Pilih Beli Mobil Non LCGC Bekas atau LCGC Baru?

08 November 2018

tips membeli mobil bekasSejak beredar di Indonesia, mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) menjadi solusi dan pilihan bagi mereka yang ingin memiliki kendaraan roda empat. Dengan harga yang terjangkau, LCGC menawarkan spesifikasi, fitur, dan performa mesin yang mumpuni. Bahkan, kini ada LCGC yang mampu menampung hingga 7 penumpang.

 

Namun, dengan perbedaan harga yang relatif tipis, mana yang lebih baik: membeli mobil non-LCGC bekas atau membeli mobil LCGC baru? Scroll terus untuk tahu 5 hal yang harus dipertimbangkan.

1. Pertimbangan Budget

Misalnya, budget Anda untuk membeli mobil adalah Rp150 juta. Anda membutuhkan mobil tipe MPV karena Anda sudah berkeluarga, sehingga ingin mobil dengan kabin luas yang nyaman.

 

Di kisaran harga tersebut, Anda bisa mendapatkan MPV, seperti Daihatsu Xenia atau Toyota Avanza bekas, keluaran tahun 2015 hingga 2016.

Kondisinya pun mulus, serta bergaransi Mobil88 yang mencakup keaslian dokumen, mobil yang tidak pernah mengalami tabrakan berat dan tidak pernah terendam banjir, nomor rangka dan nomor mesin sesuai dengan yang tertera di BPKB dan STNK, serta odometer asli.

 

Sementara dengan kisaran harga yang sama, Anda bisa mendapatkan mobil LCGC baru, seperti Toyota Calya dan Daihatsu Sigra.

review toyota calya

2. Desain

Setiap beberapa tahun sekali, produsen mobil melakukan facelift atau perubahan desain eksterior. Sehingga, jika Anda membeli mobil di tahun 2018 ini, tentu desain eksterior mobil tahun 2014 tergolong ketinggalan zaman. Contohnya Toyota Avanza. Apalagi, pada tahun 2015 mobil ini sudah mengalami facelift. Belakangan pun santer terdengar bahwa generasi terbaru Toyota Avanza akan hadir tahun depan.

 

Apakah Anda termasuk orang yang mementingkan desain mobil? Jika ya, maka tentunya hal ini wajib menjadi pertimbangan.

3. Mesin dan Kaki-kaki

Hal yang sering muncul setelah membeli mobil bekas adalah perbaikan yang cenderung lebih banyak dilakukan, terutama di sektor mesin dan kaki-kaki. Ini tentu membuat Anda harus mengeluarkan biaya ekstra.

 

Di sini lah ketelitian dan kecermatan Anda dibutuhkan dalam memilih mobil bekas.

 

“Jika menemukan mobil Avanza yang odometernya rendah, tapi di dalam kompartemen mesin ditemukan rembesan oli, pasti mobil tersebut sudah menempuh jarak yang lebih dari yang tertera di odometer. Packing seal-nya bisa jadi sudah aus,” kata Abeth N. Sonjaya, Recondition & Quality Control Head Mobil88.

 

Belum lagi jika mobil tersebut dulunya sering mengangkut beban berat karena bisa memuat jumlah penumpang yang banyak, ataupun membawa barang-barang berat. Hal ini tentunya membuat kinerja dan kenyamanan shock breaker berkurang. Jangan lupa juga untuk memperhatikan bagian roda dan ban. Bisa saja as rodanya mulai aus, atau ban yang mulai botak, sehingga keduanya wajib diganti.

 

Sedangkan untuk mobil LCGC baru, perawatannya cenderung minim karena akan mendapatkan garansi servis berkala.

 

4. Teknologi

Tak bisa dipungkiri, semakin ke sini, semakin canggih teknologi yang diberikan pada mobil — bahkan untuk mobil LCGC sekalipun. Tak heran, mobil keluaran tahun yang lebih lama tentu akan ketinggalan dari sisi teknologi. Akan tetapi, tidak selalu mobil lama kalah dibanding mobil keluaran tahun yang lebih baru.

 

Misalnya Toyota Avanza dan Toyota Calya. Keduanya memang tidak dijejali bengan beragam teknologi canggih. Di bagian hiburan, keduanya pun sudah dibekali audio head unit double DIN.

 

Sementara untuk AC, meski sama-sama belum digital, Toyota Avanza lebih unggul karena sudah menggunakan double blower. Sedangkan Toyota Calya hanya menggunakan air circulator untuk meneruskan AC dari jok baris depan ke jok baris kedua dan ketiga.

 

Bergeser ke sektor mesin, Toyota Avanza tahun 2014, meski sudah bertransmisi otomatis, tapi masih menggunakan VVT-i berkapasitas 1.300 cc yang tenaganya disalurkan ke roda belakang. Sementara Toyota Calya yang berkapasitas mesin 1.200 cc sudah dijejali teknologi Dual VVT-i, sehingga lebih responsif dan lebih hemat bahan bakar. Mobil ini juga menggunakan penggerak roda depan.

 

Sekarang, kembali ke Anda. Fitur dan teknologi mana saja yang lebih penting untuk Anda?

5. Fitur Keselamatan

Untuk mobil keluarga, ini adalah salah satu fitur yang paling penting. Tidak hanya melindungi pengemudi, tapi juga melindungi seluruh penumpang selama perjalanan.

 

Meski masuk dalam kelas LCGC, Toyota Calya memiliki fitur keselamatan berupa seat belt tiga titik untuk seluruh penumpang, fitur pengait kursi bayi (ISOFIX), dua buah Airbag, hingga ABS yang membantu Anda ketika melakukan pengereman mendadak.

 

Toyota Avanza tahun 2014 juga memiliki fitur keselamatan seperti dua buah Airbag, ABS, dan knee bolster yang melindungi lutut pengendara ketika terjadi benturan.

 

Dari sisi keamanan dan keselamatan semua produsen mobil selalu berusaha untuk memberikan fitur keselamatan terbaik, karena hal itu sangatlah penting.

Dengan pertimbangan harga, desain, teknologi, fitur, biaya perawatan, dan jika ini adalah pembelian mobil pertama Anda, tidak ada salahnya Anda membeli mobil LCGC baru. Namun, jika sebelumnya Anda telah memiliki mobil seperti city car, hatchback, atau sedan, dan ingin mencoba MPV, mobil bekas non LCGC layak menjadi pilihan.

 

Jadi, apa mobil pilihan Anda?

 

Tonton juga: Tips Memeriksa Mesin Mobil Bekas

Arris Riehady

SHARE