Mobil Masa Depan yang Mejeng di GIIAS 2018

10 August 2018

kendaraan konsep toyotaGaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 yang akan berlangsung hingga 12 Agustus 2018 turut menghadirkan ide teknologi otomotif masa depan yang mencerminkan tema Beyond Mobility yang diusung.

 

Rizwan Alamsjah, Ketua III Gaikindo dan Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo menjelaskan bahwa GIIAS 2018 akan menuangkan semangat Beyond Mobility. Karena itu, ide-ide dan inspirasi baru juga akan dihadirkan selama pelaksanaan GIIAS 2018.

 

Uniknya para agen tunggal pemegang merek (ATPM) tidak hanya menghadirkan mobil konsep masa depan, tapi juga mobil yang khusus dipamerkan dalam pameran otomotif terbesar di Indonesia itu saja.

 

Berikut mobil-mobil konsep yang hadir di GIIAS 2018.

 

mobil di giiasToyota i-Series

Di GIIAS 2018, Toyota memamerkan tiga kendaraan konsep sekaligus, yakni Concept-i, i-Ride, dan i-Walk.

 

Ketiganya tergabung dalam i-Series dan sudah ditanamkan Yui, sebuah Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Selain sebagai pemandu, Yui juga bertugas untuk menjadi penghubung antara pengemudi, penumpang, dan juga kendaraan.

 

Yui diciptakan pada tahun 2017 di Calty Design Research Center, California, sebagai pendamping i-Series untuk menciptakan mobil impian yang cerdas, bersahabat, dan sekaligus menjadi penolong bagi pengendara.

 

Dikutip dari Toyota.com, ide membuat i-Series tercipta atas keinginan banyak orang yang mendambakan efisiensi dan keamanan dalam berkendara ke banyak tempat. Untuk itu, Toyota mencoba untuk mewujudkan hal tersebut.

 

Misalnya pada Concept-i, Toyota menyematkan sensor biometrik di seluruh bagiannya, sehingga kendaraan konsep ini dapat mendeteksi apa yang dirasakan oleh pengemudi dan penumpang. Kemudian, informasi yang diterima oleh sensor biometrik akan dianalisa oleh AI. Setelah itu, sistem pada mobil konsep tersebut akan memberikan solusi bagi penggunanya.

Sedangkan pada i-Ride, Toyota memberikan pintu dengan model gull-wing sehingga pengguna kursi roda dapat leluasa untuk masuk atau keluar dari mobil. Lalu, desain pintu tersebut juga sangat memudahkan pengguna ketika ingin mengeluarkan dan memasukkan sekaligus menyimpan kursi roda pada bagian belakang.

 

Toyota juga mengganti setir dan pedal-pedal yang umumnya terdapat di bawah pengemudi dengan joystick agar pengendara lebih mudah mengendarai mobil ketika berjalan, berhenti, ataupun parkir.

 

Bagi yang hobi menggunakan scooter, Toyota juga menciptakan i-Walk dengan desain yang compact sehingga memudahkan pengguna ketika sedang mengendarainya, dan juga tidak memakan banyak ruang ketika berjalan di trotoar.

 

i-Walk juga menggunakan sistem AI yang akan memandu dan membantu pengemudi. Misalnya, ketika merasakan bahaya saat berkendara, sistem AI pada i-Walk akan aktif untuk memperingatkan pengemudi serta mengambil langkah-langkah pencegahan bahaya secara otomatis.

 

Daihatsu Ayla Turbo

Mobil ini dikembangkan oleh divisi pembangunan pusat riset dan pengembangan (R&D) PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang diresmikan pada  April 2017.

 

Meski memakai basis Daihatsu New Ayla dengan mesin berkapasitas 1.200 cc, Daihatsu Ayla Turbo ini tidak dijual massal, melainkan hanya dipamerkan di GIIAS 2018.

 

“Kami ingin menunjukkan Daihatsu New Ayla ini menjadi mobil yang berbeda dan racing. Mengubah stigmanya sebagai mobil ibu-ibu ke pasar atau mengantar anak sekolah,” kata Mark Widjaja, Senior Styling Designer R&D PT Astra Daihatsu Motor.

