Bertahan Lebih dari 2 Dekade, Ini Sejarah Isuzu Panther

07 June 2018

Siapa yang tidak kenal dengan Isuzu Panther, apalagi anak generasi 90-an. Mobil ini menjadi salah satu mobil legendaris di Indonesia. Pada jamannya, Panther sangat banyak terlihat lalu lalang di jalan dan menjadi salah satu mobil impian sebagian orang.

 

Isuzu Panther pertama kali dikembangkan di Jepang dengan kode Asian Utility Vehicle (AUV). Sejak awal kemunculannya, Panther dikenal sebagai mobil yang tangguh, irit, dan bandel. Perawatannya juga sangat mudah dan termasuk salah satu mobil yang nyaman untuk dikendarai pada kondisi jalan di Indonesia.

 

Generasi Pertama

Diawali dengan produk pertamanya pada tahun 1991, Panther menggendong mesin c233 4 silinder yang berkapasitas 2.238 cc OHV (Over Head Valve) dengan indirect injection. Mesin tersebut dapat menyemburkan tenaga maksimum sebesar 60dk/4300 rpm.

 

Panther mengeluarkan 6 varian Panther saat itu, yaitu Panther Grand Deluxe, Deluxe (Total Assy), Panther Hi – Grade, Bravo, Miyabi, dan Standart.

 

Generasi Kedua

Setelah meraih sukses berkat penjualannya yang terbilang cukup baik, salah satu mobil andalan keluarga di tahun 90-an ini mengeluarkan generasi keduanya pada pertengahan tahun 1996. Pada generasi kedua ini, terdapat beberapa perbedaan dengan generasi sebelumnya, salah satunya adalah perbedaan spesifikasi mesin.

 

Panther generasi kedua ini menggunakan mesin berkapasitas 2.500 cc OHV direct injection. Mesin tersebut dapat menyemburkan tenaga maksimal sebesar 86 hp di 3.900 rpm. Setelah itu, bagian eksteriornya juga berbeda, tetapi masih mempertahankan ciri khas Panther dengan lampu depan yang lebar.

 

Terdapat 8 varian yang ditawarkan pada generasi ini. Sebagian besar nama variannya hampir sama, yaitu Panther Grand Royal, New Royal, Royal, Hi – Grade, New Hi – Grade, Hi – Sporty, Deluxe, dan Standart.

 

Generasi Ketiga

Puas dengan generasi kedua, Panther kembali meluncurkan generai ketiganya pada tahun 2000. Mesin yang digunakan tidak jauh berbeda dengan generasi sebelumnya, tetapi New Panther telah menyediakan produk dengan tansmisi otomatis dan mesin turbo diesel pada generasi ini.

 

Kemunculan New Panther ini mengobati kerinduan para penggemar Isuzu akan produk baru dari ‘Sang Legenda’ dan juga sekaligus menawarkan varian baru, yaitu Panther Grand Touring, Touring, SS, SV, LV, LM, dan SM.

 

Generasi Keempat

Pada generasi keempat dan sekaligus menjadi generasi terakhir dari Panther, tidak banyak perubahan yang terjadi dengan generasi ketiga. Bisa dibilang ini merupakan facelift dari generasi sebelumnya. Perubahan yang terlihat dari generasi yang diluncurkan pada tahun 2005 ini adalah dari grill, desain lampu, dan juga interior.

 

Pada ruang bakarnya juga tidak terjadi banyak perubahan, hanya saja beberapa varian di generasi keempat sudah dibekali dengan turbo berstandar EURO. Varian yang tersedia pada generasi ini adalah LS Turbo, LS Hi – Grade, Grand Touring, Touring, Adventure, LV, LV FF, Smart, dan Smart FF.

 

Setelah generasi keempat, Isuzu kembali melakukan facelift dari salah satu produk andalannya ini di tahun 2009. Tidak banyak perubahan memang,hanya perubahan minor pada tampilannya, tetapi Panther lebih terlihat muda dan elegan. Variannya juga tidak berbeda alias sama dengan generasi keempat.

 

Memasuki tahun 2013, Isuzu kembali melakukan facelift pada Panther dan bertahan hingga sekarang. Perubahan yang terlihat di Panther facelift ini adalah pada bagian desain speedometer, rear tow hook, pintu belakang, dan model ban serep.

 

Perubahan yang dilakukan Panther terlihat mengikuti tren pasar tetapi tetap mempertahankan ciri khasnya sebagai mobil tangguh dan kokoh. Perjalanan Isuzu Panther yang kurang lebih sudah mencapai 27 tahun ini tentunya sangat berarti bagi para penggemarnya.

 

Terlebih, Isuzu Panther sudah dipercaya sebagai mobil andalan keluarga. Sebutan “Isuzu Rajanya Diesel” pun tak terlepas dari kepercayaan masyarakat terhadap Isuzu Panther.

 

Apakah Panther akan kembali meluncurkan produk barunya? Kita tunggu saja. Semoga Panther dapat terus berevolusi sehingga selalu menjadi mobil yang dibutuhkan oleh anak jaman 90-an hingga jaman now.

 

SHARE