Kriteria dan Jenis Mobil untuk Investasi di Masa Depan

Sebelum memulainya, yuk kenali dulu jenis mobil untuk investasi di masa depan dan apa saja kriterianya supaya harganya terus naik.

jenis mobil untuk investasi

Ada berbagai jenis mobil untuk investasi yang bisa jadi menambah pemasukan untuk kehidupan di masa depan. 

Ya, bagi penggemar otomotif, berinvestasi mobil bisa jadi adalah bentuk investasi yang tepat. Meski investasi mobil kini digandrungi berbagai kalangan baik yang tua maupun yang muda, namun tidak semua orang mampu untuk melakukannya.

Dibutuhkan modal yang besar untuk membeli mobil yang akan diinvestasikan. Belum lagi, modal untuk biaya restorasi serta perawatan atau maintenance yang tidak murah.

Baca juga: Segini Biaya Restorasi Mobil Tua untuk Investasi

Selain itu, tidak semua mobil bisa untuk dijadikan investasi. Untuk itu, kamu perlu tahu apa saja kriteria serta jenis mobil untuk investasi, berikut penjelasan selengkapnya.

jenis mobil untuk investasi

Kriteria mobil yang bisa jadi investasi

Bukan produk massal

Mobil yang bisa dijadikan investasi biasanya merupakan mobil yang tidak diproduksi secara besar-besaran. Mungkin jumlahnya hanya ada 200 unit di dunia, atau bisa juga hanya diproduksi dan dijual secara terbatas di Indonesia.

Misalnya seperti Toyota GR Yaris yang hanya diproduksi 25.000 unit di seluruh dunia dan dibuat untuk keperluan homologasi World Rally Championship (WRC). Di Indonesia, mobil ini sempat viral dan hanya ada 125 unit dan sudah habis terjual.

Perhatikan merek dan model

Ada sejumlah merek dan model mobil tertentu menjadi incaran banyak orang untuk dijadikan koleksi, investasi, atau direstorasi. 

Baca juga: Baru Launching, Mobil 2021 Ini Bisa Jadi Investasi Masa Depan

Jadi, apabila ingin menjadikan mobil sebagai investasi, pilihlah merek-merek atau tipe mobil tertentu yang jadi kesukaan banyak orang.

Rekam jejak mobil

Perhatikan juga rekam jejak dari suatu mobil sebelum kamu memutuskan untuk membelinya dan menjadikannya investasi. Misalnya, mobil pernah dipakai untuk ajang balap bergengsi, atau pernah digunakan oleh sosok ternama.

Bisa juga yang punya nilai historis di masa lalu. Mobil dengan rekam jejak seperti itu bakal punya nilai jual yang semakin tinggi di kemudian hari.

Toyota di IIMS 2021

Jenis mobil untuk investasi

Setelah tahu sejumlah kriteria mobil yang layak untuk investasi, kira-kira jenis mobil apakah yang cocok untuk diinvestasikan? 

Baca juga: Cara memulai Investasi Mobil Tua, Jangan Salah Langkah

Mobil edisi khusus (limited edition)

Mobil keluaran terbatas, tidak diproduksi secara massal, atau edisi khusus momen tertentu bisa dijadikan investasi yang mahal. Beberapa contohnya adalah BMW M Competition x KITH dan Toyota Kijang Innova 50th Anniversary Edition.

Jumlahnya yang terbatas, misalnya hanya diproduksi 10 unit di seluruh dunia tentunya akan akan sangat dicari oleh banyak orang dan punya nilai yang fantastis.

Namun, sebelum membeli mobil edisi khusus untuk investasi, ada baiknya cari tahu keberadaan mobil di pasar Indonesia. Apakah ada orang yang punya atau tidak? 

Baca juga: Review Toyota Corolla DX, Kenapa Layak Dijadikan Investasi?

Lalu apakah mobil tersebut mampu menggaet perhatian banyak orang ketika melintas di jalan. Sebab, hal itu akan berpengaruh terhadap nilai jual mobil di masa depan.

The New MINI Cabrio Sidewalk Edition

Mobil dua pintu

Kalau bingung mau investasi mobil apa, mobil dua pintu berjenis sport atau cabrio seperti Toyota GR Supra atau MINI Cabrio Sidewalk Edition bisa jadi pilihan. Biasanya, mobil dua pintu diproduksi secara terbatas dan jarang yang punya. 

Makanya, mobil dua pintu bisa berpotensi menjadi mobil langka. Semakin langka mobil dan banyak dicari keberadaannya oleh banyak orang, maka harganya akan semakin tinggi.

Sejarah Toyota Land Cruiser

Mobil klasik

Jenis mobil untuk investasi tentu saja adalah mobil klasik, yaitu mobil mewah produksi di bawah tahun 80-an yang biasanya dijual secara terbatas. Selain itu, mobil klasik juga bukan untuk digunakan harian, misalnya Toyota Land Cruiser FJ40

Baca juga: Biaya Turun Mesin Mobil Berdasarkan Kerusakannya

Beberapa contoh mobil klasik yang menarik untuk jadi investasi investasi adalah Toyota Corolla DX, Mini Morris, dan mobil-mobil era 90an seperti Kijang Kapsul atau Isuzu Panther.

BMW 320i Touring M Sport

Mobil station wagon

Terakhir jenis mobil untuk investasi, ada mobil station wagon yang merupakan mobil seperti sedan dengan atap belakang yang diperpanjang hingga bagian atas bagasi, sehingga ruang bagasi terlihat menyatu dengan ruang duduk penumpang.

Mobil station wagon biasanya jadi buruan kolektor, khususnya tipe lama karena jumlah atau unitnya yang sangat terbatas. Namun ada juga mobil station wagon keluaran baru seperti BMW 530i Touring M Sport dan BMW E30 Wagon yang juga terbatas unitnya di Indonesia.

Baca juga: Daftar Mobil yang Pamit Produksi di Semester I 2021

Dari beberapa jenis mobil untuk investasi, kira-kira jenis mobil mana yang akan kamu pilih? Oh ya, sangat disarankan untuk membeli mobil untuk investasi yang kondisinya bagus dan tidak perlu restorasi besar-besaran.

Tujuannya supaya kamu juga tidak perlu mengeluarkan budget lebih untuk restorasi. Tetapi, apabila ingin melakukan restorasi, pastikan yang kamu beli adalah mobil yang nilainya terus bertambah di masa depan.