Kangen Mendaki Saat New Normal? Cek Protokolnya

Bagi kamu yang berencana untuk mendaki gunung ada baiknya perhatikan protokol pendakian berikut ini!

Mendaki gunung dan menghirup udara bebas di alam mungkin adalah salah satu kegiatan yang paling ditunggu oleh para pecinta alam, setelah sekian lama berada di rumah karena pandemi virus Covid-19. Kini, memasuki masa new normal beberapa tempat pendakian pun sudah kembali dibuka. 

Baca juga: Tujuh Perbukitan di Jogja Ini Cocok Dikunjungi Usai Pandemi

Meski pendakian gunung sudah diperbolehkan, kamu tak bisa sembarangan. Mengingat aktivitas mendaki gunung termasuk dalam kategori risiko infeksi penularan yang sedang, maka dari itu protokol pendakian sangatlah penting.

Pastikan kondisi

Hal yang paling utama sebelum memutuskan mendaki gunung adalah pastikan kondisi tubuh sehat sebelum, selama dan sesudah perjalanan. Tubuh harus kuat dan dalam kondisi prima untuk melakukan pendakian. Jika dirasa tidak dalam kondisi yang baik, maka ada baiknya urungkan niatmu untuk mendaki.

Baca juga: Rangkuman Panduan New Normal Indonesia dari Kemenkes RI

Susun kelompok pendakian

Sebaiknya lakukanlah pendakian gunung dalam kelompok kecil yakni 2-5 orang. Dengan memperkecil kelompok pendakian, kegiatan tersebut akan jauh lebih aman. Hindari kerumunan dalam tempat dan waktu yang bersamaan, demi mengantisipasi penyebaran virus Covid-19.

Baca juga: Aturan Pengendalian Transportasi di New Normal dari Menhub

Mengikuti protokol kesehatan

Seperti pemberlakuan protokol kesehatan di tempat umum dan wisata lainnya. Saat mendaki pun kamu harus mematuhi protokol pendakian di masa new normal yang telah ditetapkan.

Baca juga: Mau Bepergian saat Pandemi? Simak dan Siapkan Syarat Ini

Pertama yang harus kamu perhatikan, meski tampak sepele, tapi selama masa pandemi usahakan untuk menggunakan peralatan mendaki milik pribadi. Hindarilah untuk meminjam alat dari toko maupun teman untuk menghindari penyebaran virus Covid-19.

Seperti protokol kesehatan di tempat umum lainnya, penggunaan masker tetap dianjurkan. Namun, ada pengecualian bagi pendaki yang merasa kelelahan. Jika pendaki mengalami kelelahan dan sulit bernafas maka pendaki diperbolehkan menurunkan masker.

Kamu juga dianjurkan untuk membawa masker cadangan, karena aktivitas pendakian pastilah membuat masker menjadi lembab. Perlu diingat jika mengganti masker, kamu juga harus menyimpan masker tersebut di dalam kantong terpisah untuk menghindari kontaminasi.

Baca juga: Begini Cara Atur Budget Liburan saat Era New Normal

Selanjutnya, kamu pun tetap diminta untuk menjaga jarak aman minimal 1 meter saat melakukan pendakian. Hal ini penting untuk menghindari adanya kontak langsung antar pendaki.

Saat pendakian, disiplin dalam mencuci tangan atau membersihkan bagian tubuh tetaplah penting. Selain membersihkan diri, lakukan pula pembersihan peralatan dan perlengkapan secara rutin.

Baca juga: Ini Destinasi Road Trip Populer yang Dekat dengan Jakarta

Nah, itulah protokol pendakian gunung yang harus kamu pahami sebelum memutuskan untuk kembali berpetualang. Selalu taati peraturan yang berlaku demi menghindari diri dan orang lain terjangkit virus.

Agar rencana pendakian sesuai rencana, Movic punya penawaran spesial untuk kamu. Booking mobil di Movic sekarang untuk menuju tempat pendakian karena ada diskon 50% dari Movic.

Kini sewa mobil di Movic harganya mulai dari Rp 150.000 dan asiknya kamu bisa pakai sampai Desember 2020! Kamu jadi #SiapJalanin liburan nyaman saat semua aman.