Hal yang Bakal Kejadian Kalau Lupa Menurunkan Hand Brake

Sering digunakan saat mobil berhenti lama dan tidak digunakan, tapi apa jadinya kalau lupa menurunkan hand brake?

lupa menurunkan hand brake

Transmisi sudah masuk dan injak gas ternyata terasa ada yang menghambat laju, eh ternyata lupa menurunkan hand brake. Siapa yang pernah mengalami hal seperti itu?

Hand brake, rem tangan, atau rem parkir merupakan salah satu sistem keamanan mobil dengan prinsip sederhana, namun perannya sangat penting untuk menjaga mobil tetap di posisinya saat berhenti.

Selain itu, fungsi hand brake juga membantu pengemudi saat mobil berhenti di tanjakan dan hendak kembali melaju.

Sementara saat melewati jalan menurun, rem tangan juga digunakan bila mobil berhenti atau membantu pengereman pada rem kaki.

Baca juga: Apa Bedanya Salon Mobil, Auto Detailing, dan Bengkel Mobil?

Seiring dengan penggunaanya, kadang pengemudi lupa menurunkan hand brake saat akan berkendara.

Hal ini sering tidak terasa karena hand brake memang tidak semaksimal rem kaki untuk memberhentikan kendaraan.

Lalu, mobil yang diparkir dalam waktu lama dengan hand brake aktif rentan mengalami kerusakan.

Hand brake yang dibiarkan aktif terlalu lama akan membuat minyak rem dan piringan lengket sehingga rentan mengalami kerusakan.

Nah, berikut hal yang akan terjadi kalau kamu lupa menurunkan hand brake mobil.

lupa menurunkan hand brake

Kampas rem lepas

Lupa menurunkan hand brake saat mobil akan berjalan bisa bikin kampas rem lepas loh. Bahaya!

Hal ini terjadi karena hand brake masih aktif dan menggemgam rem, sementara roda dipaksa berputar. Tenaga mesin yang tersalur ke roda akan terus menekan kampas rem.

Baca juga: 5 Cara Kredit Mobil Baru dengan Aman dan Mudah

Jika terus dipaksakan, kampas rem bisa lepas dari penyangganya. Apalagi bila semakin menginjak gas, tentu tenaga yang dikeluarkan mesin semakin besar.

Kampas rem lepas biasanya terjadi pada rem belakang mobil berjenis tromol, karena memiliki bidang kontak yang lebih panjang dibandingkan dengan rem cakram.

lupa menurunkan hand brake

Kampas terbakar

Lupa menurunkan hand brake pun bisa membuat kampas rem terbakar karena gesekan.

Yap, hand brake yang aktif membuat rem terus menempel, kemudian menyebabkan gesekan akibat putaran ban. Gesekan itu tentu akan menyebabkan panas yang lama-lama akan terbakar.

Baca juga: 6 Langkah Urus Surat Kendaraan dari Rumah Sambil Rebahan

Seperti diketahui, kampas rem standar berbeda dengan kampas rem mobil balap, misalnya mobil drifting, yang memang dapat menahan panas lebih tinggi saat terjadi gesekan.

Jika kampas rem standar sudah mencapai suhu maksimalnya, maka gaya gesek dan cengkramnya otomatis menghilang kemudian membuat rem blong.

Lebih fatal bila terus dibiarkan, kampas rem dapet terbakar. Ciri kampas rem terbakar akan tercium bau hangus di dalam kabin dan semakin menyengat di sekitar roda.

lupa menurunkan hand brake

Kampas rem cepat aus

Kemudian, bila lupa menurunkan hand brake, kampas rem berpotensi cepat aus karena terkikis dan lama-kelamaan menjadi tipis.

Bila sudah begini, kamu harus membawa mobil ke bengkel resmi untuk penggantian kampas rem.

Baca juga: Aki BMW E30 Boleh Dijumper sedangkan E36 Tidak, Beneran?

Kampas rem yang sudah aus biasanya berbunyi atau berdecit saat kamu melakukan pengereman. Rata-rata, kampas rem mobil harus diganti jika ketebalannya sudah mencapai 2 milimeter.

Namun, untuk menjaga keamanan berkendara, ada baiknya ganti kampas rem mobil setiap 10.000 kilometer, atau saat melakukan servis berkala.

lupa menurunkan hand brake

Kampas rem menempel

Jika mobil lama terparkir dan tidak digunakan, umumnya orang lupa menurunkan hand brake. Padahal, kampas rem juga berpeluang menempel.

Jika mobil jarang digunakan dan hanya ada di garasi, kamu tidak perlu menggunakan mengaktifkan hand brake, apalagi bila permukaan parkir rata.

Baca juga: Biaya dan Cara Ganti Tuas Kaca Manual dengan Power Window

Untuk mobil bertransmisi manual, kamu bisa gunakan gigi netral atau N. Supaya lebih aman, ganjal keempat ban dengan kayu atau batu agar mobil tidak bergeser.

Sedangkan untuk mobil bertransmisi otomatis, kamu bisa gunakan P (parking) yang berfungsi untuk mengunci transmisi agar mesin mobil tidak dapat bergerak.

lupa menurunkan hand brake

Tips merawat hand brake

Bila keadaan tidak memungkinkan untuk memarkirkan mobil tanpa menggunakan hand brake, ada baiknya kamu mengistirahatkannya sesekali.

Misalnya, garasi tempat parkir mobil tidak rata dan tidak memungkinkan untuk diganjal karena ada potensi bahaya.

Baca juga: Fungsi Tie Rod Mobil dan Mengenal Ciri Kerusakannya

Cara merawat hand brake dalam kondisi ini cukup mudah. Saat kamu memanaskan mobil, kamu bisa mengistirahatkan hand brake dan gunakan rem kaki.

Dengan begitu, rem kaki pun akan bekerja, sehingga tidak ada penyumbatan di selang rem dan tidak ada penggumpalan pada minyak rem.

Sama seperti komponen lainnya, cara merawat hand brake yang wajib dilakukan adalah dengan servis berkala.

Lalu, kampas hand brake juga perlu dibersihkan dari debu dan kerak yang menempel. Bila sudah habis, kampas rem tangan harus diganti.

Baca juga: Cara Kerja Rack Steer Mobil dan Mendeteksi Kerusakannya

Tidak perlu repot, agar lebih mudah untuk merawat hand brake, kamu bisa membawa mobilmu ke bengkel resmi atau lakukan Home Service yang tersedia di fitur Booking Service Seva.id, yuk!

Booking Service