Jangan Sembarangan Pasang Roof Rack di Mobil, Baca Ini Dulu

21 May 2018

Penggunaan tempat penyimpanan barang di atap mobil atau roof rack akan kembali ramai di bulan Ramadan, tepatnya menjelang mudik tiba. Alat ini merupakan solusi bagi para pemudik jika barang bawaannya tidak muat diletakkan di bagasi. Memang, aksesoris ini cukup membantu sebagai tempat penyimpanan ekstra ketika dibutuhkan.

 

Untuk memasang roof rack tentunya sangat mudah bagi mobil yang sudah memiliki roof rail. Tetapi, bagaimana jika mobil yang dimiliki belum memiliki roof rail? Tentunya Anda harus memodifikasi atap mobil untuk memasang roof rack.

 

Tetapi, sebelum memasang roof rack, ada baiknya simak tips berikut ini yang mungkin bisa Anda terapkan agar roof rack tersebut aman berada di mobil Anda.

 

1. Pahami beban maksimal mobil

Sebelum memasang roof rack, ada baiknya untuk memperhatikan berat beban yang dapat diboyong oleh mobil Anda agar tetap sesuai dengan standar yang berlaku. Setiap mobil memiliki berat beban maksimal yang dapat dibawa, untuk itu pemilik mobil wajib mengetahuinya karena roof rack pastinya akan membuat beban mobil bertambah.

 

Jika pemilik mobil kurang memahami hal tersebut, bukan tidak mungkin pemasangan roof rack dapat merubah bahkan merusak struktur atap mobil, karena beban yang terlalu berat akan membuat atap mobil penyok.

 

2. Perhatikan kondisi atap mobil

Setelah tahu beban mobil, kemudian, pahami kondisi bagian atap mobil Anda, apakah layak dipasangi roof rack atau tidak. Pastikan atap mobil Anda dalam kondisi aman, dalam arti tidak ada gangguan seperti karat, keropos, dan gangguan lainnya agar pemasangan roof rack dapat maksimal dan sempurna.

 

3. Pilih bentuk roof rack yang sesuai dengan desain atap mobil

Bentuk dan ukuran roof rack akan memengaruhi aerodinamika mobil saat melaju di kecepatan tinggi. Bila ukuran dan bentuknya tidak sesuai maka dapat membahayakan pengendara dan penumpang karena mobil akan mudah goyang.

 

Untuk itu, dibutuhkan kebijaksanaan dalam memilih roof rack. Keselamatan adalah hal utama dalam berkendara, jadi lebih baik pasanglah roof rack yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan mobil, serta sesuaikan dengan desain atap mobil Anda.

 

4. Pilih material roof rack yang baik

Roof rack merupakan bagian teratas dari mobil karena letaknya di atas atap mobil. Oleh karena posisinya, roof rack akan mudah rusak jika material pembuatnya kurang baik. Bahkan, dapat merusak barang bawaan Anda karena mengalami kebocoran.

 

Material roof rack yang cukup baik saat ini adalah yang berbahan dasar plastik karena tahan akan perubahan cuaca dan iklim. Selain itu, bobotnya juga tidak terlalu membebani mobil, kurang lebih sekitar 10 kilogram.

 

Jika merasa perlu, pilihlah roof rack yang sudah memiliki lapisan pelindung sinar ultraviolet. Lapisan ini akan lebih tahan jika terkena sinar matahari secara terus-menerus.

 

5. Pasang dengan cermat dan teliti

Ada dua cara memasang roof rack, yang pertama mengebor atap mobil dan kedua adalah menjepit roof rack di tulang atap. Dua-duanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, untuk itu kebijaksanaan Anda lagi-lagi dibutuhkan untuk menentukan hal ini.

 

Tetapi, bagaimanapun cara memasangnya, yang terpenting adalah memasangnya dengan cermat dan teliti. Jangan sampai ada efek samping yang tidak diinginkan, seperti adanya kebocoran saat hujan atau mencuci mobil.

 

Lalu, tempatkan roof rack di posisi tengah, jangan terlalu ke depan atau terlalu menjorok ke belakang karena akan mengganggu aerodinamika mobil sehingga membuat mobil tidak stabil ketika melaju.

 

Jadi, bagi Anda yang ingin mudik dan membawa banyak barang, roof rack memang sangat membantu. Tetapi ingat, mobil memiliki kapasitas dan standar dalam membawa barang bawaan. Jangan sampai mobil Anda kelebihan berat dan muatan yang dapat mengancam keamanan dalam berkendara.

 

Tetap berkendara dengan aman agar selamat sampai kampung halaman dan menjalankan bulan Ramadan bersama.

SHARE