Pengaruh Diameter Knalpot ke Performa Mobil, Signifikan?

Banyak yang beranggapan kalau semakin besar diameter knalpot makan performa mobil akan semakin baik. Benarkah begitu?

diameter knalpot

Salah satu cara untuk memberikan karakter yang berbeda pada mobil adalah dengan melakukan modifikasi. Salah satu yang dianggap paling mudah adalah dengan memodifikasi knalpot.

Adanya modifikasi knalpot memang membuat mobil dapat menghasilkan suara yang lebih gagah, tampilan tambah keren, dan tarikan mesin bisa jadi lebih enteng.

Lalu, bagaimana jika modifikasi yang dilakukan adalah dengan mengubah diameter knalpot?

Tidak sedikit yang beranggapan, kalau semakin besar diameter knalpot, maka akan memberikan pengaruh lebih baik terhadap performa. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Diameter knalpot seharusnya disesuaikan dengan kapasitas mesin mobil yang diusung. Jangan sampai dimensi exhaust melebihi kapasitas mesin.

Toyota Raize

Misalnya, mobil berkapasitas 1.000 sampai 1.500 cc, masih bisa menggunakan pipa exhaust dengan diameter 2 inci. Kalau 1.500 hingga 2.000 cc, pakai 2,5 inci dan seterusnya.

Baca juga: Ini Arti Nomor Rangka Mobil yang Jarang Diketahui

Dengan begitu, tenaga yang dihasilkan stabil atau bahkan lebih baik dari sebelumnya, sedangkan menggunakan saluran pembuangan dengan ukuran pengaturan yang lebih besar dari kapasitas mesin, justru akan melemahkan semburan tenaga.

Oleh karena itu, pemilik disarankan untuk tetap menggunakan knalpot asli bawaan mobil.

Atau, jika ingin melakukan modifikasi, pastikan ukuran knalpot sesuai dengan kapasitas mesin demi menjaga performa mobil, mesin awet, dan mobil berumur panjang.

Selain menyesuaikan diameter knalpot dengan kapasitas mesin, agar tidak salah pilih, berikut ini beberapa tips memilih knalpot yang tepat.

gejala kerusakan knalpot

Periksa saluran gas buang

Struktur saluran gas buang atau knalpot pada setiap mobil berbeda. Oleh sebab itu, sebelum melakukan ubahan dengan knalpot baru, periksa struktur gas buang terlebih dahulu. 

Hal ini ditujukan agar saat kamu memasang knalpot baru, strukturnya bisa sesuai sehingga dapat meningkatkan performa kinerja mesin mobil.

diameter knalpot

Sesuaikan bentuk header knalpot

Jika kamu pernah mendengar bunyi asing yang berasal dari knalpot, maka bisa jadi bunyi tersebut muncul akibat pengaruh bentuk header yang berbeda.

Mengganti header knalpot kadang dilakukan untuk menghasilkan suara knalpot yang lebih khas dan sesuai selera. Selain itu, penggantian header knalpot juga dapat mempengaruhi tarikan mesin mobil.

Baca juga: Begini Cara Mengurus Nomor Rangka Hilang atau Keropos

Namun, penggunaan header yang terlalu besar bisa menjadi masalah bila tidak sesuai, karena tenaga mesin akan menurun.

Jadi, sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan mobil kamu. Agar tidak keliru, kamu bisa konsultasikan terlebih dahulu kepada mekanik profesional.

ganti knalpot mobil

Jangan lakukan modifikasi yang berlebihan

Selain header, ada juga pipa knalpot dan muffler. Masing-masing komponen tersebut memiliki fungsi yang berbeda.

Jika kamu menggunakan mobil dengan transmisi otomatis, cukup mengganti header berkonfigurasi 4-2-1 dengan desain yang tepat, ditambah diameter pipa yang tidak terlalu besar.

Pasalnya, melakukan modifikasi yang berlebihan justru akan menurunkan performa mobil kesayangan kamu.

diameter knalpot

Resonator yang pas 

Resonator adalah bagian dalam knalpot yang berfungsi sebagai peredam suara. Maka dari itu, kamu harus memperhatikan bagian resonator dan pilih dimensi yang pas sesuai dengan jenis mobil. 

Baca juga: Cara Blokir STNK Online untuk Mobil yang Sudah Dijual

Perlu diketahui, memilih resonator tanpa perhitungan yang matang dapat membuat bahan bakar lebih boros, performa mesin menurun, sampai bikin mesin mobil cepat rusak. 

diameter knalpot

Pipa knalpot berkualitas 

Agar performa mobil terjaga dan terhindar dari kemungkinan knalpot mengeluarkan asap hitam, pastikan kamu memilih pipa knalpot yang berkualitas.

Sebaiknya, pilihlah pipa knalpot dengan bentuk dan lekukan yang sempurna sesuai dengan jenis dan tipe mobil. 

Sebab, jika desain lubang, konfigurasi, dan lekukan pipanya sesuai, gas buang yang keluar dari mesin tidak mengalami hambatan serta tidak mudah berkarat dan tersumbat.

Selain itu, semakin lancar gas hasil pembakaran terbuang, maka tenaga mobil akan semakin besar. Untuk material pipa knalpot terbaik, pilih yang berbahan titanium karena dipercaya lebih tahan lama dan tahan karat.

Selain 5 tips di atas, jika ingin melakukan ubahan pada knalpot, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada bengkel yang terpercaya, ya. 

Jangan sampai, niat awal ingin membuat mobil semakin kece namun malah mengorbankan performa mobil.