Komponen yang Terganggu bila Engine Mounting Mobil Rusak

By Arris Riehady - September 22, 2021

Selain menimbulkan getaran, komponen lain dapat terganggu bila engine mounting mobil rusak. Simak selengkapnya di sini.

engine mounting mobil rusak

Engine mounting mobil rusak bisa saja terjadi meski komponen atau spare part tersebut memiliki masa pakai cukup panjang.

Letaknya yang tersembunyi membuat engine mounting baru akan diganti jika sudah ada gejala kerusakannya, maka dari itu kadang terlupakan.

Baca juga: Apa Itu Engine Mounting? Berikut Penjelasan dan Fungsinya

Padahal, performa komponen yang sering disebut karet pengganjal mesin ini berkaitan erat dengan kenyamanan saat berkendara.

Malahan, bila engine mounting mobil rusak berpotensi merembet ke komponen lainnya.

engine mounting

Penyebab engine mounting mobil rusak

Rusaknya engine mounting bisa diakibatkan oleh kelebihan beban mobil yang mengakibatkan kerja mesin menjadi lebih berat saat berkaselerasi dan deselarasi.

Saat mesin mobil bekerja terlalu berat, makan suhu juga akan semakin panas. Panas berlebih yang dikeluarkan oleh mesin berpotensi menyebabkan karet engine mounting menjadi getas dan aus.

Baca juga: Aturan Menggunakan Lampu Hazard yang Sesuai Regulasi

Kerusakan yang dapat dideteksi sejak dini adalah getaran dan suara yang terasa serta terdengar hingga ke dalam kabin.

Tentunya hal itu membuat perjalanan tidak nyaman. Lalu, kerusakannya juga dapat terlihat dari hentakan mesin mobil saat pertama kali dinyalakan.

Bila tidak segera ditangani, maka berpotensi merubah kedudukan dan posisi mesin karena getaran yang dihasilkan.

engine mounting mobil rusak

Selang bahan bakar bergeser

Umumnya, tangki bahan bakar terletak di 2/3 bagian belakang mobil, sehingga butuh selang untuk mensuplai bahan bakar ke mesin.

Baca juga: Tips Parkir Mobil Matik di Tanjakan atau Bidang Miring

Selang harus selalu dalam kondisi stagnan atau tidak bergerak. Sedangkan jika engine mounting mobil rusak otomatis akan membuat selang ikut bergetar.

Bila sudah begini, kerusakan engine mounting dapat membuat aliran bahan bakar dari tangki ke mesin terganggu yang bisa sangat beresiko. Bahkan, mobil bisa terbakar.

engine mounting mobil rusak

Selang radiator bocor

Sama seperti selang bensin, selang radiator harus dalam keadaan stagnan atau minim getaran agar dapat menyalurkan air ke mesin.

Baca juga: Pasang Strut Bar di City Car, Apa Fungsinya?

Walau selang radiator lebih elastis, tetapi pengikat antara radiator dan mesin berpotensi kendor atau malah terlepas akibat getaran yang terjadi karena engine mounting mobil rusak.

Lepasnya selang radiator berpotensi membuatnya bocor karena bergesekan dengan komponen lain.

Makanya hal seperti ini jangan sampai terjadi. Jika mobil sedang digunakan, kebocoran radiator bisa membuat mesin overheat karena proses pendinginannya terganggu.

engine mounting mobil rusak

Kipas dan radiator rusak

Umumnya, komponen yang ikut terganggu akibat engine mounting rusak dialami oleh mobil yang menggendong mesin diesel.

Baca juga: Syarat Pemutihan Pajak Kendaraan, Apa yang Harus Disiapkan?

Pasalnya pada mesin diesel, kipas atau fan radiator menggunakan belt atau nonelektronik yang diletakkan pada bagian depan mesin.

Saat mesin bergetar karena engine mounting mobil rusak, tentu kipas radiator otomatis akan bergoyang. Kipas yang bergoyang berpotensi menyeruduk dan bergesekan dengan kisi-kisi radiator.

Ada dua kerusakan komponen langsung yang bisa terjadi, yakni kipas radiator yang berpotensi patah dan kisi-kisi radiator yang beradu dengan kipas.

Baca juga: Daftar Mobil yang Pamit Produksi di Semester I 2021

Belum lagi bila kerusakan engine mounting mobil tetap dibiarkan, imbasnya akan menular ke komponen-komponen pendigin mesin lainnya.

Berita Terkait

Author

What (apa), Who (siapa), When (kapan), Where (dimana), Why (kenapa), dan How (bagaimana). Suka kecepatan dan ketinggian. I am @arristoocrazy!