Review All New BMW X5: Si Bos yang Makin Gagah

By Arris Riehady - June 21, 2019

Dikenalkan pada 11 April 2019, Seva.id, berkesempatan menjajal The Boss. Seperti apa rasanya? Ini dia review All New BMW X5!

All New BMW X5 atau yang akrab disapa The Boss oleh BMW, menjadi titik penting dari The Year of X setelah peluncuran generasi terbaru BMW X1, BMW X2, BMW X3, dan BMW X4.

 

Selama kehadirannya di dunia BMW X5 sudah terjual 2,1 juta unit dan lebih dari 1.300 unit terjual di Indonesia.

 

Karena semakin dekat dan lekat dengan masyarakat Indonesia, tak heran bila All New BMW X5 kini dirakit lokal di BMW Production Network 2, Jalan Gaya Motor Sunter.

 

Mobil berkonsep sport activity vehicle (SAV), sebutan BMW untuk jenis sport utility vehicle (SUV), ini pertama kali dikenalkan BMW 20 tahun silam, atau tepatnya pada 1999. All New BMW X5 dengan kode G05 merupakan generasi keempat BMW X5.

 

Generasi pertama BMW X5 menggunakan kode E53, hadir pada 1999 dan digantikan generasi kedua yang berkode E70 pada 2006. Lalu BMW X5 generasi ketiga dengan kode F15 menggantikan generasi sebelumnya pada 2013.

 

Baca dulu: The Boss is Back! Ini Impresi All New BMW X5 Ketika Diluncurkan

 

Lalu, seperti apa rasanya berkendara dengan generasi terbaru? Ini dia review All New BMW X5!

Gagah dan sporty

Review All New BMW X5 dimulai dari bagian eksterior. Dibanding generasi terdahulu, All New BMW X5 memiliki wheelbase yang lebih panjang 42 milimeter, body memanjang 36 milimeter dan melebar 66 milimeter, serta ground clearance yang lebih tinggi 19 milimeter.

 

Tidak hanya itu, tampak depan, hal yang paling terlihat mendapat sentuhan pembesaran adalah desain kidney grille-nya. Ada alasan mengapa demikian, dengan BMW kidney grille dalam one pice surround ini dibekali teknologi Active Air Stream Kidney Grille untuk meningkatkan kedinamisan berkendara, selain membuat suhu mesin tetap dingin.

 

Di sampingnya bercokol sepasang lampu utama BMW Twin Headlight berbentuk hexagonal dengan semburat cahaya biru berbentuk X sebagai identitas mobil ini. Lampu utama tersebut dibekali dengan teknologi BMW Laser Headlight yang berpadu dengan Adaptive LED Headlight dan Selective Beam.

Kami tes saat malam hari, lampu ini mampu menerangi jalan yang gelap sekali pun. Tidak heran bila menurut klaim BMW, teknologi ini menghasilkan cahaya lampu yang 10 kali lebih terang dan 40 persen lebih efisien. Bahkan cahaya lampu mampu menerangi hingga jarak 500 meter dan secara pintar menyesuaikan cahayanya bila ada kendaraan lain di depan All New BMW X5.

 

Di bagian samping, bila generasi terdahulu garis body-nya lurus dari lampu depan hingga lampu belakang, berbeda dengan All New BMW X5. Garis body-nya, dari lampu depan kini terdapat lengkungan sebelum akhirnya berhenti di lampu belakang. Hall ini guna menambah aerodinamis serta menciptakan kesan gagah di SAV ini.

 

Sementara pada kaki-kaki, All New BMW X5 ditopang dengan velg dual tone Ferric Grey light-alloy 20 inci berdesain v-spoke yang dibalut ban jenis run flat tyres.

Mundur ke bagian belakang, lampu LED desain 3D menghiasi pintu bagasi. Bentuk L pada lampunya mewakili ciri khas dari keluarga BMW Seri X. Garis-garis di bagian ini juga memberikan indikasi fungsionalitas All New BMW X5. Ya, pintu bagasinya dapat terbuka dua bagian, atas dan bawahnya, dengan fitur otomatis.

