Menghitung Rincian Biaya STNK Hilang dan Cara Mengurusnya

STNK yang hilang harus segera diurus. Berapa biaya bikin STNK hilang? Berikut rinciannya.

STNK hilang

Setiap pemilik kendaraan wajib memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Jika STNK hilang, kamu harus menanggung biaya bikin STNK yang baru.

Terkadang ada saja kejadian yang membuat pemilik kendaraan kehilangan STNK, baik itu karena kelalaian pemilik atau ada kejadian tak terduga lain. 

Apabila STNK hilang, maka pemilik kendaraan harus segera mengurusnya dengan membuat STNK baru.

Baca juga: Cara Menghitung Pajak Motor di STNK, Begini Rumusnya

Kenapa harus segera diurus? STNK adalah salah satu dokumen kendaraan yang wajib dibawa pada saat berkendara.

Kalau tidak membawa STNK, bisa dikenakan sanksi denda hingga Rp500 ribu berdasarkan aturan UU LLAJ Pasal 288 ayat 1.

Selain itu, STNK asli juga dibutuhkan sebagai dokumen persyaratan untuk membayar pajak tahunan atau lima tahun kendaraan.

Tidak bisa digantikan dengan STNK fotokopi meski sudah ada Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Baca juga: Warna Pelat Nomor Kendaraan Bakal Berubah Tahun Depan

Tentunya, kamu tidak mau kan kalau sampai harus menanggung biaya lain? Lantas, berapa biaya bikin STNK yang hilang dan bagaimana cara mengurusnya?

Berikut rincian biaya bikin STNK yang hilang serta cara mengurusnya.

Biaya bikin STNK hilang

Pemilik kendaraan yang kehilangan STNK tetap akan dikenakan biaya pembuatan STNK baru.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Baca juga: Cara Mengaktifkan Masa Berlaku STNK yang Mati, Bisa Online

Besaran biaya bikin STNK baru untuk kendaraan roda dua dan tiga adalah Rp100.000 untuk biaya penerbitan dan Rp25.000 untuk biaya pengesahan.

Sedangkan untuk kendaraan roda empat atau lebih akan dikenakan biaya penerbitan sebesar Rp200.000 dan biaya pengesahan sebesar Rp50.000.

Cara mengurus STNK hilang

Hal pertama yang dilakukan jika kehilangan STNK adalah melaporkannya ke Polres atau Polsek terdekat.

Pihak berwajib akan membuatkan surat keterangan kehilangan yang diperlukan untuk membuat STNK yang baru.

Setelah mendapatkan surat keterangan kehilangan dari kepolisian, selanjutnya kamu bisa datang ke kantor Samsat dengan membawa beberapa dokumen berikut ini.

  • Surat keterangan kehilangan
  • Laporan kehilangan yang diterbitkan kepolisian
  • Fotokopi STNK yang hilang
  • BPKB asli
  • KTP asli dan fotokopi pemilik kendaraan

Bagaimana jika kendaraan belum lunas atau masih kredit?

Kamu bisa membawa fotokopi BPKB yang sudah dilegalisir oleh pihak leasing. Sertakan juga surat keterangan dari pihak leasing.

Pada saat mengajukan pembuatan STNK baru, apabila masih ada tunggakan pajak tahunan akan ada biaya tambahan berupa pajak yang belum dibayar.

Kalau tidak ada tunggakan, kamu hanya dikenakan biaya pembuatan dan pengesahan STNK baru.

Baca juga: Cara Mengurus Ganti Warna Mobil di STNK dan biayanya

Begitu kamu sudah mendapatkan STNK baru, sebaiknya segera difotokopi, difoto, atau di-scan untuk berjaga-jaga ketika STNK hilang atau saat ingin mengurus keperluan yang membutuhkan fotokopi STNK.

Simpan baik-baik STNK serta dokumen kendaraan lainnya, jangan sampai hilang. Kamu bisa mencatat rincian biaya bikin STNK dan cara mengurus STNK hilang ini untuk berjaga-jaga.

Apabila kamu ingin melakukan perpanjangan surat kendaraan, kamu bisa menggunakan layanan Surat Kendaraan Seva.id.

Jadi, kamu tidak perlu keluar rumah, biar Seva.id yang mengurus surat kendaraanmu sampai selesai.

Mau? Gampang, kamu tinggal klik button di bawah ini.

Urus Surat Kendaraan