Perbedaan Fungsi Strut Bar dan Sway Bar Mobil, Jangan Tertukar

Sering digunakan untuk meningkatkan handling, apa bedanya fungsi strut bar dan sway bar? Ini pejelasannya.

fungsi strut bar

Secara umum, fungsi strut bar dan sway bar adalah menjaga stabilitas mobil sehingga tidak limbung ketika menikung dan dipacu dalam kecepatan tinggi.

Strut bar dan sway bar biasanya ditemukan serta dipasang pada mobil berperforma tinggi seperti sport car, hyper car, atau mobil balap keperluan kompetisi.

Namun, untuk keperluan kompetisi, strut bar dan sway bar umumnya didukung oleh perangkat stabilizer seperti roll bar dan lainnya yang menunjang keselamatan.

Perangkat tersebut juga ada yang dihubungkan dengan elektronik agar dapat berfungsi sesuai kebutuhan secara otomatis.

Baca juga: 5 Penyebab Mobil Limbung yang Berbahaya Bagi Pengemudi

Lalu, apakah strut bar dan sway bar dibutuhkan pada mobil yang digunakan untuk transportasi sehari-hari?

Bisa saja, khususnya pada jenis MPV atau SUV dengan ground clearance tinggi yang rawan limbung.

Tujuan pemasangan strut bar dan sway bar pada mobil harian adalah untuk mengurangi limbung atau body roll, sehingga menambah faktor keamanan dan keselamatan saat berkendara.

Penyebab mobil limbung sebenarnya bisa jadi dari bawaan pabrikan atau modifikasi yang dilakukan oleh pemiliknya.

Mobil limbung dapat dirasakan saat mobil dalam kecepatan tinggi dan menikung dengan cepat.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Weight Reduction Mobil dan Keuntungannya

Perlu diketahui, mobil limbung memiliki potensi bahaya, tetapi dapat diminimalisir apabila pengemudi mengetahui karakteristik mobilnya.

Jika menikung dalam kecepatan tinggi, mobil bisa saja kehilangan traksi dan terbalik.

fungsi strut bar

Fungsi strut bar

Strut bar terpasang di balik kap mesin, menghubungkan sasis dan strut tower yang menjadi mounting suspensi antara kiri dan kanan. Terlihat seperti batang besi yang melintang di atas mesin.

Jika sudah terpasang, fungsi strut bar akan menambah kekakuan pada sasis dan suspensi sehingga membuat mobil lebih seimbang saat berbelok karena tekanan yang merata.

Baca juga: Hal yang Bakal Kejadian Kalau Lupa Menurunkan Hand Brake

Hal ini akan mengurangi gejala mobil limbung jika dipacu dalam kecepatan tinggi di jalan bebas hambatan, karena traksi pada ban tetap optimal.

Selain itu, fungsi strut bar adalah memberikan kestabilan saat mobil menikung, jadi handling tetap stabil dan ban tidak kehilangan traksi.

Namun, ada juga kekurangan strut bar jika diaplikasikan pada mobil harian, yang paling terasa adalah suspensi menjadi lebih keras karena rigiditas otomatis bertambah.

Tentunya akan mengurangi kenyamanan saat berkendara melewati jalan yang tidak rata, berlubang, atau speed bump.

Ini juga yang menjadi salah satu faktor mengapa pabrikan tidak memasangkan strut bar pada tiap produknya.

Baca juga: 7 Fitur Keselamatan Mobil Modern yang Bikin Pengendara Aman

Jika ingin memasang strut bar, jangan salah pilih. Walau banyak tersedia strut bar after market di bengkel atau marketplace, pastikan kamu memilih yang berkualitas.

Sebagai acuan, mobil dengan performa tinggi untuk kompetisi biasanya menggunakan strut bar yang terbuat dari bahan berkode 4041 chromoly steel dengan kekuatan tari mencapai 95.000 psi.

fungsi strut bar

Fungsi sway bar

Jika strut bar di pasang pada bagian depan, tepatnya di bagian engine bay, sway bar berada di bagian belakang yang menghubungkan antar suspensi.

Baca juga: Fungsi Tie Rod Mobil dan Mengenal Ciri Kerusakannya

Fungsi sway bar sama dengan fungsi strut bar, yaitu memperkuat rigiditas pada bagian kaki-kaki mobil, khususnya suspensi.

Dengan pemasangan sway bar, kelenturan tower suspensi akan berkurang sehingga traksi pada ban lebih optimal.

Sway bar juga menjaga ketinggian sisi roda tetap sama walau mobil sedang menikung, efeknya gejala limbung akan berkurang.

Bila strut bar dan sway bar dikombinasikan, tentunya handling mobil akan semakin mantap ketika bermanuver.

menentukan BBM yang tepat

Kekurangan sway bar juga sama dengan strut bar, suspensi mobil akan jadi lebih keras. Pemasangan dua komponen memang harus sesuai dengan kebutuhan berkendara dan medan jalan yang sering dilalui.

Baca juga: Cara Kerja Rack Steer Mobil dan Mendeteksi Kerusakannya

Ada baiknya pemasangan strut bar dan sway bar menjadi satu paket. Jika hanya memasang strut bar tanpa sway bar, maka mobil akan lebih mudah understeer.

Sementara jika hanya memasang sway bar tanpa strut bar, mobil lebih mudah oversteer.

Sebelum memasang strut bar dan sway bar mobil, ada baiknya kamu konsultasikan dulu pada mekanik atau ahlinya.

Tidak perlu repot dan antre kalau mau ke bengkel resmi, gunakan saja layanan Booking Service Seva.id.

Jadi, tunggu apalagi? Gunakan fitur Booking Service sekarang, yuk!

Booking Service