Jangan Terlalu Lama Simpan 5 Makanan Ini di Kulkas

11 April 2019

Menyimpan makanan di kulkas memang praktis dan menguntungkan. Namun, ada beberapa makanan yang tak boleh disimpan terlalu lama, lho.  Cek kulkas!

 

Kulkas menjadi salah satu barang yang digunakan untuk menyimpan makanan. Sesuai fungsinya, kulkas seringkali menjadi pilihan praktis untuk memperpanjang masa pakai suatu makanan, terlebih untuk makanan yang mudah rusak atau cepat busuk. Misalnya seperti daging, junk food, hingga makanan olahan.

 

Suhu kulkas dipercaya dapat menyegarkan dan mengawetkan makanan, tetapi tidak berlaku untuk semuanya. Ada beberapa makanan yang tak boleh terlalu lama disimpan dalam kulkas.

 

Hal itu dapat membuat kualitas makanan tersebut menurun. Namun, sebelum menyimpan makanan di kulkas, Anda perlu tahu dulu makanan mana saja yang tidak boleh disimpan terlalu lama, seperti berikut.

Susu

Salah satu minuman yang banyak disimpan di kulkas ialah susu. Minuman ini diinapkan  agar tetap segar dan tidak mudah basi. Contohnya ialah minuman susu kemasan yang sering disimpan, baik sebelum maupun setelah dikonsumsi.

 

Akan tetapi, meskipun kulkas bisa mempertahankan kualitas dan kesegaran susu, tetapi sedapat Anda tidak menyimpan terlalu lama, terlebih susu yang akan dipakai sebagai olahan kue. Hal itu tidak menimbulkan bahaya terhadap kesehatan Anda, tetapi dapat mengurangi kualitas dan hasil penyajian kue menjadi kurang memuaskan.

 

Jadi, saat disimpan terlalu lama, tekstur susu akan rusak dan mengurangi creamy­-nya. Ditambah lagi, lemak susu pun akan terpisah dari kandungan air yang ada di dalamnya.

 

Selain itu, agar susu dapat mempertahankan kualitasnya, ada baiknya susu tersebut jangan disimpan terlalu lama. Waktu ideal menyimpan susu setelah dibuka ialah sekitar 2—3 jam saja. Lebih dari kadar waktu tersebut, susu dapat basi dan asam.

Makanan yang digoreng

Sebagian orang beranggapan bahwa agar sisa makanan dapat dimakan kembali, dalam keadaan segar, mereka menyimpannya di kulkas. Biasanya hal itu dilakukan pada sisa makanan, seperti kentang, ayam, atau nugget.

 

Memang terlihat sah-sah saja. Nyatanya tidak demikian. Suhu dingin di dalam kulkas dapat mengakibatkan makanan jadi beku, kemudian akan terasa basah dan lembek. Makanan yang digoreng, usai dimasukkan ke dalam kulkas akan menjadi kurang lezat. Guna menyiasati hal itu, sebagian orang menggorengnya kembali sehabis makanan itu dikeluarkan dalam kulkas.

 

Jadi, daripada mubazir dan menambah pekerjaan rumah Anda, ada baiknya makanan yang habis digoreng langsung dihabiskan saja, bukan?

Buah dan sayur berair

Makanan lain yang sebaiknya jangan disimpan terlalu lama di dalam kulkas ialah buah dan sayur. Sebagai mana diketahui, meski suhu udara di kulkas cukup baik dalam menyegarkan makanan, justru membuat kualitas makanan menurun.

 

Ada beberapa buah dan sayur yang memang tak bisa terlalu lama disimpan di kulkas. Misalnya pisang dan mentimun. Jenis buah dan sayur tersebut tak dapat bertahan lama di kulkas, terlebih bila sudah memakannya dan kemudian disimpan di kulkas. Maka, keduanya pun akan mudah rusak dan busuk.

 

Perlu diketahui pula, bila Anda menyimpan buah dan sayur di dalam kulkas, ada baiknya makanan tersebut dicuci lebih dulu. Baru kemudian dibungkus dan dimasukkan ke dalam kulkas dengan rapi.

 

Sebab, mencuci dan membungkus makanan, khususnya sayuran saat disimpan di kulkas juga dapat membuat sayuran tersebut nampak lebih segar.

Cream cheese

Berbeda dengan jenis keju lainnya, jenis keju yang seperti cream cheese ini harus disimpan dengan hati-hati di dalam kulkas. Teksturnya yang lunak terbilang sangat sensitif terhadap suhu udara, terlebih suhu udara yang cenderung rendah. Akibatnya bisa membuat makanan tersebut rusak dan mengeras.

 

Suhu yang rendah juga dapat menimbulkan titik-titik air di permukaan keju sehingga akan mengakibatkan kualitas keju menurun. Dengan begitu, keju yang telah Anda simpan itu pun tak bisa digunakan untuk membuat kue.

Sambal olahan

Bagi pecinta pedas, menyimpan sambal yang baru saja diolah di dalam kulkas sangatlah menguntungkan. Sambal tersebut dapat nampak segar dan menggiurkan. Namun, suhu udara kulkas ternyata bisa menurunkan kadar pedas dan sensasi panas yang ada di dalam sambal tersebut.

 

Selain itu, bila Anda menyimpannya terlalu lama, aroma pedas yang kuat dari sambal dapat mengontaminasi udara kulkas Anda. Jadi, bila Anda membuka kulkas atau menaruh makanan lain, tanpa pembungkus, bau sambal dapat keluar dan menempel dimakanan tersebut.

 

Karena itu, sebelum kualitas gizi makanan berkurang dan pada akhirnya tak dapat dikonsumsi lagi, ada baiknya untuk tidak menyimpan makanan di kulkas terlalu lama. Catat makanan dan minuman di atas ya.

Author

Perempuan Canggih. Pemuja keharmonisan, puisi, dan filologi.

SHARE