Cara Mengikuti dan Mencoblos di Pemilu Serentak 2019

16 April 2019

Pemilihan umum telah memanggil kita! Ya, barangkali masih ada yang ingat lagu tersebut. Besok Pemilu 2019 akan dilaksanakan serentak. Berikut tata cara ikut Pemilu 2019.

pemilu 2019

Pemilu 2019 akan diselenggarakan secara serentak besok atau tepatnya 17 April 2019.

 

Pada Pemilu 2019 ini, Anda tidak hanya memilih pasangan presiden dan wakil presiden dalam Pilpres 2019, tapi juga memilih anggota legislatif yang akan duduk di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tingkat provinsi dan kabupaten/kota, serta Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

 

Karena itu, nantinya, saat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), Anda akan mencoblos lima surat suara sekaligus. Kecuali Provinsi DKI Jakarta yang hanya mencoblos empat surat suara (tidak ada surat suara DPRD Kabupaten/Kota).

 

Ya, Pemilu 2019 pada 17 April 2019 ini menjadi kali pertama seluruh rakyat Indonesia akan memilih presiden dan wakilnya (Pilpres), serta memilih anggota legislatif (Pileg). Sebelumnya, Pilpres dan Pileg ini selalu diadakan terpisah atau tidak bersamaan dalam satu waktu.

 

Berhubung masih pertama kali, agar Anda tidak bingung saat berada di bilik suara TPS dan dihadapkan dengan lima surat suara sekaligus, berikut tata cara mencoblos dalam Pemilu 2019 agar suara yang Anda berikan sah.

pemilu 2019

Terdaftar di DPT

Sebelum mengikuti Pemilu 2019, ada baiknya Anda melakukan pengecekan terlebih dahulu apakah nama Anda sudah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

 

Syarat untuk masuk dalam DPT ada tiga, yakni Warga Negara Indonesia (WNI), berusia 17 tahun atau lebih saat memilih, dan pernah atau pun sudah menikah.

 

Untuk mengeceknya, Anda bisa lakukan secara online dengan mengunjungi https://lindungihakpilihmu.kpu.go.id/ atau unduh aplikasi KPU RI PEMILU 2019 di smartphone Android. Dari situ, silakan Anda masukan nama dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera di e-KTP. Cara lain mengecek nama apakah sudah terdaftar di DPT bisa dilakukan dengan mendatangi kantor desa atau kelurahan setempat.

 

Lain itu ada juga Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) yang namanya sudah masuk dalam DPT tapi pindah TPS karena berada di rumah sakit, pindah domisili, pekerjaan di tempat lain, rehabilitasi narkoba, penyandang disabilitas, tahanan penjara, korban bencana, hingga siswa atau mahasiswa yang merantau.

 

Saat ke TPS, jangan lupa membawa e-KTP dan Formulir C6 untuk DPT, sedangkan DPTb membawa e-KTP dan Formulir A5 atau surat pindah memilih.

pemilu 2019

Masuk DPK

Sementara, untuk yang tidak masuk dalam DPT, Anda tetap dapat menggunakan hak pilih di Pemilu 2019 dan masuk dalam kategori Daftar Pemilih Khusus (DPK) dengan menunjukan e-KTP atau surat keterangan (suket) perekaman e-KTP.

 

Anda yang masuk dalam DPK dapat menggunakan hak pilihnya di TPS yang berada di wilayah asal, sesuai dengan yang tertera di e-KTP. Perlu diingat pula, pemilih DPK dapat menggunakan hak pilihnya satu jam terakhir waktu pemungutan suara, yaitu setelah pukul 12:00.

 

Tidak semua rakyat Indonesia ini dapat mengikuti Pemilu 2019. Ada juga yang tidak memiliki hak ikut Pemilu 2019 karena kondisi tertentu seperti orang yang memiliki gangguan jiwa atau mental, hak pilihnya dicabut berdasarkan pengadilan, serta anggota Tentara Nasional Insonesia (TNI), dan Polisi Republik Indonesia (Polri).

pemilu 2019

Kenali surat suara

Saat datang ke TPS pada 17 April 2019, Anda akan mencoblos lima surat suara sekaligus. Kecuali Provinsi DKI Jakarta yang hanya mencoblos empat surat suara (tidak ada surat suara DPRD).

 

Tentu Anda akan menunggu gilirian untuk mencoblos di bilik suara. Ketika nama Anda dipanggil oleh panitia TPS dan menerima surat suara, harap dipastikan surat suara tersebut dalam keadaan yang baik, tidak sobek atau sudah tercoblos sebelumnya.

 

Jika Anda menerima surat suara dalam keadaan tidak baik, segera lapor dan tukarkan surat suara tersebut ke panitia TPS.

 

Dalam Pemilu 2019, ada lima surat suara (kecuali DKI) yang masing-masing memiliki warna dan fungsi yang berbeda. Lima warna tersebut adalah abu-abu, kuning, merah, biru dan hijau.

Pages: 1 2

Arris Riehady

SHARE