Penghasilan Sudah Mencukupi, Mending Beli Rumah atau Mobil Baru?

Rumah dan mobil merupakan dua aset yang sepertinya saat ini wajib dimiliki. Sayangnya, keduanya memiliki harga yang tidak murah. Lalu, bila sudah memiliki cukup uang, pilih beli rumah baru atau mobil baru?

 

Pilih beli rumah baru atau mobil baru menjadi dilema yang banyak dihadapi masyarakat belakangan ini. Saat besarnya keuangan belum cukup untuk membeli keduanya, Anda terpaksa harus memilih salah satu yang terbaik di antara keduanya. Ada yang pilih beli rumah baru dulu, ada juga yang pilih mobil baru.

 

Alasannya beragam, bagi yang sudah berkeluarga memilih rumah karena jaminan masa depan untuk tempat tinggal. Sementara milenial memilih mobil karena berpikir dapat menunjang aktivitas serta membawa mereka bepergian lebih jauh.

 

Namun, rata-rata pakar keuangan lebih menganjurkan untuk beli rumah dulu, baru beli mobil. Kenapa?

Investasi

Bisa dibilang, baik rumah dan mobil adalah investasi. Rumah adalah investasi yang kecenderungan nilainya akan terus naik tiap tahun. Sementara mobil lebih banyak yang nilainya terus turun. Walau ada juga yang nilainya terus naik seperti mobil antik dan klasik, tapi ini bukan mobil yang bisa dipakai untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

 

Bisa saja Anda membeli rumah baru saat ini dengan harga Rp 500 juta. Seiring dengan kenaikan nilai, mungkin setelah 2 tahun harga rumah tersebut melonjak menjadi Rp 750 juta. Sementara mobil baru seharga Rp 200 juta setelah dipakai 2 tahun, nilainya susut 30%.

 

Harga rumah baru saat ini memang sudah jauh di atas harga mobil baru, sehingga ketika Anda memutuskan untuk membelinya, ada baiknya menyiapkan dana lebih besar untuk uang muka maupun cicilan.

Kebutuhan primer

Seperti yang sudah dijabarkan di atas, bagi yang sudah berkeluarga atau ingin berinvestasi, rumah merupakan salah satu kebutuhan primer. Rumah adalah tempat tinggal sekaligus tempat peristirahatan bagi seluruh anggota keluarga.

 

Jangan sampai Anda terjebak dalam “rumah nebeng orang tua atau mertua, sementara mobil tidak bisa karena pribadi”. Memang mau sampai kapan tinggal bersama orang tua atau mertua?

 

Tinggal di rumah sendiri pasti lebih nyaman karena Anda bisa melakukan apa pun sesuka hati tanpa diselimuti rasa sungkan.

 

Sedangkan mobil hanyalah sebuah kendaraan yang berfungsi untuk mengantarkan Anda ke lokasi tujuan saat hendak beraktivitas. Kalaupun tidak punya mobil, setidaknya Anda bisa menggunakan transportasi umum atau online untuk berangkat ke tempat kerja.

 

Anda juga perlu mempertimbangkan rencana ke depan. Misalnya bila akan mencari rumah yang dekat dengan tempat kerja, apakah kebutuhan mobil tersebut masih sangat penting?

 

Dari pertanyaan dan berbagai pertimbangan di atas, Anda dapat mengetahui apakah sebaiknya membeli mobil dulu atau tidak.

Sumber penghasilan

Jika memang Anda memilih beli mobil lebih dahulu dengan alasan untuk dijadikan sumber penghasilan, maka pelajari dan hitung dengan cermat mengenai potensi keuntungan yang bisa didapatkan.

 

Apakah dapat menutup cicilan dan juga biaya perawatan yang timbul?  Bila memang peran mobil sebagai sumber penghasilan dapat memberikan potensi hasil yang cukup baik, maka tidak ada salahnya untuk membeli mobil dahulu.

 

Selain kebutuhan, Anda juga perlu mengecek kondisi keuangan dan juga harga mobil yang ingin dibeli. Apakah dana Anda sudah cukup untuk membayar uang muka dan juga cicilannya?

 

Mobil memang bisa dijadikan sumber penghasilan, misalnya disewakan atau sebagai transportasi taksi online. Jangan salah, rumah juga bisa dikontrakan dan menghasilkan uang. Rumah juga memiliki umur ekonomis yang lebih lama dibandingkan mobil.

 

Cicilan lebih lama

Harga rumah baru memang jauh lebih mahal dibanding harga mobil baru, walau tidak semua.

 

Tapi saat memutuskan beli rumah lebih dahulu, Anda bisa memilih tenor cicilan yang lebih lama untuk melunasinya. Tenor cicilan maksimum yang ditawarkan oleh penyedia Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah 20 tahun.

 

Sementara untuk mobil, walau kadang diberikan banyak potongan harga dan promosi, tenor cicilan maksimum yang ditawarkan rata-rata 3 hingga lima tahun saja.

 

Dengan ternor terlama, untuk rumah seharga Rp 500 jutaan dan mobil Rp 200 jutaan, besar cicilan per bulannya berkisar antara Rp 2,5 – Rp 3 juta.

Rumah dan mobil memang sama-sama penting. Tapi, kalau ditinjau dari segi kegunaan, bagaimana menurut Anda?