Mengenal Kantor Astra Digital yang Mengerti Budaya Milenial

29 April 2019

Astra Digital merupakan kantor yang memiliki konsep dan budaya kerja yang sangat asik dan mengerti gaya pekerja milenial. Seperti apakah kantor Astra Digital tersebut? Ayo berkenalan.

Kantor Astra Digital

Setelah pindah dari gedung PT Astra International Tbk di AMDI (Astra Management Development Institute) di jalan Gaya Motor Raya, Astra Digital menempati kantor baru di sentra bisnis Altira Business Park, Sunter. Kepindahan kantor pada September 2018 ini sukses membawa citra baru bagi Astra Internasional sebagai Mother of Company dari Astra Digital.

 

Astra Internasional dikenal sebagai perusahaan raksasa di Indonesia yang berkembang dengan nuansa kerja korporat, tetapi tidak dengan Astra Digital. Di Astra Digital, budaya perusahaan konvensional yang terkesan kaku ditinggal. Kegiatan kerja pun terasa lebih mengasikan dan transparan.

 

Menjawab tantangan zaman,  Wiwie Yudiantyo, selaku Head of Business Development and Mobility Solutions, menjelaskan iklim kerja yang dibangun di kantor Astra Digital sudah dikonsep dengan sedemikian rupa. Tentu hal ini berbeda dengan perusahaan Astra lainnya.

 

Para karyawan yang bekerja di dalamnya dijamu nyaman dengan menghadirkan konsep start up culture berkat nuansa homey yang dihadirkan.

 

“Kantor Astra Digital ini memang sengaja dibuat berbeda dengan kantor Astra Internasional atau anak perusahaan lainnya yang lebih korporat. Kami mengonsep kantor ini agar in line dengan gaya bekerja para milenial,cerita Wiwie.

 

Dilanjutkan Wiwie, untuk membuat kantor tersebut menjadi lebih berwarna dengan taste kekinian membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Ia sempat berdiskusi bersama beberapa orang terkait, mereka menuangkan ide dan konsep mengenai Astra Digital itu. Lalu lahirlah kantor Astra Digital seperti saat ini.

Budaya yang diterapkan

Seolah tak ingin meninggalkan budaya lama keluarganya, Astra Digital pun turut melanggengkan nilai-nilai dasar dari Group Astra. Hal itu dituangkan dengan mengolaborasi antara tradisi Astra dengan nilai baru yang lebih diterima oleh para pekerja milenial di kantor Astra Digital.

 

“Kalau ditanya soal konsep, sebenarnya kami membangun kantor ini dengan tidak meninggalkan based value Astra. Hanya, kami mencoba mengolaborasikannya dengan konsep besar yang kami bawa saat membangun penuansaan kantor, termasuk interiornya,” jelas Wiwie.

 

Kantor yang terdiri dari lima lantai ini menghadirkan nuansa bekerja yang sangat asik dan nyaman. Setiap karyawan tidak diberi khusus ruang masing-masing yang cenderung tetap dan begitu membosankan. Akan tetapi, ruang gerak mereka dibebaskan.

 

Mereka dapat bekerja di  mana saja atau dapat sesuka hati bekerja di lantai mana pun yang mereka mau. Tak ada lantai atau ruang khusus untuk individu bekerja. Namun, meja kerja, ruangan, dan setiap lantai yang ada dapat dijadikan sebagai kegiatan bekerja, meeting, atau pun beristirahat.

“Konsep yang kita bangun adalah kebebasan. Kita mengerti gaya bekerja anak muda dan budaya start up itu sendiri. Jadi, kami mencoba mengaplikasikannya di sini (di Astra Digital) dengan gaya bekerja anak muda dan sisi korporasi Astra yang tetap ingin kami pertahankan,” terang Wiwie.

 

Lantaran kebebasan bekerja yang dilahirkan itu, Astra Digital pun memotong jarak yang mungkin saja dapat terjadi antara bawahan dan atasan. Hal itu dilakukan dengan mewujudkan kegiatan bekerja yang lebih open space dan setiap ruangan yang ada, ruang meeting dan ruang direksi, pun tidak diberi penutup agar setiap karyawan dapat mengetahui kegiatan masing-masing orang.

