4 Hal Penyebab Sistem Rem ABS Mobil Tidak Bekerja Maksimal

By Ferdi Julias - August 20, 2019

Sistem rem ABS pada mobil Anda tidak bekerja dengan maksimal? Mungkin 4 hal di bawah ini menjadi penyebabnya.

ABS mobil

Keselamatan berkendara adalah hal yang sangat penting dan harus diperhatikan oleh produsen maupun konsumen. Untuk itu, pabrikan-pabrikan mulai berinovasi demi menunjang faktor keselamatan tersebut, salah satunya dengan menyematkan Anti-lock Braking System (ABS) pada mobil.

 

Malahan, fitur ini seakan sudah menjadi standar sebagian pabrikan kepada setiap produknya. Namun, bagi Anda yang memiliki mobil berteknologi ABS, perlu mewaspadai beberapa faktor yang mungkin berpotensi merusaknya.

 

Ada beberapa faktor yang dapat mengganggu atau merusak kinerja sistem ABS mobil Anda. Untuk lebih jelasnya, bisa Anda simak di bawah ini.

 

Kabel sensor rusak atau putus

Pertama adalah adanya gangguan pada sensor ABS, yang disebabkan oleh faktor eksternal maupun internal. Misalnya kabel sensor putus karena tersangkut atau digigit tikus, sampai dengan kesalahan ketika melakukan proses perbaikan di sekitar kaki-kaki, yang mana bisa membuat kabel sensor terjepit tanpa disadari.

 

Sensor ABS terletak pada kaliper rem, sehingga harus hati-hati ketika membersihkannya. Sensor ABS yang rusak pasti akan mengganggu kinerja pengereman mobil.

 

Baca juga: 3 Cara Mudah Melakukan Perawatan Rem ABS

 

Untuk mencegah hal itu, sebaiknya pastikan sistem ABS mobil Anda berfungsi dengan baik sebelum menggunakan mobil. Caranya adalah dengan memeriksa lampu indikator ABS. Normalnya, lampu indikator akan mati ketika mobil berjalan.

 

Tetapi, jika lampu indikator itu tetap menyala, mungkin terdapat gangguan atau malfunction pada sistem ABS. Biasanya, saat hal tersebut terjadi, rem akan beralih ke mode failsafe, atau rem bekerja seperti biasa tanpa bantuan dari sistem ABS.

 

Menurunnya kualitas minyak rem

Faktor kedua yang mempengaruhi kinerja ABS adalah kualitas minyak rem mobil. Seperti yang diketahui, kinerja rem ABS bergantung pada kualitas minyak rem yang ada. Bila berkurang, segera ganti dengan yang baru.

 

Kemudian, pemilik mobil harus ingat tanggal kadaluarsa dari minyak rem, agar minyak rem yang digunakan selalu dalam kondisi prima. Lalu, bersihkan juga tabung minyak rem secara berkala untuk mengangkat kotoran yang berada di dalamnya.

 

Baca juga: Rem Blong! Jangan Panik, Atasi dengan Cara Ini

 

Mengganti minyak rem adalah cara mudah untuk mencegah rem ABS mobil bermasalah. Oleh karena itu, lakukan perawatan dan penggantian rutin pada komponen-komponen rem mobil, termasuk minyak rem.

 

Terlalu sering mengocok pedal rem

cara mengerem mobil

Ini yang kadang dilupakan oleh sebagian pengendara, terlebih saat keadaan jalan sedang padat atau macet. Terlalu sering menginjak atau mengocok pedal rem beresiko membuat sensor ABS mengalami keausan sebelum waktunya.

 

Hal itu terjadi karena pedal terlalu sering mengirim sinyal yang tidak dibutuhkan oleh sensor ABS dan berdampak pada daya tahannya. Bahkan, rem dapat beralih ke posisi mengunci karena sensor mengirim sinyal yang salah ke sistem komputerisasi mobil atau biasa disebut kontroler.

 

Ban botak

Bukan cuma masalah pada komponen-komponen di bagian rem saja yang dapat mengganggu kinerja ABS. Tapak ban yang sudah botak ternyata ikut berpengaruh terhadap peran ABS.

 

Baca juga: Cara Mudah Mendeteksi Usia Pakai Ban dan Kampas Rem Mobil

 

Sistem ABS tidak bisa bekerja secara efektif apabila tapak ban sudah halus karena otomatis ban akan kehilangan traksi. Itu berdampak pada sulitnya mengontrol laju kendaraan saat pengereman mendadak, apalagi ketika kecepatan tinggi.

 

Lima hal yang mengganggu kinerja ABS tersebut dapat Anda atasi dengan mudah, jika selalu melakukan perawatan rem dan ban mobil secara berkala di bengkel resmi. Jadi, kinerjanya akan tetap maksimal saat digunakan.

Berita Terkait

Author