Syarat Perjalanan Terbaru Setelah Larangan Mudik Berakhir

By Reka Harnis - Mei 18, 2021

Periode larangan mudik telah resmi berakhir, lalu bagaimana syarat perjalanan terbaru di masa pandemi?

Syarat perjalanan terbaru

Larangan Mudik Lebaran 2021 yang dikeluarkan pemerintah telah berakhir pada Senin (17/5/2021). Meskipun begitu, bukan berarti masyarakat sudah bisa bebas melakukan perjalanan ke luar kota.

Pasalnya, terdapat pengetatan perjalanan sesuai dengan Adendum Surat Edaran Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.

Adendum ini mengatur tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 selama Ramadhan 1442 H.

Lalu, masa pengetatan perjalanan setelah peniadaan mudik lebaran berlaku sehari setelah periode larangan mudik lebaran 2021, yakni pada 18-24 Mei 2021, dan berlaku untuk pelaku perjalanan darat, laut, dan udara.

Adanya adendum Surat Edaran ditujukan demi mengantisipasi peningkatan arus pergerakan penduduk yang berpotensi meningkatkan penularan kasus antardaerah pada masa sebelum dan sesudah periode peniadaan mudik diberlakukan.

Mau tau syarat perjalanan terbaru 2021? Berikut informasinya.

Syarat perjalanan terbaru transportasi darat

Sesuai dengan peraturan pemerintah, maka para pelaku perjalanan darat yang menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum diimbau untuk melakukan tes Covid-19 baik tes antigen, PCR, maupun GeNose dalam waktu 1 X 24 jam sebelum keberangkatan.

Tidak hanya itu, pelaku perjalanan transportasi umum darat juga akan dilakukan tes acak, baik rapid test antigen atau GeNose C19 bila diperlukan oleh Satgas covid-19 daerah.

Baca juga: THR Masih Numpuk? Sikat Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta Ini

Pelaku perjalanan darat juga diimbau untuk mengisi e-HAC Indonesia.

Sementara itu, untuk anak-anak di bawah 5 tahun tidak diwajibkan melakukan tes baik RT-PCR/rapid antigen atau tes GeNose sebagai syarat perjalanan.

Bila pelaku perjalanan negatif tes namun menunjukkan gejala, maka pelaku perjalanan tidak boleh melanjutkan perjalanan dan diwajibkan melakukan tes diagnostik RT-PCR dan isolasi mandiri selama hasil pemeriksaan berlangsung.

Perjalanan rutin dengan transportasi darat baik pribadi maupun umum dalam satu wilayah aglomerasi perkotaan tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat hasil tes RT-PCR/rapid test antigen/tes GeNose C19 sebagai syarat perjalanan, tetapi akan ada tes acak bila diperlukan.

Berita Terkait

Author