Uang Rp75 Ribu Bisa Digunakan untuk Transaksi, Benarkah?

Uang Rp75 ribu yang limited edition sebenarnya bisa dipakai untuk transaksi atau tidak sih? Cari tahu selengkapnya di artikel berikut yuk.

uang Rp75 ribu

Dalam rangka memperingati Kemerdekaan RI ke-75, tahun lalu Bank Indonesia (BI) merilis uang khusus pecahan Rp75 ribu atau yang dinamakan Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK). 

Uang yang dikeluarkan dalam jumlah terbatas ini sempat menjadi buruan masyarakat Indonesia. Apalagi saat itu, setiap Warga Negara Indonesia (WNI) hanya dibatasi bisa memiliki satu lembar uang Rp75 ribu.

Baca juga: Kenapa Nilai Mata Uang Selalu Berubah? Berikut Alasannya

Nah, yang mungkin menjadi pertanyaan, apakah uang Rp75 ribu tersebut bisa digunakan untuk transaksi atau tidak ya? Berikut penjelasan tentang kegunaan dari UPK.

Alat pembayaran yang sah

Merujuk pada informasi dari akun Instagram resmi BI @bank_indonesia, uang rupiah yang belum ditarik dari peredaran, termasuk uang Rp75 ribu dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah Indonesia.

Hal ini ditegaskan pada Peraturan BI No. 22/11/PBI/2020 pada pasal 1, yang menjelaskan bahwa BI mengeluarkan dan mengedarkan uang rupiah khusus Peringatan 75 Tahun Kemerdekaan RI dengan pecahan 75.000 sebagai alat pembayaran yang sah.

Jadi, jangan khawatir apabila ingin menggunakan uang Rp75 ribu saat bertransaksi.

Namun, bagaimana jika ada orang yang menolak menerima pembayaran dengan uang tersebut?

Berdasarkan Undang-Undang No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang pada pasal 23 ayat 1 diatur bahwa setiap orang dilarang menolak untuk menerima rupiah yang penyerahannya dimaksudkan sebagai pembayaran.

Baca juga: 3 Alasan Suatu Negara Tidak Mencetak Uang Sebanyak-banyaknya

Lebih lanjut, pada pasal 33 ayat 2 dijelaskan bahwa orang yang menolak menerima uang rupiah untuk transaksi kecuali jika diragukan keasliannya bisa dipidana kurungan paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp 200 juta. 

Bisa gunakan untuk hal lain

Uang Rp 75 ribu tidak hanya dapat digunakan sebagai transaksi jual dan beli. Kamu juga dapat menggunakan uang pecahan Rp75 ribu untuk keperluan lain.

Baca juga: Cara Menolak Teman yang Mau Pinjam Uang, Halus Tetapi Tegas

Berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan dengan pecahan uang edisi terbatas ini.

1) Koleksi

Uang yang memiliki desain khusus dan diedarkan secara terbatas ini menarik untuk dijadikan koleksi pribadi, khususnya bagi para kolektor uang.

2) THR atau angpao

Uang Rp75 ribu juga bisa dipakai untuk berbagi di momen Hari Raya, seperti Tunjangan Hari Raya (THR) atau angpao saat Imlek.

3) Mahar pernikahan

Selain untuk THR, uang Rp75 ribu bisa pula dimanfaatkan sebagai mahar pernikahan yang menarik. Asalkan, jangan sampai merusak uang tersebut ya.

Cara menukar uang Rp75 ribu di Bank Indonesia

Meski dikeluarkan dengan jumlah terbatas, hingga saat ini masyarakat bisa melakukan penukaran uang Rp75 ribu di seluruh kantor BI dan jaringan kantor bank.

Lalu, bagaimana caranya menukar atau mendapatkan uang Rp75 ribu? Berikut tata caranya.

  1. Penukaran bisa dilakukan untuk WNI yang memiliki KTP.
  2. Lakukan pemesanan penukaran melalui situs pintar.bi.go.id untuk memperoleh bukti pemesanan penukaran.
  3. Datang ke kantor Bank Indonesia membawa KTP asli dan fotokopi, serta bukti pemesanan penukaran.
  4. Siapkan uang dengan nominal berjumlah Rp75.000 atau sesuai dengan jumlah yang ingin ditukarkan (maksimal Rp7.500.000/hari).

Baca juga: Tips yang Bikin Kamu Mandiri Secara Finansial di Usia Muda

Penukaran uang Rp 75ribu dibatasi sebanyak 100 lembar per KTP setiap harinya. Apabila ingin mendapatkan uang Rp75 ribu lebih banyak, dapat melakukan penukaran di hari lain.

Jadi, sekarang kamu tak perlu ragu lagi menggunakan UPK ini untuk transaksi.

Bila ingin menukarkan pecahan Rp75 ribu, kamu bisa datang ke BI. Namun, bila ingin membeli mobil yang sesuai budget, kamu tinggal klik button di bawah ini.

Cari Mobil Sesuai Budget