Mengenal Jenis-jenis Sistem Penggerak Mobil

By Ferdi Julias - Februari 4, 2019

Rear Wheel Drive (RWD)

Daihatsu Grand New XeniaSistem penggerak ini berlawanan dengan FWD. Sesuai namanya, RWD merupakan sistem penggerak yang memanfaatkan roda bagian belakang mobil sebagai pusat penyaluran tenaga.

Umumnya, RWD digunakan oleh mobil berbobot berat atau yang mengangkut beban banyak.

Mobil berpenggerak roda belakang dikenal lebih tahan banting dan dapat melalui berbagai lintasan dengan mudah.

Lalu, biasanya mesin dan sistem penggerak tidak mudah rusak karena terpisah jauh dan dihubungkan oleh gardan.

Radius putar dari RWD juga lebih dalam, karena ruas rotasi ban depan yang lebih lega.

Akan tetapi, jika mobil tidak memiliki teknologi terkini, seperti Vehicle/Electronic Stability Control (VSC/ESC), akan ada resiko oversteer jika berbelok dalam kecepatan tinggi.

Four Wheel Drive (4WD)

4WD atau 4X4 adalah sistem penggerak yang memiliki daya jelajah paling tangguh dibandingkan dengan FWD dan RWD, karena mobil akan memanfaatkan keempat rodanya untuk bergerak.

Mesin akan menyalurkan tenaga ke transmisi dengan menggunakan transfer case.

Biasanya, 4WD digunakan oleh mobil berjenis SUV atau double cabin, yang memang memerlukan tenaga lebih untuk menerobos medan berat termasuk di jalanan tanah.

Sistem 4WD dibagi menjadi tiga jenis, yaitu part time 4WD, full time 4WD, dan All Wheel Drive (AWD).  Part time 4WD adalah sistem yang bisa diatkifkan atau dinonaktifkan. Artinya, sistem 4WD bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan.

Berbeda dengan full time 4WD yang tidak memiliki mode 2WD. Tetapi, penggerak full time 4WD punya mode lainnya, yaitu 4H (High Range), 4L (Low Range), atau Differential Lock.

Berita Terkait

Author