Tips Memilih Waktu yang Tepat untuk Investasi Saham

Masih bingung menentukan waktu yang tepat untuk investasi saham? Beberapa tips berikut dapat membantu kamu.

waktu yang tepat untuk investasi saham

Saat ingin berinvestasi saham, pertanyaan yang mungkin sering muncul adalah “Kapan waktu yang tepat untuk investasi saham?”

Investasi saham dikenal sebagai investasi yang memiliki profit tinggi, tetapi juga punya risiko yang tinggi. Maka dari itu penting sekali untuk tahu waktu yang tepat untuk investasi saham.

Meski tidak mudah, ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar bisa menentukan waktu yang tepat untuk investasi saham. Apa saja? Berikut penjelasannya.

Lakukan analisis sebelum membeli

Sebelum memutuskan untuk membeli satu saham, penting untuk melakukan analisis terlebih dahulu. Jangan sampai beli duluan baru membuat perencanaan belakangan.

Baca juga: Auto Paham! Begini Cara Membaca Grafik Saham untuk Pemula

Ada dua jenis analisis yang biasa dilakukan pada investasi saham.

  • Analisis fundamental, yang melihat dari kondisi ekonomi, politik, dan tren bisnis. Selain itu, kamu juga bisa lihat laporan keuangan perusahaannya.
  • Analisis teknikal, yang melihat pergerakan harga saham dalam rentang waktu tertentu serta melihat titik tertinggi dan terendah harga saham. 

Perlu diingat, bahwa harga saham yang murah bukan berarti akan selalu menguntungkan.

Belilah saham dengan harga murah di perusahaan yang memiliki kinerja baik, supaya kamu dapat profit bagus.

Jadi, lakukan analisis dulu terhadap perusahaan yang diincar, apakah sedang dalam kondisi untung atau merugi.

Perhatikan juga rencana bisnis perusahaan, seperti akuisisi atau ekspansi.

Waktu yang tepat untuk jual-beli saham

Sebagian investor meyakini ada waktu tertentu yang tepat untuk investasi saham. Namun, hal itu tidak bisa jadi patokan karena tergantung pada faktor lainnya, misalnya adalah sentimen pasar.

Mungkin yang bisa dilakukan adalah mencoba mengenali kecenderungan harga saham di waktu atau situasi tertentu.

Contohnya, di pagi hari saat pasar baru buka, harga saham cenderung mengalami kenaikan dan penurunan yang cukup cepat.

IHSG di pagi hari cenderung hijau atau mengalami technical rebound setelah beberapa hari sebelumnya turun. Tetapi, kondisi pasar tersebut terjadi ketika kondisi normal.

Baca juga: 4 Faktor yang Dipertimbangkan Investor dalam Berinvestasi

Lalu, di siang hari mendekati jam istirahat, harga saham cenderung tidak setinggi pagi atau sore hari. Ini bisa dimanfaatkan untuk menjual saham yang sudah naik.

Sore hari diyakini beberapa trader sebagai waktu untuk trading saham, karena biasanya banyak saham yang harganya meningkat.

Ini bisa jadi waktu yang tepat untuk investasi saham.

Beli saham tiap kuartal

Bagi pemula, kamu bisa mempertimbangkan untuk membeli saham di tiap kuartal (3 bulan sekali) atau sebanyak 4 kali dalam setahun.

Satu tahun terbagi menjadi 4 kuartal, yaitu kuartal 1 pada Januari-Maret, kedua pada April-Juni, ketiga pada Juli-September, dan terakhir Oktober-Desember.

Baca juga: Honda Monkey untuk Investasi, Berapa Harganya Sekarang?

Tiap kuartal, perusahaan akan merilis laporan keuangannya. Kamu dapat membeli saham pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November setelah perusahaan mengeluarkan laporan keuangan.

Membeli saham tiap kuartal juga dapat membangun kebiasaan untuk berinvestasi secara teratur dan konsisten.

Terutama untuk investor pemula, konsistensi sangat penting meskipun belum menghasilkan keuntungan besar.

Penting untuk tentukan tujuan

Terakhir, pastikan kamu sudah memiliki tujuan sebelum menentukan waktu yang tepat untuk investasi saham. Setiap orang punya tujuan investasi yang berbeda-beda.

Kamu harus merencanakan tujuan investasi dan berapa lama jangka waktu investasi yang akan dilakukan.

Sebisa mungkin sesuaikan tujuan membeli saham dengan tujuan finansial.

Baca juga: Menabung dan Investasi, Mana yang Harus Didahulukan?

Dengan begitu, kamu bisa fokus memilih perusahaan tertentu yang sahamnya ingin dibeli dan menentukan kapan waktu kamu akan investasi saham.

Jika sudah menentukan tujuan yang kuat, melakukan analisis perusahaan dan kondisi pasar, lama-kelamaan kamu bisa menentukan waktu yang tepat untuk investasi saham.