Tak Banyak yang Tahu, Ini Fungsi Headrest Mobil Sebenarnya

07 February 2019

fungsi headrest yang sebenarnya

Tak banyak yang tahu kalau sebenarnya headrest  (head restraint) mempunyai fungsi yang sangat vital. Keberadaan headrest di dalam kabin mobil tak sekadar sebagai sandaran kepala saja, apalagi untuk bantalan tidur.

 

Faktanya, produsen mobil menghadirkan headrest dengan maksud untuk menghindari terjadinya whipslash atau cedera leher akibat kecelakaan dan membantu pengemudi ketika terjebak di dalam mobil.

 

Terkait fungsi headrest di atas, sebenarnya headrest mempunyai dua fungsi penting yang harus Anda ketahui. Lebih lanjut, sila simak infomasi berikut ini.

Penahan kepala saat kecelakaan

Tak dapat disangkal kalau setiap pengendara mobil berpotensi mengalami kecelakaan. Akan tetapi, saat terjadi kecelakaan antarsesama mobil, secara refleks kepala akan mengayun ke depan dan kemudian kembali lagi ke belakang. Jika benturan yang terjadi keras, maka ayunan yang diberikan kepada kepala pun sangat keras dan cepat. Hal itu dapat mengakibatkan cacat fisik hingga meninggal.

 

Namun, berkat keberadaan headrest, ayunan yang diterima kepala dapat ditahan dengan baik sehingga kepala dapat kembali ke posisi semula. Selain itu, karena headrest pun Anda dapat terhindar dari cedera tulang akibat kecelakaan.

Sebagai alat bantu darurat

Tak hanya sebagai penahan kepala, headrest mempunyai fungsi yang sangat penting pada dua besi penyanggahnya. Namun, apakah Anda tahu fungsi dari kedua besi penyanggah headrest itu?

 

Dalam keadaan darurat, misalnya saat mobil tenggelam di dalam air, kebakaran, atau kecelakaan yang membuat Anda terjebak di dalam mobil, Anda dapat menggunakan besi headrest untuk memecahkan kaca mobil.

 

Anda dapat melepas besi headrest dari jok mobil dengan menekan tombol kecil yang ada di sekitar pangkal headrest. Kemudian, selipkan gagang besi tersebut di antara kaca dan trim pintu. Jika gagang besi tersebut sudah menancap dengan tepat, Anda dapat menekannya ke bawah dan kaca mobil pun akan pecah.

 

Baca juga: Mengenal ISOFIX dan Cara Memilih Child Seat di Mobil

 

Atur posisi headrest dengan benar

Meskipun headrest telah diatur sedemikian rupa oleh produsen mobil, bukan berarti Anda tak dapat mengubahnya sesuai postur tubuh. Namun, paling tidak, perubahan yang dilakukan pun perlu mengikut standar baku keselamatan yang telah ditentukan.

 

Anda dapat menyetel headrest dengan menyesuaikan posisi telinga. Sedapat mungkin letak headrest sejajar dengan telinga Anda. Jangan sampai posisinya melebihi atau berada di bawah telinga. Jika hal itu dilakukan, headrest tak dapat berfungsi dengan maksimal.

 

Selain itu, guna mengoptimalkan kinerja headrest sebagai pelindung keselamatan, sebaiknya jangan menambahkan aksesori, seperti bantal, di headrest mobil. Sebab, keberadaan aksesoris juga sangat mengganggu dan menghambat kinerja headrest. 

 

Demi menunjang keselamatan berkendara Anda, optimalkanlah fungsi headrest dengan baik. Jadi, jangan sepelekan fungsi sandaran kepala tersebut, ya. Banyak fungsinya yang sangat vital loh..

Rismawati Idris

SHARE