Kapan Waktu yang Tepat Memiliki Asuransi Jiwa?

Tidak ada yang dapat memprediksi nasib seseorang, terkadang terkena musibah tanpa diduga-duga. Karena itu, perlu diketahui kapan waktu yang tepat untuk memiliki asuransi jiwa.

Investasi bukan hanya berupa barang seperti emas, properti, atau kendaraan, tetapi juga berupa perencanaan keuangan  yang matang. Setiap orang dihadapkan dengan resiko yang berbeda dan sering kali terjadi secara tiba-tiba tiap harinya.

 

Untuk melindungi kerugian karena resiko tersebut, ada baiknya untuk memilih perencanaan keuangan secara tepat, seperti asuransi jiwa. Ini merupakan salah satu poin penting dalam perencanaan keuangan Anda.

 

Asuransi jiwa adalah layanan asuransi yang digunakan sebagai bentuk perlindungan terhadap kerugian finansial dan hilangnya pendapatan seseorang atau keluarga akibat adanya kematian dari anggota keluarga yang menjadi tulang punggung.

 

Jadi, kapan waktu yang tepat untuk memiliki asuransi jiwa? Jawabannya dapat Anda simak di bawah ini yang mungkin dapat menjadi bahan pertimbangan untuk memiliki asuransi jiwa.

 

Sudah memiliki penghasilan tetap

Salah satu waktu yang tepat untuk memiliki asuransi adalah saat Anda sudah memiliki penghasilan tetap sendiri atau pada saat pertama kali bekerja. Penghasilan tersebut dapat dibagi porsinya, seperti untuk kebutuhan sehari-hari, transportasi, dan lain-lain. Termasuk yang dialokasikan untuk asuransi.

 

Untuk alokasi dananya, memang tidak ada angka pasti untuk menghitung berapa presentase dari pendapatan yang harus diinvestasikan untuk asuransi. Namun, rata-rata orang akan menginvestasikan 10 sampai 15 persen pendapatannya ke asuransi.

 

Masih muda, sehat dan produktif

Lalu, memiliki asuransi jiwa lebih tepat ketika Anda masih muda, sehat dan produktif, karena umumnya setiap perusahaan yang menyediakan asuransi jiwa punya kriteria atau persyaratan yang lebih detail dalam urusan kesehatan calon nasabah.

 

Apabila sudah tua dan kurang sehat, kemungkinan besar Anda akan ditolak saat mengajukan asuransi jiwa. Jadi, sebaiknya segera mendaftarkan diri pada perusahaan asuransi agar memiliki perlindungan di masa depan.

 

Ketika resiko finansial masih kecil

Resiko finansial sangat sulit untuk diprediksi. Pengeluaran-pengeluaran mendadak kadang menjadi masalah bagi sebagian keluarga, apalagi yang belum memiliki asuransi. Oleh karena itu, asuransi jiwa cocok Anda pilih ketika resiko finansial masih kecil.

 

Apalagi jika Anda sudah punya tanggungan, seperti anak dan istri. Memiliki asuransi jiwa cukup baik untuk perlindungan keluarga Anda di masa depan.

 

Saat periode akhir pembukuan asuransi

Selain faktor resiko, pemilihan waktu pembelian asuransi juga harus direncanakan agar mendapat keuntungan lebih. Waktu pembelian yang tepat itu datang pada saat perusahaan asuransi melakukan tutup buku.

 

Kebanyakan, perusahaan asuransi mengakhiri pembukuan di bulan Maret. Jadi, membeli asuransi di bulan April bisa jadi pilihan tepat karena Anda bisa mendapatkan beberapa keuntungan, seperti keuntungan penuh selama satu tahun periode pembelian, potongan pajak, bahkan cashback.

 

Selain asuransi jiwa, masih ada beberapa asuransi lagi yang dapat Anda miliki, seperti asuransi kesehatan dan pendidikan yang bertujuan untuk melindungi keuangan Anda di masa depan.

 

Pada saat ini, asuransi apa yang sudah Anda miliki? Lebih baik sedia payung sebelum hujan kan, karena tidak ada yang dapat memprediksi nasib seseorang, terkadang terkena musibah tanpa diduga-duga.