksudnya oleh ayah dan anak selaku pemilik Restoran Ayong 999 ini.

 

Telisik punya telisik ternyata resep rahasianya adalah ebi. Ya, hampir semua menu di restoran ini menggunakan ebi. Sebut saja nasi gorengnya, yang bikin nagih karena gurih.

 

Di daftar menu ada juga mie tiau, aneka sayuran, makanan ringan, dan aneka minuman.

 

Penasaran?

 

Lokasi: https://goo.gl/maps/aGJaMc7XHJU2

 

Bakso Sapi Bakmi Ayam 68

Berdiri sejak 1977, makanan tersebut tak pernah kehilangan penikmatnya. Tidak heran bila, Bakso Sapi Bakmi Ayam 68 merupakan salah satu kuliner legendaris di Kota Singkawang.

 

Ada beberapa menu bakso sapi dan bakmi ayam yang ditawarkan. Salah satu andalannya adalah bakmi ayam spesial yang toppingnya melimpah.

 

Selain mie dan ayam yang menjadi bintang utama, ada juga babat, irisan telur dadar, potongan daging, tahu goreng, daun selada, dan tauge. Kuahnya disajikan terpisah, terbuat dari kaldu sapi asli yang gurih.

 

Bakso Sapi Bakmi Ayam 68 seolah sudah menjadi kuliner wajib cicip jika datang ke Singkawang. Banyak orang terkenal yang mampir ke sini, sebut saja Dian Sastro yang makan dengan Oka Antara.

 

Lokasi: https://goo.gl/maps/j9qX1oDy8yz

 

Kopi Asiang

Minum kopi merupakan cara orang Melayu, suku mayoritas di Pontianak, bersosialisasi, sehingga duduk-duduk di warung kopi merupakan kebiasaan sehari-hari. Berada di Pontianak, jangan lewatkan duduk-duduk bersama warga setempat di salah satu warung kopi sambil menyesap kopi.

 

Warung Kopi Asiang, salah satu yang melegenda. Jangan heran bila melihatnya selalu ramai. Apalagi ‘barista’-nya yang tidak memakai baju.

 

Hanya ada dua yang ditawarkan, kopi hitam atau kopi susu. Rasanya, tentu bikin melek, ide keluar, dan obrolan pun semakin mengalir. Apalagi bila ditemani dengan kue-kue basah.

 

‘Barista’ yang tidak memakai baju tadi ternyata pemilik warung kopi ini. Panggilan akrabnya Ko Asiang. Tampilannya plontos, bertato, badannya tinggi besar, dan irit bicara.

 

Tangannya dengan cekatan menuangkan air, meracik kopi, menyaring, menyiapkan gelas atau cangkir, mengisi susu, dan menuangkannya.

 

Lokasi: https://goo.gl/maps/YJ6w2SJFhDx

 

Es Krim Angi

Sepertinya es krim adalah kuliner wajib di Kota Khatulistiwa yang hawanya rata-rata selalu panas, apalagi di musim kemarau.

 

Nah, di kota ini ada sebuah kedai yang telah beroperasi lebih dari 60 tahun. Saking terkenal dengan kelezatannya, Es Krim Angi digadang-gadang sebagai es krim terenak di Indonesia.

 

Es krimnya terasa sangat lembut dan tersedia dalam beberapa pilihan rasa, seperti vanila, coklat, strawberry, durian, dan cempedak. Untuk rasa buah-buahan, demi menjaga rasa, pemiliki Es Krim Angi sengaja tidak membuat es krim buah di luar musimnya.

 

Supaya kekinian dan instagramable, pemiliknya yang sudah generasi ketiga pun menambahkan topping, seperti rumput laut, cincau, kacang merah, dan kelapa muda. Untuk topping kelapa muda, es krim langsung disajikan dalam batok, jadi semakin unik!

 

Tidak hanya menyediakan es krim, kedai ini juga menawarkan chai kue, kue bolu, kue susu, tar susu, risoles dan lain sebagainya.

 

Lokasi: https://goo.gl/maps/4eBvPyhAHwR2

Jadi semakin lapar?

 

Keliling Pontianak pun kini semakin mudah, jika ingin menyewa mobil, bisa langsung download dan buka Movic. Apalagi Movic memiliki beragam promo yang rugi jika tidak digunakan loh.

 

Dicatat, jadi bila berlibur jangan lupa cicipi kuliner halal dan enak di Pontianak.

 

Download Movic:

Berita Terkait

Author

What (apa), Who (siapa), When (kapan), Where (dimana), Why (kenapa), dan How (bagaimana). Suka kecepatan dan ketinggian. I am @arristoocrazy!