6 Tanda Ban Mobil Harus Diganti Secepatnya

Semakin sering digunakan, ban mobil harus diganti secepatnya. Apa saja ciri-cirinya, yuk simak penjelasannya berikut ini!

ban mobil harus diganti

Para pemilik mobil harus mengetahui kapan ban mobil harus diganti. Mengingat ban mobil tidak hanya berfungsi untuk menggerakkan kendaraan, tetapi juga menentukan kenyamanan dan keamanan ketika berkendara. 

Ban merupakan komponen yang sangat penting pada mobil. Ketika ban mobil rusak atau tidak dalam kondisi yang prima, berbagai masalah bisa terjadi pada mobil atau bahkan bisa berbahaya jika dibiarkan begitu saja.

Menjadi komponen mobil yang langsung bersentuhan dengan jalanan, kondisi ban mobil harus menjadi prioritas utama. Berikut ini adalah ciri-ciri ban mobil yang sudah harus diganti.

ban mobil harus diganti

Kode produksi ban

Untuk mengetahui kapan ban mobil harus diganti, cobalah untuk melihat kode pembuatan dari ban itu sendiri. Kode produksi ban mobil biasanya terdapat pada bibir atau dinding ban yang dicantumkan dengan kode empat digit angka ..

Baca juga: Mobil LCGC Kuat Nanjak dan Jalan Jauh, Begini Caranya!

Misalnya terdapat angka 1520, dua digit pertama menunjukan minggu produksi ban itu dibuat. Digit kedua terakhir menjelaskan tahun pembuatan. 

Dengan angka tersebut, berarti ban dibuat pada bulan keempat di tahun 2020. Jika dihitung dari sekarang ban ini masih tergolong baru dan masih layak untuk mengaspal di jalanan. 

ban mobil harus diganti

Usia ban lebih dari 5 tahun

Tanda lainnya adalah dengan menghitung masa pakai ban. Beberapa produsen ban mobil mengklaim bahwa umur masa pakai ban hanya diperbolehkan maksimal antara 5 tahun saja. 

Jadi ketika ban sudah berumur lebih dari 5 tahun namun tapak dan alur ban terlihat masih dalam kondisi tebal bukan berarti menandakan bahwa itu ban masih bagus. Dikarenakan ban terbuat dari karet yang lentur, maka seiring waktu dapat berubah elastisitasnya.

ban retak retak

Ban retak-retak

Kondisi ban yang sudah mulai mengalami retak-retak menjadi tanda bahwa ban mobil harus diganti secepatnya. Retakan tersebut menandakan bahwa kondisi ban sudah tidak bagus dan memicu bahaya jika terus digunakan.

Baca juga: Rekomendasi Mobil 1300 cc Buat Keluarga Kecil

Ban mobil yang retak bisa diakibatkan karena seringnya berkontak langsung dengan jalanan yang rusak dan bersuhu panas sehingga menjadi getas sehingga menimbulkan retak-retak pada ban.

Kondisi getas pada ban sangat tidak disarankan untuk dipertahankan karena akan membuat ban kempis dan rusak yang tentunya dapat mengurangi kenyaman dalam berkendara.

toyota sigra

Menempuh 40 ribu kilometer

Mobil yang sering digunakan setiap hari dan menempuh jarak yang jauh serta banyak rintangan, ada baiknya mengganti ban setiap 3 tahun atau pada setiap jarak tempuh 40.000 kilometer.

Baca juga: Arti Indikator ECO yang Sering Ada di Mobil Zaman Now

Meskipun belum mencapai usia 3 tahun tetapi sudah menempuh jarak lebih dari 40.000 kilometer tetap saja sebaiknya ban mobil harus diganti. Hal ini akan berdampak pada kenyamanan saat mengendarai mobil. 

Ban sudah banyak tambalan

Ban yang sudah terlalu sering ditambal juga bisa dijadikan pertimbangan untuk segera menggantinya dengan yang baru. Terlalu banyak tambalan dapat berpotensi tidak awet dan kekuatan ban akan berkurang sehingga dapat menyebabkan bocor kembali. 

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan maka lakukanlah penggantian ban dengan yang baru.

benjolan pada ban

Benjol pada ban

Ban yang sudah menonjol menjadi indikasi bahwa ban mobil harus diganti secepatnya. Kondisi ini berpotensi menyebabkan ban pecah yang dapat menyebabkan kecelakaan serius. 

Baca juga: Anti Gagal Saat Melakukan Ujian SIM A, Ini Tips dan Syaratnya!

Benjolan pada ban ini menandakan bahwa terdapat anyaman benang atau penguat konstruksi ban yang putus, sehingga kekuatan ban akan menjadi berkurang. 

Selain mengganti ban yang sudah rusak, pemilik mobil juga harus rajin merawat kondisi ban mobil agar tetap prima. Salah satu caranya adalah dengan rutin melakukan perawatan seperti rajin membersihkan dan menjaga tekanan angin sesuai standar.

Lalu, ketika mengemudikan mobil, hindari jalanan yang berlubang atau tajam agar kondisi mobil bisa tetap awet ya!