 

Tidak hanya sekedar menyematkan turbo di mesin standarnya, tapi R&D juga merubah total bodi mobilnya, seal dilepas jadi menggunakan welding sehingga lebih rigid dan kuat. Termasuk di sektor suspensi agar mobil mantab di tikungan.

 

Secara tampilan, Daihatsu Ayla Turbo ini dipenuhi nuansa racing dengan konsep Thrilling Simplicity. Setiap garis desain, bentuk, dan permukaan Daihatsu Ayla Turbo diperhitungkan dengan baik, sehingga memiliki performa yang lebih optimal.

 

“Sementara untuk mesin, kami tidak melakukan engine swap. Mesinnya tetap asli, dengan ubahan di sektor kompresi dan penambahan beberapa komponen, salah satunya adalah piggybag dan dua buah injektor. Sehingga tekanan turbo bisa dibuka hingga satu bar, dan menghasilkan lonjakan tenaga yang luar biasa,” ujar Mark.

Daihatsu New Ayla standar hanya menghasilkan 88 tenaga kuda, sementara Daihatsu Ayla Turbo dapat menghasilkan hingga 200 tenaga kuda.

 

Di bagian interior, semua komponen standar dilepas dan diganti pendukung yang serba racing, mulai dari kaca yang diganti polycarbonate, AC dan head unit yang dilepas, roll bar standar balap, serta single seat racing yang dimundurkan hingga pilar B untuk center of gravity yang lebih baik.

 

“Kami tidak ingin ada image kalau Daihatsu Ayla Turbo ini mencontek desain mobil lain. Livery warna merah hitam terinpirasi dari Daihatsu Charade DeTomaso 926R, mobil JDM yang dikenalkan pada Tokyo Motor Show 1985,” tutup Mark.

 

BMW Concept X7 iPerformance

Mobil ini menggabungkan kemewahan dan kabin lapang untuk enam penumpang. Suasana kabinnya, terlihat eksklusif dengan balutan warna terang dan pasti dijejali fitur-fitur inovatif.

 

BMW sendiri telah menciptakan segmen Sports Activity Vehicle dengan peluncuran BMW X5 generasi pertama pada 1999 silam.

 

Bisa dibilang BMW Concept X7 iPerformance adalah BMW X Series yang paling mewah dan memberikan gambaran untuk konsep kendaraan di masa depan.

 

Untuk penggeraknya BMW X7 iPerformance akan menggunakan teknologi eDrive yang digabungkan dengan mesin bensin BMW TwinPower Turbo. Jadi mobil ini akan menjadi sebuah mobil plug-in hybrid yang tetap memiliki dinamika berkendara ala BMW.

 

Dari desain, yang paling menyita perhatian adalah grille yang super lebar. Kidney grille khas BMW ini diapit dua buah lampu utama LED yang menyipit dengan warna biru. Balutan mewah krom mengilap di beberapa sisinya juga memberi nuansa kemewahan.

Tidak ketinggalan bodi gagah dan kekar khas SUV. BMW Concept X7 iPerformance ditopang velg besar berdesain maskulin. Seperti di lampu utama, desain lampu belakangnya pun menyipit.

 

Pada GIIAS 2018, BMW Concept X7 iPerformance berada di panggung khusus yang tidak bisa didekati oleh pengunjung. Untuk interior, pintu mobil ini hanya kadang-kadang saja terbukanya.

 

Beragam spekulasi desain dan fitur, bahkan spy shot kamuflase dari BMW Concept X7 iPerformance banyak beredar di dunia maya. Mungkin BMW memang sengaja membuat konsumennya semakin penasaran dan benar-benar menantikan kehadiran mobil ini. Rencananya, BMW baru akan merilis resmi X7 ini di akhir tahun ini.

 

Jadi, mobil konsep mana yang yang paling membuat Anda penasaran dan segera ingin memilikinya? Mau lihat lebih dekat? Segera kunjungi GIIAS 2018!

Arris Riehady

SHARE