Sejarah Awal Motor Cub disebut Motor Bebek

Kebanyakan masyarakat Indonesia menyebut motor cub dengan motor bebek, apa alasannya?

motor bebek

Sebelum motor matik menjadi menjadi idola kendaraan roda dua masa kini, ada motor bebek yang bisa dibilang adalah raja jalanan pada masanya.

Motor bebek adalah sebutan lain dari motor cub atau moped yang mulai mengaspal sejak tahun 1970an dan sempat jadi primadona di awal 2000an.

Pada rentang tahun yang sama, Indonesia diserbu berbagai macam model motor bebek buatan Jepang dan Tiongkok.

Baca juga: Tips Beli Motor Tua Ini Bakal Bikin Amsyongmu Berkurang

Bagaimana sejarah awal moped atau motor cub bisa disebut motor bebek oleh masyarakat Indonesia?

motor bebek

Sebutan moped

Sejarah harafiah, moped di Indonesia merupakan kependekan dari motor sepeda atau motor pedal. Awalnya, memang kehadiran motor cub dilengkapi dengan pedal layaknya sepeda.

Sebagai informasi, sebutan moped dipopulerkan oleh jurnalis Swedia, Harald Nielsen pada 1952, kependekan dari motor pedaler.

Ini adalah sebutan untuk motor dengan kapasitas mesin yang kecil, awalnya dengan pedal juga, mudah dikendarai dan legal dijalankan di jalan raya.

Baca juga: Honda Monkey untuk Investasi, Berapa Harganya Sekarang?

Walaupun begitu, aturan mengenai moped berbeda di berbagai negara.

Misalnya di Uni Eropa, kecepatan maksimal moped dibatasi hanya 45 kilometer per jam, dan di Jepang 30 kilometer per jam.

motor bebek

Sedangkan negara ASEAN, termasuk Indonesia, motor bebek diizinkan memiliki kecepatan maksiman antara 100 sampai 120 kilometer per jam.

Lalu, motor cub diambil dari referensi moped keluaran Honda dan mulai dikenalkan di dunia pada tahun 1958.

Nah, motor ini juga yang jadi cikal bakal motor bebek menjadi raja jalanan di Indonesia.

Sebelum hadirnya motor bebek di Indonesia, kendaraan roda dua didominasi oleh skuter 2-tak, dalam hal ini ada merek dari Italia, seperti Vespa dan Lambretta.

Baca juga: Sejarah Mobil Kodok, Mesinnya Ada di Belakang

Skuter 2-tak terkenal dengan bodinya yang berat karena terbuat dari besi, sedangkan moped hanya sebagian bodi terbuat dari besi, sisanya plastik, sehingga bobot dan handling-nya lebih ringan.

motor bebek

Sejarah motor bebek

Tidak hanya Indonesia yang punya sebutan untuk moped, namun juga berbagai negara lain, contohnya sebutan underbone di beberapa negara barat karena jenis sasis yang digunakan.

Seperti diketahui, orang Indonesia memang kreatif soal nama julukan kendaraan yang disangkut pautkan dengan nama hewan, sebut saja ada Kijang Buaya, Corolla Lele, Taft Kebo, VW kodok, dan banyak yang lainnya.

Baca juga: 5 Biang Kerok Motor Limbung, Bikin Tidak Stabil Saat Riding

Selain motor bebek, ada jenis motor lain yang dikenal dengan motor ayam jago atau ayago.

Sebenarnya, motor ayago masih satu basis dengan motor bebek, hanya bagian setangnya menggunakan jenis jepit layaknya motor sport.

Sebutan motor bebek muncul karena bentuknya, dari bagian tengah hingga setang atau bagian batok, menyerupai leher bebek. Lalu fairing-nya diibaratkan seperti sayap bebek.

Di Indonesia, motor bebek Honda mulai mengaspal sejak tahun 1961. Dari periode tersebut hingga 1980an dengan Honda C100, Honda C102, dan Honda C110 yang dikenal sebagai Honda Unyil.

Baca juga: Sejarah dan Jenis-jenis Vespa Matik, Ada Edisi Terbatasnya

Lalu periode 1970-1980an kesuksesan motor bebek Honda dilanjutkan dengan Honda C50, Honda C70, Honda C90, Honda Super Cub 700, Honda Super Cub 800.

motor bebek

Tidak ketinggalan, Suzuki dan Yamaha ikut mengeluarkan motor bebek. Bedanya, kedua merek tersebut menggunakan mesin 2-tak, sementara Honda dari awal kemunculannya konsisten dengan mesin 4-tak.

Akhir periode 1980an, Honda mulai mengeluarkan keluarga Astrea, Seperti Honda Astra Star dan Honda Astrea Prima.

Lalu era 1990an terkenal dengan Honda Astra Grand dan Honda Astra Impressa.

Baca juga: Review Motor Trail Honda yang Siap Trabas Medan Terjal

Kesuksesan keluarga Astra berlanjut di era 2000an dengan Honda Astrea Supra dan Honda Astra Legenda.

Terakhir pada tahun 2018, PT Astra Honda Motor (AHM) mengenalkan Honda Super Cub C125, paduan antara desain klasik dan fitur modern.

Sekarang, motor jenis ini banyak diburu pecinta roda dua, baik untuk koleksi, hobi, atau nostalgia masa lalu.

Harga motor bebek klasik tergantung kondisi barangnya, meski begitu spare part-nya masih melimpah di pasaran. Kamu tertarik untuk ikut mengoleksi juga?