Kenali Gejala Penyakit Autoimun yang Menyerang Sistem Kekebalan Tubuh

Beberapa waktu lalu, Ashanty dan sederet artis tanah air sempat dikabarkan mengidap penyakit Autoimun. Namun, apakah Anda tahu apa itu sebenarnya penyakit Autoimun? Berikut ulasannya.

Salah satu artis tanah air, Ashanty baru-baru ini memberikan kabar yang cukup mengejutkan, ia mengaku bahwa dirinya didiagnosa mengidap penyakit Autoimun. Lantas, apa itu penyakit Autoimun?

 

Jika dalam kondisi normal, sistem kekebalan tubuh akan melindungi tubuh terhadap penyakit, dalam kondisi ini, sistem kekebalan tubuh gagal mengenali sel asing dan justru menganggap sel sehat sebagai musuh. Sistem kekebalan tubuh justru berbalik dan menyerang sel jaringan tubuh yang sehat.

 

Baca juga: Berpotensi Penyakit, Barang Ini Jangan Dipinjamkan ke Teman

 

Hal ini akhirnya berakibat fungsi tubuh akan melemah dan bahkan tidak jarang bisa berakibat pada kematian. Hingga saat ini, masih belum ada yang tahu persis penyebab penyakit ini. Akan tetapi, genetika, diet, gender, hormon, infeksi atau bahkan paparan bahan kimia sangat mungkin berperan sebagai penyebab dari penyakit ini.

 

Bahkan ada yang berpendapat bahwa banyaknya konsumsi makanan tinggi lemak, gula serta makanan olahan dicurigai menjadi salah satu penyebabnya.

 

Pada umumnya gangguan penyakit Autoimun tidak dapat disembuhkan. Penyembuhan penyakit Autoimun umumnya  hanya berpusat untuk mengontrol kondisi autoimun.

 

Baca juga: 3 Penyakit Berbahaya yang Mengintai Para Pendaki Gunung

 

Ada berbagai jenis penyakit autoimun di dunia

Diperkirakan ada lebih dari 80 jenis penyakit Autoimun yang ada. Lupus, psoriasis, rheumatoid, arthritis hingga multiple sclerosis termasuk diantaranya. 

 

Banyaknya jenis penyakit Autoimun membuat gejala penyakit Autoimun pun terkadang akan mirip antara satu penyakit dengan penyakit lainnya. Rumitnya, gejala yang timbul terkadang samar-samar, tidak spesifik dan sulit diidentifikasi.

 

Tanda umum penyakit autoimun

Diagnosis penyakit autoimun bisa sangat sulit. Ini dikarenakan sebagian besar penderita tidak hanya menderita satu gejala saja, melainkan beberapa gejala. Setiap penyakit yang disebabkan oleh Autoimun, memiliki gejala uniknya masing-masing.

 

Baca juga: Ada Makanan Pencegah Kanker, Mitos atau Fakta?

 

Walaupun gejalanya berbeda-beda, Anda bisa mengantisipasi diri dengan mengenali gejala umum dari penyakit ini. Secara umum, gejala-gejala awal penyakit Autoimun antara lain:

  • Nyeri di sekujur tubuh yang membuat badan seperti ditusuk-tusuk.
  • Nyeri bagian sendi dimana sendi yang paling sering diserang adalah sendi lutut, sendi di pergelangan tangan, punggung tangan hingga buku-buku jari. Nyeri ini juga sering diiringi pembengkakan dan/atau kekakuan.
  • Fatigue atau rasa lelah berlebihan dan berkepanjangan
  • Timbul demam ringan 
  • Rambut mengalami kerontokan yang parah.
  • Sering terkena sariawan.
  • Brain fog atau dikenal dengan keadaan otak yang seakan ditutupi kabut, sehingga untuk sesaat seseorang kehilangan memori, fokus, dan konsentrasi.

 

 

Penyakit Autoimun lebih beresiko menyerang wanita

Dari segi gender, wanita adalah gender yang berisiko tinggi mengalami penyakit Autoimun. Hal ini terjadi salah satunya karena pengaruh hormonal yang terdapat dalam tubuh wanita. 

 

Banyak penyakit autoimun yang cenderung membaik dan memburuk seiring dengan fluktuasi hormon wanita. Hal ini akhirnya mengindikasikan bahwa hormon seksual mungkin berperan dalam penyakit Autoimun.

 

Baca juga: Masker Jenis ini Paling Ampuh Digunakan Untuk Menghalau Polusi dan Kabut Asap

 

Selain itu, perbedaan respon wanita terhadap suatu penyakit juga disinyalir menyebabkan wanita lebih mudah terserang penyakit Autoimun. Wanita lebih cepat dan responsif menangani gangguan atau virus yang masuk, sehingga kondisi ini menyebabkan imun wanita bertindak berlebih sehingga mudah sekali terkena penyakit autoimun.

 

Pengobatan penyakit Autoimun

Metode pengobatan yang diterapkan pada setiap penyakit autoimun sangat beragam, tergantung pada diagnosis dan jenis yang diderita. Umumnya penyakit autoimun belum dapat disembuhkan, tetapi gejala yang timbul bisa dijaga dan ditekan. 

 

Oleh karena itu, pengidap penyakit autoimun biasanya mengonsumsi obat untuk mengontrol respons imun, mengurangi peradangan, serta menekan rasa sakit yang muncul. 

 

Inilah beberapa ulasan tentang penyakit autoimun dan berbagai gejala hingga masalah yang ditimbulkannya. Semoga setelah ini Anda bisa lebih paham dan bisa segera tanggap jika muncul gejala-gejala penyakit Autoimun.

 

Baca juga: Alasan Pentingnya Asuransi Keluarga yang Jarang Diketahui

 

Untuk melindungi diri dari beban finansial yang besar akibat terkena penyakit, ada baiknya Anda dan keluarga melindungi diri dengan membeli asuransi. Hal tersebut akan memberikan perlindungan finansial serta persiapan untuk menjawab kebutuhan pengobatan yang tinggi saat ini. Sebelum terlambat, milikilah dari sekarang.

 

Dapatkan Sekarang