Hukum Bayar Zakat Online dan Website serta Aplikasi untuk Menunaikannya

By Arris Riehady - April 13, 2020

Di rumah saja bisa bayar zakat? Ketahui dulu hukum bayar zakat online dan website serta aplikasi untuk menunaikannya.

Membayar dan menunaikan zakat hukumnya wajib, sama halnya seperti kewajiban untuk salat, puasa, dan ibadah haji bagi umat Islam yang mampu. Hukum mengenai kewajiban mengeluarkan zakat juga tercantum dalam rukun Islam.

 

Besaran nominal yang perlu dibayarkan, dapat dihitung berdasarkan jenis zakat yang ingin kamu tunaikan.

 

Baca juga: Serunya Buka Puasa di Rumah, Bisa Quality Time dan Ibadah Bersama

 

Contohnya zakat fitrah, zakat yang dikeluarkan setiap bulan Ramadan yang dihitung berdasarkan harga makanan pokok kamu. Selain itu, ada juga zakat maal yang dihitung berdasarkan jumlah penghasilan kamu setiap bulannya.

Hukum bayar zakat online

Seiring perkembangan zaman, pembayaran zakat kini bisa dilakukan secara online. Tidak hanya mudah, dengan adanya metode zakat online, kamu bisa membayarkannya dari mana saja.

 

Termasuk dari rumah, tanpa harus bertemu langsung dengan amil sebagai pihak yang bertanggung jawab mengumpulkan serra menyalurkan zakat.

 

Baca juga: Jarang Diketahui, Ini 4 Kegiatan yang Dapat Dilakukan dari Rumah

 

Namun, sebenarnya bagaimana hukum bayar zakat online?

 

Dikutip dari Kumparan.com, Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan, mengatakan bahwa berzakat secara online sebetulnya diperbolehkan asalkan semua rukun dan syarat zakat terpenuhi.

 

Selain itu, yang terpenting yaitu siapa yang membayarnya, lembaga yang menerimanya, dan ada uang atau materi yang dibayarkan.

 

Mengenai ijab kabul zakat fitrah, Amirsyah mengatakan, secara lisan atau tertulis seperti formulir yang tersedia di penyedia layanan bayar zakat online itu pun diperbolehkan.

 

Amirsyah juga menuturkan, unsur terpenting dalam berzakat adalah beragama Islam dan sudah baligh (dewasa), orang yang memberi zakat, harta yang akan dizakatkan sesuai dengan haul dan nisab, serta orang yang menerima zakat harus sesuai dengan delapan asnaf yang sudah ditentukan dalam syariat Islam.

 

Baca juga: Nostalgia, Mobil Era 90an yang Pernah Jadi Kendaraan Favorit Mudik

 

Jadi berdasarkan penjelasan di atas, hukum bayar zakat online sah selama ada pemberi zakat, harta yang dizakatkan, serta penerima zakat, tanpa perlu ijab kabul atau bertatap muka dengan amil.

Berita Terkait

Author

What (apa), Who (siapa), When (kapan), Where (dimana), Why (kenapa), dan How (bagaimana). Suka kecepatan dan ketinggian. I am @arristoocrazy!