Begini Sejarah Panjang Pelat Nomor Kendaraan di Indonesia

By Reka Harnis - November 17, 2020

Bagaimana awal mula penerapan pelat nomor kendaraan? Yuk, simak sejarah pelat nomor kendaraan berikut ini.

pelat nomor

Layaknya KTP yang merupakan identitas resmi penduduk, Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau yang populer dengan sebutan pelat nomor juga merupakan bagian dari identitas dari sebuah kendaraan, baik motor maupun mobil.

Terdapat deretan huruf dan angka yang tak berpola pada pelat nomor. Biasanya, pelat motor diawali dengan huruf yang merupakan kode wilayah, misalnya B untuk Jakarta, D untuk Bandung, F untuk Bogor, dan seterusnya.

Namun, pernahkah kamu terpikir bagaimana sejarah pelat nomor dan dari mana awal mula penetapan kode wilayah tersebut?

Diawali pada tahun 1893, Perancis merupakan negara pertama yang menerbitkan pelat nomor. Saat itu, pelat nomor diperkenalkan oleh Otoritas Polisi Paris dengan tujuan untuk mengidentifikasi mobil-mobil yang jumlahnya kian bertambah. 

Sehingga agar dapat mempermudah pihak kepolisian dalam mengusut kasus kecelakaan, pelat nomor dipasangkan pada mobil-mobil di Perancis pada jaman itu. 

Baca juga: Plat Nomor Biru, Apa Bedanya dengan Plat Nomor Hitam?

Meskipun Perancis menjadi negara pertama yang memberlakukan aturan pelat nomor kendaraan, namun penerapan secara nasional justru dilakukan oleh Belanda, tepatnya sekitar tahun 1901, yang kemudian diikuti oleh negara-negara di Eropa.

Setelah hampir semua negara menerapkan aturan tersebut, negara bagian Massachusetts dan West Virginia, Amerika Serikat ikut mengadopsinya pada tahun 1903, yang kemudian disusul oleh New York pada tahun 1909.

Sebelum menggunakan logam, plat nomor kendaraan awalnya terbuat dari porselen yang dibakar atau keramik biasa yang tidak dibakar.

Baca juga: Koleksi Mobil Valentino Rossi, Ternyata ada Mobil Van

Namun karena mudah pecah, plat nomor pada kendaraan kemudian dibuat dengan bahan logam agar lebih awet.

Berita Terkait

Author