 

Di Indonesia All New BMW X5 hadir dalam varian All New BMW X5 xDrive40i xLine, sehingga ada penambahan di sisi eksteriornya seperti kidney grille aluminium matte, underguard, roof rails, serta balutan Aluminium Satinated dan Pearl Chrome.

 

Desain ini, tentu saja menguatkan kesan gagah, dan All New BMW X5 tetap mempertahankan proporsi ciri khas SAV yang maskulin yang tetap elegan serta tidak meninggalkan kesan sporty.

Jadi bos dalam The Boss

Untuk masuk ke dalam kabin All New BMW X5 tidak perlu repot, dengan fitur Comfort Access terbaru, pengemudi cukup mengantongi BMW Display Key.

 

Saat pengemudi dan kunci terdeteksi dekat dengan mobil, maka kunci akan terbuka secara otomatis. Sebaliknya, jika pengemudi menjauh dari mobil maka pintu akan terkunci.

 

Kami merasa dilayani seperti bos oleh mobil ini. Pintar!

 

Kepintaran lain di kabin All New BMW X5 adalah Live Cockpit Professional berupa sistem navigasi adaptif, sistem multimedia berbasis hard-drive dengan memori 20GB dan dua port USB, plus interface Bluetooth dan Wi-FI.

Semua kebutuhan mengemudi, seperti hiburan, informasi berkendara, hingga navigasi dapat diatur dan dipantau melalui Control Display layar sentuh 12,3 inci atau iDrive dengan BMW Operating System 7.0. Layar ini juga dapat membaca gestur, seperti jari berputar untuk menaik-turunkan volume atau menggerakan jempol ke kanan dan ke kiri untuk memilih lagu.

 

Dengan Live Cockpit Professional pengemudi dapat terdeteksi secara otomatis dan personal setting dapat diaktifkan menggunakan BMW Display Key atau dengan memilih profil pengguna di Control Display dengan memasukkan PIN yang benar.

 

Mood di dalam kabin juga bisa diatur berdasarkan ambient light yang tersedia dalam warna hijau, oranye, merah, biru, putih, dan bronze.

Kenyamanan sempurna

Tidak sah rasanya membahas review All New BMW X5 tanpa kenyamanannya. Duduk di jok pengemudi adalah tempat yang tepat bila Anda memiliki All New BMW X5. Layaknya bos, seperti yang sudah kami bilang di atas, pengemudi benar-benar dimanjakan.

 

Mulai dari pengaturan posisi mengemudi, head rest, hingga lingkar kemudi, semuanya dapat diatur secara elektris. Bukan hal sulit menemukan posisi mengemudi yang nyaman di All New BMW X5 ini. Seluruh jok di All New BMW X5 dibalut dengan kemewahan bahan Vernasca Leather yang juga sampai hingga door trim dan arm rest depan.

 

Sementara, duduk di jok belakang tidak ada rasa sempit, diduduki dua orang dengan tinggi 175 cm dan 165 cm masih nyaman. Kepala tidak mentok plafon, dengkul pun tidak bersinggungan dengan jok depan. Jok belakang ini ada arm rest di bagian tengah dengan cup holder. Jok ini juga sudah dilengkapi ISOFIX untuk mengaitkan kursi balita.

 

Jok belakang kini didesain lebih nyaman dan memberikan leg room lebih lega hingga 30 persen dari generasi sebelumnya. Panorama glass roof pun 30 persen lebih lapang.

Baik pengemudi maupun penumpang tidak perlu berebut AC lagi. Di depan baik suhu dan hembusan angin dapat diatur secara individu, sementara di belakang hanya suhu yang dapat diatur secara individu.

 

Berbicara soal kepraktisan dan Anda yang gemar traveling, kami rasa All New BMW X5 adalah mobil yang tepat.

 

Menyandingkan mobil ini sebuah SAV, di dalamnya terdapat fasilitas wireless charging, USB charging, soket 12 volt, dan dua cup holder di console tengah. Lalu di console tengah ini juga ada laci dengan USB Type C charging.

 

Cup holder pun hadir di masing-masing door trim. Begitu pula dengan USB Type C charging di belakang jok penumpang dan pengemudi depan. Intinya, Anda tidak perlu khawatir kehabisan baterai smartphone dan gadget di mobil ini.

