Ingin Jual Mobil yang Masih Kredit? Ini Caranya

20 June 2018

Mobil merupakan aset yang sekaligus menjadi kebutuhan bagi sebagian orang. Selain itu, mobil juga dapat menjadi hobi bagi para peminatnya. Tetapi ada kalanya orang bosan dengan mobil yang dimilikinya dan ingin mengganti mobil tersebut dengan mobil baru.

 

Keinginan tersebut bisa timbul kapan saja, entah dalam jangka waktu yang lama ataupun dalam waktu dekat, bahkan saat mobil terebut masih dalam masa kredit alias belum lunas. Jika itu terjadi pada Anda, ada baiknya mobil yang dalam masa kredit tersebut bisa menjadi dana segar untuk mendapatkan mobil baru Anda.

 

Tetapi, bagaimana cara memanfaatkan mobil yang masih dalam masa kredit tersebut agar dapat menjadi dana tambahan untuk membeli mobil baru?

 

Over kredit

Cara pertama yang dapat Anda lakukan adalah menjual mobil tersebut dengan cara over kredit. Cara ini lumayan menguntungkan bagi Anda yang memang ‘kebelet’ ingin membeli mobil baru karena Anda akan langsung mendapatkan dana dari pembeli.

 

Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk over kredit juga tidak begitu rumit, yaitu sebagai berikut.

 

1. Pastikan calon pembeli

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah pastikan calon pembeli Anda tertarik dengan mobil dan harga. Anda dapat menawarkan mobil yang ingin dijual kepada keluarga, teman, tetangga, atau masukkan ke dalam situs jual –beli mobil.

 

Calon pembeli nantinya pasti akan menawar harga yang sudah Anda patok untuk mobil tersebut. Memang, rata-rata mobil over kredit akan lebih murah dibandingkan dengan membeli mobil baru secara kredit, tapi setidaknya mobil yang ingin Anda over kredit tersebut dapat menjadi dana segar untuk membeli mobil baru.

 

2. Patuhi prosedur leasing

Setelah mendapat pembeli, Anda harus berkomunikasi dengan leasing untuk mengetahui prosedur apa saja yang harus dilakukan untuk over kredit tersebut agar sesuai dengan hukum yang berlaku.

 

Jangan melakukan over kredit diam-diam tanpa sepengetahuan leasing karena akan merugikan bagi Anda. Misalnya, jika pembeli mobil Anda telat membayar cicilan, maka Anda yang akan dikejar-kejar oleh leasing karena nama Anda yang masih tercantum di perusahaan leasing tersebut.

 

Apalagi jika pembeli mobil Anda kabur dan tidak dapat dihubungi, itu akan sangat merugikan Anda. Resiko yang paling buruk adalah Anda dapat berurusan dengan pengadilan karena melanggar pasal 1365 kitab Undang-Undang Hukum Perdata, yang berbunyi perbuatan yang melaggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk menggantikan kerugian tersebut.

 

Jadi, serahkan semua data dan bukti dari kedua belah pihak, yaitu Anda dan calon pembeli, kepada leasing. Siapkan seluruh kebutuhan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), kartu keluarga, dan lain-lain. Jangan lupa serahkan juga bukti cicilan Anda yang sudah dibayarkan.

 

Data-data tersebut berguna bagi leasing untuk mengurus semua proses over kredit tersebut dan nantinya juga akan digunakan untuk penggantian nama dalam BPKB dan STNK.

 

Refinancing

Cara kedua yang dapat Anda lakukan adalah dengan refinancing. Dengan ini, Anda dapat mengalihkan cicilan mobil ke leasing lain. Jadi, cicilan Anda yang tersisa di leasing saat ini akan dilunasi oleh leasing pengganti, dan selanjutnya proses cicilan akan dibayarkan ke leasing pengganti.

 

Untuk menggunakan refinancing, ada beberapa langkah yang harus dilakukan agar dapat menguntungkan Anda, yaitu:

 

1. Pastikan bunga leasing pengganti lebih kecil

Refinancing ke leasing pengganti pastinya juga akan dikenakan bunga. Untuk mendapatkan keuntungan, lebih baik pastikan bunga di leasing pengganti lebih kecil daripada leasing sebelumnya.

 

Jadi, sebelum menentukan leasing baru, pastikan Anda sudah mendapat informasi yang lengkap tentang leasing baru tersebut, mulai dari bunga sampai dengan tanggal jatuh tempo. Anda juga dapat membandingkan leasing pilihan Anda dengan yang lainnya di internet ataupun brosur untuk mendapatkan leasing terbaik pilihan Anda.

 

2. Hitung dana yang bisa didapatkan

Setelah mendapatkan leasing pengganti yang sesuai dengan kriteria Anda, langkah selanjutnya adalah menghitung dana yang bisa Anda dapatkan dari refinancing tersebut. Setiap leasing memiliki prosedur yang berbeda, jadi pastikan Anda menghitung dengan teliti.

 

Jangan lupa untuk selalu berkomunikasi dengan leasing pilihan Anda agar mendapatkan informasi detail tentang dana yang bisa didapat.

 

3. Siapkan data dan dokumen yang dibutuhkan

Sama seperti over kredit, siapkan semua data dan dokumen yang dibutuhkan untuk melengkapi permohonan refinancing tersebut, termasuk bukti pembayaran angsuran setiap bulannya, karena itu dapat menentukan diterima atau ditolaknya permohonan refinancing Anda.

 

Biasanya, jika Anda sering telat membayar cicilan, kemungkinan refinancing Anda akan ditolak oleh leasing baru karena akan menimbulkan resiko kredit macet. Jadi, harus disiplin dalam membayar cicilan.

 

mobil murah dibawah 200 juta

Semua cara tersebut tentunya juga harus sesuai dengan kemampuan Anda, jangan sampai menjadi beban baru bagi Anda. Over kredit ataupun refinancing juga harus tetap menggunakan hitungan dan perkiraan agar keuangan Anda tidak terganggu.

Ferdi Julias

SHARE