Hal yang Menyebabkan Setir Mobil Berbunyi Saat Belok

Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan setir mobil berbunyi saat belok. Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

Agar kinerja mobil selalu prima, penting untuk melakukan perawatan secara berkala. Sebab, mobil yang minim perawatan akan menimbulkan masalah dan mengurangi aspek keamanan dan kenyamanan saat mobil dikendarai.

Salah satu masalah pada mobil yang sering timbul adalah munculnya bunyi-bunyi asing. Bunyi tersebut bisa menjadi pertanda adanya kerusakan pada komponen mobil.

Misalnya adalah setir mobil berbunyi saat belok atau berputar. Hal ini pastinya akan mengganggu kenyamanan pengemudi dan penumpang saat berkendara.

Lantas, apa yang menyebabkan setir mobil berbunyi saat belok?

Bearing mulai kendor

Bearing merupakan salah satu komponen yang wajib ada, terutama pada barang yang memerlukan rotasi karena berfungsi sebagai pelapis antara komponen yang bergerak dengan komponen yang diam agar tidak terjadi gesekan yang berlebih, sehingga bunyi bisa diredam.

Bila bearing setir mobil mulai kendor atau mengalami kerusakan, bisa membuat setir mobil berbunyi saat belok karena tidak adanya lapisan yang mengganjal pergesekan besi.

Baca juga: Ini Penyebab Mobil Susah Distarter Saat Pagi Hari

Solusinya, lebih baik bawa mobil kamu ke bengkel untuk mendapatkan penanganan. Namun, bila masih berbunyi, komponen yang bermasalah diwajibkan untuk diganti demi keamanan dan kenyamanan berkendara.

CV joint bermasalah

CV joint atau constant velocity joint merupakan komponen yang berperan untuk membelokan poros putaran setir supaya ketinggian setir bisa disesuaikan dengan kenyamanan pengendara.

Tujuannya, meski setir mobil ditinggikan atau diturunkan, putarannya masih bisa disalurkan ke roda dengan baik berkat adanya CV joint.

Masalah yang cukup umum pada CV joint adalah longgar atau oglek, sehingga menghasilkan getaran berlebih dan membuat setir mobil berbunyi saat belok.

Baca juga: Cara Merawat Kaca Mobil Agar Terhindar dari Jamur dan Baret

Untuk mendeteksinya, kamu bisa menggoyangkan bagian poros setir yang terletak di bawah dasbor dekat dengan lantai kabin.

Apabila getaran atau goyangannya cukup terasa, maka solusinya kamu perlu mengganti CV joint. Namun, jika sebaliknya, kamu cukup memberi pelumas.

Komponen tie rod rusak

Penyebab lain yang menimbulkan bunyi saat berbelok adalah rusaknya komponen pada tie rodMisalnya kerusakan boot tie rod, yang memiliki peran sebagai pelindung ball joint pada lengan setir dari debu atau kotoran, dan mencegah kebocoran pelumas pada ball joint.

Baca juga: Bisakah Pasang Defogger Sendiri di Kaca Belakang Mobil?

Bila boot tie rod rusak, besar kemungkinan pelumas akan ikut mengalami kebocoran dan memicu gesekan pada ball joint saat setir dibelokkan.

Gesekan tersebut memicu bunyi pada setir saat mobil melakukan manuver atau berbelok.

Bila itu terjadi pada mobil kamu, segera bawa ke bengkel resmi agar tidak merembet ke komponen lain. Atau, kamu juga bisa menggunakan fitur Home Service Seva.id jika tidak sempat datang ke bengkel resmi.

Komponen power steering rusak

Setir mobil berbunyi saat belok bisa juga disebabkan dengan kerusakan pada power steering, terutama di bagian pompa.

Jika kamu mendapati setir mobil yang terasa lebih berat daripada sebelumnya, bisa jadi ada kerusakan pada komponen ini, dan biasanya akibat kekurangan oli.

Tidak hanya itu, kerusakan pada komponen tersebut bisa juga karena pompanya yang rusak.

Untuk mempermudah pengecekan, sebaiknya carilah dua orang, yang satu untuk membelokkan, sementara satu orang lainnya untuk mengecek pompa yang terletak di dekat mesin.

Untuk menghindari setir mobil berbunyi saat belok, pastikan kamu rutin melakukan perawatan mobil di bengkel resmi.

Tidak perlu khawatir soal waktu, sekarang ada layanan Booking Service dan Home Service dari  Seva.id yang siap bantu kamu.

Booking Service