Hoax dan Pentingnya Menyaring Informasi Sebelum Posting

12 April 2019

Informasi yang beredar saat ini memang memudahkan kita dalam mengetahui berbagai hal. Hanya, ada pula berita-berita hoax yang keabsahannya perlu kita cari tahu. Salah satu caranya dengan menerapkan cara berikut saat menyaring informasi.

Media sosial yang berkembang saat ini berhasil membawa kita pada dunia dua dimensi tanpa batas. Anda dapat mengetahui berbagai hal dengan mudah, baik berita di dalam negeri maupun di luar negeri. Kemudahan informasi tersebut lantas membuat kita menjadi manusia modern yang up to date terhadap segala perkembangan yang ada.

 

Umumnya,  jenis informasi yang berkembang pun tidaklah sedikit. Paling tidak dalam satu hari ada sekitar ratusan informasi yang disebarkan oleh media-media online di internet, entah itu berita yang sifatnya regular—penting—hingga remeh-temeh, tetapi berhasil viral dan tersebar ke seluruh belahan dunia.

 

Berdasarkan kecenderungan yang ada ini, adalah hal yang mudah bagi teknologi dalam menyebarluaskan berita. Informasi tersebut dikirimkan secara berantai: diunggah, kemudian dibaca, dan disebarkan dari satu orang ke orang lainnya hingga sampai kepada Anda.

 

Sebagai salah satu contoh berita yang sedang hangat pekan ini dan sempat menjadi trending topic dalam beberapa hari terakhir ialah soal peristiwa bully dan pengeroyokan. Berita tersebut viral saat di-posting di Twitter dan kemudian disusul dengan munculnya tagar berupa respons terhadap peristiwa informasi itu.

 

Belum lagi muncul pula sebuah keterikatan psikologis antara Anda, sebagai pembaca, dan korban maupun pelaku, yang dilontarkan melalui kolom komentar. Atau, ada pula yang beramai-ramai membuat dan menyebarkan petisi terhadap hal itu.

 

Bila kita membahas soal perkembangan informasi, tentu tidak sedikit dari Anda yang menyadari bahwa informasi di media sosial terbilang sangat nyaring dan terkadang bersifat provokatif. Guna memagari diri dari banyak informasi ini, Anda perlu memeriksa kembali keabsahaan informasi yang sampai kepada Anda.

Kenali judul berita

Sebelum Anda memutuskan untuk membaca sebuah berita, Anda dapat mencermati lebih dahulu judul berita yang ditulis. Biasanya, berita hoax lebih menarik perhatian pembaca. Hal itu karena berita tersebut ditulis dengan judul-judul yang sensasional. Padahal, isi berita yang disampaikan hanya berupa opini dan spekulasi saja.

 

Bahkan, isi yang ditulis pun cenderung tidak sah karena disadur dari berita lain yang kemudian diubah agar menimbulkan persepsi negatif sesuai kehendak penyebar berita.

 

Untuk itu, apabila Anda mendapati suatu berita yang judulnya terbilang sensasional dan provokatif , ada baiknya Anda mencari referensi lain dari media yang lebih resmi. Anda dapat membandingkan keduanya sehingga tak terkontaminasi praduga.

Cermati alamat situs

Sementara itu, dalam membaca suatu berita, baik di Instagram atau situs berita online lainnya, Anda pun perlu mencermati berita tersebut lebih dulu. Anda bisa melihat apakah akun Instagram media itu resmi (sudah terverifikasi) dan menggunakan domain yang resmi atau belum.

 

Mengenai situs berita ini,  dicuplik dari Kominfo.go.id, ada 43.000 situ di Indonesia yang mengklaim dirinya sebagai portal berita resmi, tetapi ironisnya, baru sekitar 300 portal saja yang terdaftar sebagai situs resmi.

 

Jadi, klarifikasi terhadap hal semacam ini juga terbilang penting dilakukan. Mengingat waktu untuk membaca, yang memang terbilang singkat, tetapi jangan sampai membuang waktu Anda untuk satu berita yang tak valid.

Periksa Fakta

Lalu, bila ada satu berita yang sudah terlanjur sampai kepada Anda, secepatnya crossceck melalui fakta yang ada. Cari tahu pula apakah informasi yang didapat dari berita itu berasal dari pemerintah, tokoh politik, atau pengamat.  Tak jarang fakta yang dikumpulkan dalam berita hanya bersumber dari tanggapan netizen saja.

 

Ditambah lagi, menyoal hal ini pun sudah pernah terjadi. Di beberapa Minggu terakhir, ada sebuah berita yang viral dan mendapat dukungan positif dari khalayak, seperti artis hingga tokoh politik. Namun, setelah diteliti, kevalidasiannya, berita tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan karena berasal dari sudut pandang warganet.

 

Selain itu, mengoreksi satu berita melalui fakta yang ada juga sangat membantu Anda untuk tidak mudah percaya dan kritis terhadap perkembangan berita.

Cek keaslian foto

Di era teknologi yang serba bisa ini, bukan hanya konten tulisan saja yang dapat diotak-atik sesuka hati. Namun, konten lain, yang sifatnya sebagai pelengkap, juga seringkali diedit sesuai kepentingan berbagai pihak. Misalnya, konten berupa foto dan video.

 

Namun, untuk mengetahui keaslian foto yang ada di berita, Anda dapat memanfaatkan Google. Mesin pencari ini menyediakan fasilitas drag and drop foto ke kolom pencarian images. Nantinya, algoritma google bakal menampilkan gambar serupa yang dapat menjadi perbandingan Anda mengenai keaslian gambar.

 

Penting bagi Anda dalam menjadi pembaca yang bijak saat berhadapan dengan sebuah teks berita. Dengan begitu, Anda pun tak mudah terhasut dalam menyaring informasi sebelum mem-posting.

Rismawati Idris

SHARE