Jangan Panik, Lakukan Hal Berikut Jika Mobil Mogok di Jalan

25 June 2019

Mobil tiba-tiba mogok di tengah jalan memang menyusahkan. Tetapi jangan panik, lakukan beberapa tips berikut ini.

Jalan raya merupakan tempat yang berbahaya dan dipenuhi oleh lalu-lalang kendaraan. Karena itu, saat beraktifitas di jalan raya, misalnya ketika mengendarai mobil, pengemudi harus fokus dan disiplin agar tidak merugikan diri sendiri serta orang lain.

 

Selain dari faktor pengemudi, kondisi mobil juga harus diperhatikan. Resiko terjadinya kecelakaan bukan hanya terjadi karena kesalahan pengemudi, tetapi juga kondisi kendaraan yang tidak prima.

 

Bila hal tersebut terjadi, Anda tidak perlu panik. Contohnya, jika mobil mendadak berhenti atau mati di tengah jalan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan demi keselamatan diri Anda dan pengendara lain.

 

Untuk itu, simak tips di bawah ini yang mungkin bisa menjadi referensi Anda saat mengalami mogok saat di jalan.

 

1. Nyalakan lampu hazard

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menenangkan diri sejenak dan nyalakan lampu hazard. Ini berguna untuk memberi isyarat kepada pengendara lain agar mereka segera menghindari mobil Anda dan meminimalisir terjadinya benturan atau kecelakaan dari belakang.

 

Lampu hazard atau biasa disebut dengan lampu darurat berfungsi sebagai penanda keadaan darurat yang dialami oleh pengemudi, seperti sedang mengganti ban, kecelakaan lalu lintas, atau mogok di tengah jalan.

 

Ini tertuang dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) pasal 121 ayat 1, yang menyatakan “Setiap pengemudi kendaraan bermotor wajib memasang segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan bahaya, atau isyarat lain pada saat berhenti atau parkir dalam keadaan darurat di jalan”.

 

Jadi, jangan menggunakan lampu hazard jika bukan dalam keadaan darurat, karena akan membingungkan pengendara lain.

 

2. Usahakan untuk membawa kendaraan ke tempat yang aman

Selanjutnya, lakukan langkah safety dengan mengarahkan mobil Anda ke tempat yang lebih aman, seperti di bahu jalan, jalur darurat, atau tempat lainnya untuk menghindari kendaraan lain. Jika tempatnya memungkinkan, usahakan roda kiri lebih keluar dari bahu jalan sehingga posisi mobil tidak terlalu menjorok ke jalan.

 

Untuk membawa kendaraan ke tempat aman, mintalah bantuan orang lain untuk mendorong mobil Anda agar pekerjaan semakin ringan. Namun hati-hati saat mendorongnya, selalu utamakan keselamatan Anda.

 

Baca juga: Sembarangan Mendorong Mobil Mogok Dapat Merusak Mesin

 

3. Bawa kendaraan ke tempat aman terdekat

Ini adalah kelanjutan dari poin di atas. Seandainya jalan tersebut tidak ada jalur darurat, doronglah mobil di sebelah kiri jalan dan usahakan untuk mengarahkan kendaraan tersebut sampai ke tempat aman terdekat. Tetapi, pengendara harus tetap waspada terhadap kendaraan yang melaju dan tetap nyalakan lampu hazard.

 

Tips ini juga berlaku bagi kendaraan yang mengalami pecah ban. Jika dirasa belum menemukan tempat berhenti yang aman, usahakan tetap mendorong di lajur kiri. Jangan memaksakan untuk menganti ban jika tidak pada tempat yang aman karena bisa berbahaya untuk keselamatan.

 

4. Jika terpaksa harus berhenti, jangan panik

Berikutnya, apabila transmisi mobil mengunci dan terpaksa harus berhenti, jangan panik, tetap tenang. Lalu, jangan langsung keluar dari mobil. Lihat keadaan sekitar terlebih dulu. Setelah keadaaan aman, silakan keluar dari kendaraan dan langsung menuju ke bagian mobil yang aman.

 

Tujuannya adalah untuk menjadikan mobil sebagai tameng jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Anda juga tidak dianjurkan untuk tetap berada di dalam mobil, karena akan berpotensi tertabrak oleh kendaraan lain.

 

5. Segera pindah ke tempat aman dan tinggalkan mobil

Setelah itu, saatnya Anda mencari tempat yang aman, karena berlindung di balik mobil masih memiliki resiko yang cukup besar. Jika keadaan memungkinkan, pengendara bisa menyeberang ke pinggir jalan atau ke tempat lain yang sekiranya dapat melindungi Anda dari kendaraan lain.

 

Tapi ingat, harus tetap berhati-hati dan selalu waspada. Jangan terlalu memikirkan keadaan mobil, karena keselamatan diri harus tetap menjadi prioritas Anda. Lalu, hubungi nomor darurat.

 

Untuk itu, selalu cek kendaraan di bengkel resmi tepat waktu agar Anda dapat berkendara dengan nyaman dan aman. Cek lokasi bengkel resmi yang terdekat dari rumah Anda menggunakan fitur Lokasi Dealer di Seva.id.

 

Atau, Anda bisa langsung menggunakan fitur Booking Service di Seva.id apabila tidak ingin lama mengantri. Booking service merupakan layanan aftersales dari Seva.id yang sangat memudahkan Anda untuk merawat kendaraan.

Caranya mudah, Anda tinggal melakukan log in, lalu masukkan informasi kendaraan, pilih tipe dan tanggal service, tentukan kategori, waktu service serta tahun kendaraan. Terakhir, masukkan alamat dan catatan Anda.

 

Jika semua sudah terisi dengan lengkap, Anda akan menerima kode OTP (One Time Password) untuk verifikasi. Setelah verifikasi berhasil, bukti penerimaan booking service akan dikirim melalui email dan pendaftaran selesai. Setelah itu, Anda akan dihubungi oleh pihak bengkel resmi untuk informasi selanjutnya.

 

Bagaimana, mudah bukan? Jadi, selalu rawat kendaraan Anda di bengkel resmi agar selalu prima saat digunakan ya.

Ferdi Julias

SHARE