Kenali Tanda-tanda Shockbreaker Rusak dan Cara Mengatasinya

By Rismawati Idris - Februari 6, 2019

Peredaman tak sempurna

Hal berikutnya yang menjadi penanda kerusakan shockbreaker adalah menurunnya performa pengereman. Keadaan tersebut  diakibatkan oleh lemahnya proses peredam dan tekanan ban yang berkurang. Akibatnya,  pengereman menjadi tak stabil, terlebih saat mengerem mendadak.

Menurut Kepala Bengkel Auto2000, Rudi Ganefia, yang dilansir dari KumparanOTO, gejala kerusakan shocbreaker mobil yang diakibatkan oleh tekanan ban akan berimbas pada suspensi dan mobil akan terasa limbung saat dikendarai.

Selain itu, berkaitan dengan keadaan ban, ban juga dapat menjadi indikasi yang vital dalam mencari tahu kerusakan shockbreaker. Bila tekanan ban cepat habis dan permukaan ban tidak rata, seperti bergelombang, juga menjadi salah satu kemungkinan terhadap ketidakstabilan shockbreaker mobil Anda.

Mengeluarkan oli

Sementara itu, tanda berikut ini merupakan salah satu faktor umum yang cukup kentara dan mudah untuk diidentifikasi dalam mengetahui keadaan shockbreaker mobil. Bocornya komponen oli dapat disebabkan oleh robeknya karet seal shockbreaker mobil atau as shock yang baret.

Berkaitan dengan rembesan oli, Indra Nugraha Wisuda, Head Astra Otoparts kepada Otosia mengatakan, “Tanda kerusakan shockbreaker yang paling umum adalah dengan melakukan pengecekan oli (shok); rembes atau tidaknya. Jika oli rembes, maka bisa dikatakan kalau shockbreaker mobil Anda rusak karena karet sil shockbreaker robek atau bisa juga baret.”

Berita Terkait

Author

Perempuan Canggih. Pemuja keharmonisan, puisi, dan filologi.