Bahkan di bagasi pun ada soket 12 volt!

 

Kapasitas bagasinya 645 liter, seperti yang sudah disebut di atas, pintunya dapat terbuka dua bagian secara otomatis untuk memudahkan proses keluar masuk barang. Jika dirasa terlalu tinggi, terdapat tombol untuk menurunkan suspensi mobil ini sekitar 40 milimeter.

 

Ya, ada fitur Adaptive 2-axle air suspension with automatic self-leveling suspension. Selain memudahkan keluar masuk barang, fitur ini juga membantu mobil saat melaju. Suspensi dapat naik hingga 40 milimeter dan turun 40 milimeter, tergantung kondisi jalan yang dilewatinya.

Tetap kencang

Review All New BMW X5 lanjut ke bagian mesin. All New BMW X5 dibekali dengan mesin berkapasitas 3.0 liter BMW TwinPower Turbo yang dipadu dengan twin-scroll turbocharger, Valvetronic, dan double VANOS di bawah kapnya.

 

Mesin tersebut menyalurkan daya melalui  Steptronic Sport Transmision 8 percepatan lengkap dengan paddle shift.

 

Sementara teknologi terbaru BMW xDrive dengan full time all wheel drive menunjukkan kelebihannya dengan memastikan traksi terbaik untuk All New BMW X5 di semua permukaan jalan ataupun off road sehingga meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendara.

 

Ada beberapa mode berkendara yang dapat dipilih, Sport, Comfort, dan Eco Pro.

Mulai dari Eco Pro, secara otomatis mesin akan membatasi tenaganya untuk mengemudi yang efisien dan hemat bahan bakar. Bahkan pengemudi bisa mengatur kecepatan maksimal yang diinginkan.

 

Lalu Comfort, mode berkendara ini cocok untuk sehari-hari, baik di jalan ibukota atau bebas hambatan. Dengan menggunakan mode ini seharian, dari The Plaza hingga ke Asya by Astra Modern Land di kawasan Jakarta Garden City, melewati berbagai kondisi jalan, tercatat konsumsi bahan bakar 10,5 liter per 100 kilometer.

 

Sekedar informasi, Asya merupakan konsep rumah di tepi danau yang berlokasi di jantung ibukota, yaitu di Jakarta Timur, yang menawarkan kualitas hidup paling berkesan.

Terakhir adalah mode Sport. Di sini benar-benar akan terasa seluruh tenaga yang dimiliki oleh mesin All New BMW X5. Menginjak gas sedikit saja badan langsung terasa ketarik ke belakang. Tidak sulit mencapai kecepatan 100 kilometer per jam di mode ini.

 

Klaim pihak BMW, mobil ini dapat melesat dari 0 hingga 100 kilometer perjam hanya dengan 5,5 detik saja. Kencang bukan?

Fitur dan harga

Untuk yang susah parkir, baik mundur atau paralel tidak perlu khawatir, All New BMW X5 kini memiliki Parking Assistant dan Reversing Assistant.

 

Untuk mengaktifkannya cukup menekan tombol di konsol tengah, maka secara otomatis sensor akan memindai lokasi parkir yang memadai untuk All New BMW X5. Jika sudah ditemukan pengemudi diminta untuk terus menekan tombol tersebut, melepas kemudi, gas, dan rem.

 

Dari tiga kali percobaan parkir otomatis, dua kali parkir seri mundur dan satu kali parkir paralel, All New BMW X5 mampu terparkir dengan rapih dan lurus.

Setelah membaca review All New BMW X5 Anda tertarik untuk memiliki The Boss? Siapkan uang senilai Rp 1.689.000.000 harga on the road (OTR) Jakarta.

 

Tiap pembelian All New BMW X5 langsung mendapatkan BMW Service selama lima tahun atau 60.000 kilometer, garansi 36 bulan, dan perlindungan ban 36 bulan.

 

Berita Terkait

Author

What (apa), Who (siapa), When (kapan), Where (dimana), Why (kenapa), dan How (bagaimana). Suka kecepatan dan ketinggian. I am @arristoocrazy!