 

“Tak hanya kebebasan, para pekerja muda sekarang ini juga menyukai transparansi atau keterbukaan. Makanya, untuk menghindari ketidakpastian sekaligus membangun kedekatan antarsesama karyawan kami juga membuat metode kerja yang open space dan ruangan yang transparan tanpa pembatas,” tutup Wiwie

 

Di lantai 2 misalnya, setiap karyawan dapat bekerja bersama tanpa dibatasi kublik pembatas. Lalu, mereka juga bisa bekerja dan meeting di setiap tempat tanpa perlu mencari-mencari ruang khusus.

Selain konsep tersebut, Astra Digital juga mengedapankan nuansa green. Hal itu dapat Anda temui dari hadirnya tanaman dan pepohonan yang ada di kantor ini. Dengan begitu, suasana kantor pun terlihat lebih nyaman dan menyejukkan.

Dekat dan mengerti budaya kerja milenial

Lalu, selain mengedepankan transparansi, kedekatan, dan menghalau jarak antarsesama karyawan, Astra Digital juga tak luput menyelipkan sarana bermain dan releksasi bagi karyawannya. Di lantai 3A contohnya. Di sana setiap karyawan bisa bekerja, makan-minum, dan beristirahat dengan nyaman.

 

Lalu, bila mereka sudah penat terhadap load job yang dikerjakan, mereka dapat bermain. Ada fasilitas meja biliar, fussball, dan Xbox yang disediakan. Jadi, setiap karyawan dapat relaksasi tanpa meninggalkan kantor.

 

“Suasananya nyaman banget. Semisal aku lagi bosan kerja di lantai 2, aku bisa pindah ke lantai lain atau roof top biar lebih fresh. Bahkan, istirahat sebentar di 3A,” kata Rani, karyawan Astra Digital.

Suasana kantor yang sangat homey tersebut juga diamini oleh Boni, dari Tim Sejalan. Menurutnya, selain menghilangkan gap antar-karyawan dan atasan, Astra Digital juga berhasil mewujudkan nuansa kantor impian anak milenial.

 

“Kalau mau mencari hiburan di sini tidak sesusah di kantor sebelumnya. Di sini banyak fasilitas menarik, seperti Xbox atau biliar. Serunya lagi, ada pantry khusus yang dapat kita manfaatkan buat berkreasi bikin makanan atau minuman, khususnya kopi karena ada mesin kopi sendiri di sini,”ujar Boni yang pernah merasakan kantor Astra Digital saat masih di Amdi.

 

Bila kita bicara soal nuansa milenial yang dibangun, Astra Digital juga boleh dikatakan mengerti akan apa yang tidak disukai pekerjanya. Para milenial yang cenderung tak suka aturan baku pun dilayani dengan sistem yang fleksibel. Contohnya soal jam kerja dan pakaian.

Dituturkan oleh Beni, karyawan yang sudah cukup lama bekerja di Astra Digital, bahwa di kantor tersebut sistem aturannya cenderung fleksibel. Mengenai jam kerja dan pakaian pun tidak terlalu kaku. Karyawan pun bisa merasa nyaman ke kantor mengenakan pakaian yang ia suka.

 

“Di sini memang bebas dan santai banget jam kerjanya. Kita bisa datang dengan mengenakan pakaian apa saja, seperti kaus (kaus produk), pakaian formal atau bergaya fashionable. Jam kerjanya pun tidak sekaku di kantor Astra Digital sebelumnya, yang memang mengikuti aturan AI,” cerita Beni.

 

Oleh karenanya, tak heran bila kantor Astra Digital menjadi salah satu perusahaan yang cocok buat anak muda. Hal itu karena konsep dan budaya yang dikembangkan sangatlah dekat dan mengerti keinginan bekerja mereka.

 

Tertarik? Siapkan kemampuan diri dan jangan ragu berkunjung ke Astra Digital ya.

Author

Perempuan Canggih. Pemuja keharmonisan, puisi, dan filologi.

SHARE