Biaya dan Cara Mengurus SIM yang Hilang

10 January 2019

Surat Izin Mengemudi (SIM) merupakan kartu yang wajib dimiliki oleh setiap pengendara. SIM merupakan tanda bukti resmi dari kepolisian bahwa Anda sudah memiliki kompetensi untuk membawa kendaraan di jalan raya.

 

Tidak memiliki atau membawa SIM saat mengendarai kendaraan bermotor akan membuat Anda berurusan dengan hukum. Sanksi yang diberikan bisa berupa denda atau tindakan lainnya yang dianggap perlu dilakukan oleh petugas.

 

Untuk itu, jika SIM Anda hilang, segera datangi Satuan Pelaksana Penertiban SIM (Satpas) untuk mengurusnya. Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut.

 

Laporkan kepada pihak berwajib

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah melaporkan kehilangan SIM Anda kepada pihak berwajib. Setelah itu, mintalah surat kehilangan dari kepolisian. Surat kehilangan tersebut nantinya berguna untuk mengurus SIM yang hilang saat di Samsat.

 

Datang Ke Satpas terdekat

Datangi  Satpas terdekat yang sesuai dengan wilayah tempat tinggal Anda. Jika berada di Jakarta, silakan datangi Satpas yang berada di Daan Mogot. Jangan lupa untuk membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) beserta fotokopinya, dan fotokopi SIM yang hilang (jika ada).

 

Sebenanrya, data SIM Anda sudah dimiliki oleh petugas Satpas. Walaupun begitu, kemungkinan SIM Anda tidak terdata juga bisa terjadi. Jadi, lebih baik sertakan fotokopi SIM yang hilang sebagai bukti penguat bahwa Anda sudah pernah memiliki SIM sebelumnya.

 

Datangi loket kesehatan

Setelah sampai di Satpas dan semua dokumen sudah dilengkapi, datangi loket bagian kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, seperti tensi darah, tes mata, dan sebagainya. Tes kesehatan tidak begitu lama, hanya memakan waktu sekitar lima menit.

 

Selanjutnya urus Asuransi Kecelakaan Diri Pengemudi (AKDP) di bagian loket asuransi. Biasanya, loket asuransi berada di area yang sama dengan bagian kesehatan.

 

Lakukan pendaftaran

Langkah berikutnya adalah melakukan pendaftaran dan serahkan semua berkas atau persyaratan, seperti surat keterangan hilang, surat kesehatan, AKDP, dan kartu asuransi. Jika sudah, ambil formulir kehilangan dan bayar biaya formulir di Bank Rakyat Indonesia (BRI).

 

Apabila sudah diisi, serahkan formulir kepada petugas untuk dilakukan pengecekan dan mendapatkan legitimasi membuat SIM baru.

 

Datangi loket verifikasi SIM

Lalu, datangi loket verifikasi SIM untuk mengambil data SIM sebelumnya. Anda harus menunggu sekitar 5 – 10 menit untuk verifikasi.

 

Foto dan sidik jari

Terakhir, lakukan pengambilan foto, sidik jari, tanda tangan, dan verifikasi ulang kelengkapan data Anda. Pastikan semua data yang tertera di SIM sudah benar dan tidak ada kesalahan nama, alamat, atau penulisan.

 

Jika sudah, ambil SIM Anda menggunakan bukti pengambilan SIM yang diserahkan petugas. Tetapi, harus antri ya.

 

Biaya yang harus dikeluarkan

Ketika mengurus SIM yang hilang, Anda akan dikenakan biaya penggantian. Biaya tersebut tergantung dari jenis SIM yang hilang. Untuk SIM A, Anda akan dikenakan biaya sekitar Rp 130 ribu. Biaya tersebut sudah termasuk biaya penggantian, biaya asuransi jiwa, dan biaya cek kesehatan. Sedangkan untuk SIM C, Anda harus membayar biaya penggantian sekitar Rp 125 ribu.

 

Apabila sudah mendapatkan SIM yang baru, sebaiknya simpan di tempat yang aman. Selain itu, pastikan kelengkapan dokumen Anda ketika berkendara ya, jangan sampai kena masalah akibat dokumen tidak lengkap. Apalagi sampai ditilang..

surat tilang

Ferdi Julias

SHARE