Mau Beli Mobil Bekas Modifikasi, Apa yang Harus Diperhatikan?

By Arris Riehady - Juni 23, 2021

Jangan buru-buru dan terbuai keindahan, supaya tidak kecewa, perhatikan hal-hal berikut ini ketika beli mobil bekas modifikasi.

mobil bekas modifikasi

Beli mobil bekas modifikasi bisa jadi pilihan kamu yang ingin melewati proses modifikasi, terutama adalah waktu dan biaya.

Walau banyak yang bilang modifikasi mobil adalah identitas sang pemilik, selama nyaman dan masih sesuai dengan selera, beli mobil bekas modifikasi sah-sah saja.

Hal yang terpenting adalah jangan dipaksakan hanya karena terbuai oleh penampilan yang menarik perhatian di jalan ketika digunakan.

Baca juga: 5 Indikator Mobil Bekas Berkualitas yang Sering Dilupakan

Banyak hal yang harus diperhatikan ketika kamu ingin beli mobil bekas modifikasi, salah satunya adalah performa.

Nah, lebih lengkap dan supaya kamu tidak kecewa, perhatikan hal-hal berikut jika ingin beli mobil bekas modifikasi.

Harga lebih mahal

Selain waktu, modifikasi mobil tentu memakan biaya yang tidak sedikit. Ini juga tergantung pada gaya modifikasi mobil yang dianut oleh pemilik sebelumnya.

Baca juga: Apa Tujuan Ketok-Ketok Bodi Saat Beli Mobil Bekas?

Misalnya, pemilik sebelumnya sudah melakukan cat ulang, ganti velg, penambahan body kit, upgrade interior dan performa mesinnya.

Apalagi jika part modifikasi yang terpasang pada mobil merupakan produk aftermarket dari merek ternama.

Tidak heran bila harga mobil bekas modifikasi lebih tinggi ketimbang harga mobil bekas dengan tampilan standar.

Jadi, jika berminat meminang atau beli mobil bekas modifikasi, kamu harus siapkan dana yang lebih banyak ya.

mobil bekas modifikasi

Garansi mobil

Perlu diketahui, modifikasi mobil dapat yang tidak sesuai dengan anjuran bengkel resmi dapat membuat garansi resmi mobil hangus atau tidak berlaku lagi.

Baca juga: Perawatan Mobil Bekas yang Harus Dilakukan Pemiliknya

Modifikasi yang dapat menghanguskan garansi mobil antara lain adalah mengganti perangkat audio tanpa rekomendasi resmi dealer.

Lalu, modifikasi bagian mesin, seperti memasang piggyback pada Electronic Control Unit (ECU) untuk meningkatkan kecepatan mobil.

Penggunaan piggyback memiliki resiko tinggi terhadap kondisi mesin mobil, oleh karena itu pihak dealer tidak akan bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi.

Berita Terkait

Author

What (apa), Who (siapa), When (kapan), Where (dimana), Why (kenapa), dan How (bagaimana). Suka kecepatan dan ketinggian. I am @arristoocrazy!