Futuristik, Tak Lama Lagi Mobil Akan Menggunakan Sistem Sidik jari

08 March 2019

Fitur sidik jari mobil akan disematkan pada mobil-mobil baru dalam dua tahun mendatang. Sebelum ketinggalan informasi mengenai teknologinya, simak uraian ini.

 

Perkembangan teknologi banyak memberikan pengaruh yang signifikan dalam menunjang kehidupan manusia. Keberadaannya juga menjadi salah satu penanda modernitas hidup yang lebih canggih dan maju.

 

Sebagai bentuk keikutsertaan, produsen mobil pun turut ambil bagian dalam membuat mobil yang inovatif dengan dilengkapi teknologi mutakhir. Sebagai contohnya ialah penggunaan teknologi sidik jari  (fingerprint) untuk membuka dan mengoperasikan mobil.

 

Teknologi sidik jari sudah digadang-gadang sedari lama, tetapi baru sebagian produsen mobil yang melirik teknologi itu.

 

“Teknologi pemindai sidik jari akan digunakan di mobil dalam waktu dua hingga empat tahun mendatang. Teknologi ini merupakan salah satu hal yang revolusioner bagi kendaraan Anda,” ujar Godfrey Cheng, Wakil Presiden Synaptics, Perusahaan Teknologi Antarmuka yang berpusat di Silicon Valley, California, yang dikutip dari Kumparan.com

 

Nah, sistem sidik jari mobil tersebut mempunyai beberapa keunggulan, di antaranya sebagai berikut.

 

Antimaling

Penggunaan sistem sidik jari yang bersifat pribadi hanya membutuhkan sentuhan sidik jari pemilik kendaraan saja. Setiap pemilik mobil diharuskan meletakkan jarinya pada gagang pintu yang sudah terenskripsi sidik jari mereka.

 

Bila sidik jari yang digunakan benar, pintu mobil pun akan terbuka. Setalah itu, mesin mobil akan menyala dengan sendirinya.

 

Sementara, jika dilihat dari cara kerjanya, sistem sidik jari mobil terbilang lebih privasi dan diyakini bisa memperkecil kemungkinan adanya manipulasi kendaraan. Contohnya pada mobil-mobil yang cenderung keyless atau menggunakan sistem keamanan sinyal FOB.

 

Pasalnya, meski keyless ataupun menggunakan sinyal FOB masih memungkinkan terjadinya pencurian. Cheng menjelaskan bahwa sinyal FOB yang digunakan untuk menghidupkan kendaraan masih bisa diretas dengan mudah melalui alat perekam sinyal.

 

“Jadi, sinyal FOB itu bisa direkam ulang dan digandakan oleh pencuri untuk mencuri mobil Anda.” tutup Cheng yang dikutip dari Kumparan.com

 

Memudahkan pengemudi

Sistem sidik jari tak hanya digunakan untuk membuka pintu mobil saja. Akan tetapi, fitur futuristik ini juga dipersiapkan untuk membantu Anda dalam mengatur area kemudi.

 

Saat Anda membuka pintu dengan sidik jari, mesin mobil pun akan ikut menyala. Setelah itu, teknologi ini secara otomatis pun akan membantu Anda menyesuaikan posisi duduk sesuai prefensi kenyamanan Anda.

 

Kecanggihan lain dari teknologi ini tak hanya sebatas itu saja, kendaraan pun bisa langsung terhubung dengan sistem keamanan lainnya, yaitu spion. Secara otomatis, kaca spion mobil akan ikut menyesuaikan dan menampilkan posisi ideal pandangan agar memudahkan Anda dalam menjangkau mobil-mobil yang ada di sekitar.

 

Fitur kekinian yang sudah banyak digunakan

Meski teknologi sidik jari ini terbilang baru, paling tidak produsen mobil yang menyematkan teknologi ini bisa menjadi pionir bagi kemajuan di bidang otomotif. Hal itu karena sudah banyak bidang yang lebih dulu menyematkan fitur sidik jari sebagai sistem keamanan yang revolusioner.

 

Misalnya seperti smart phone. Kebanyakan, smart phone yang beredar di pasaran sudah menyematkan fitur ini sebagai sistem pembuka ponsel. Cukup menyentuh bagian finger print dengan jari yang sudah dienkripsikan, smart phone pun sudah dapat digunakan.

 

Selain itu, di dunia perbankan juga sudah mulai menyematkan teknologi tersebut untuk mengambil uang atau memeriksa keuangan sehingga nasabah tak perlu khawatir dalam mengambil uangnya di bank.

 

Dari kecanggihan yang ada pada fitur sidik jari mobil tersebut tentu baru bisa Anda rasakan pada 2 hingga 3 tahun lagi. Jadi, kita harus sabar menunggu, ya.

Rismawati Idris

SHARE