Game Online Dijadikan Olahraga di Piala Presiden 2019, Ini Alasannya

By Rismawati Idris - April 8, 2019

Piala Presiden 2019 menjadi olahraga elektronik atau esport resmi yang digelar pemerintah. Ini alasan pemerintah mengadakan kompetisi games online.

Kehadiran game online memang sudah menjadi tren di kalangan anak muda. Sebagian dari mereka menjadikan game online sebagai sarana hiburan guna menghilangkan stres dan bosan. Game yang paling hits di tengah-tengah masyarakat ialah Mobile Legend dan PUBG.

 

Lantaran keberadaannya yang berhasil menarik animo masyarakat tersebut, pemerintah berkolaborasi dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Pemuda dan Olahraga (KEMENPORA), dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KEMENKOMINFO) serta dengan Indonesia Esports Premiere League (IESPL) untuk mengadakan turnamen game online, yaitu Esport Piala Presiden 2019.

 

Turnamen yang digelar pada Maret 2019 ini mempertemukan para gamer online dari berbagai wilayah di Indonesia. Mereka dibagi menjadi dua kategori, regional  dan profesional. Nantinya, bakalan bertanding secara offline maupun online.

 

Awal mula Esport Piala Presiden 2019

Menjamurnya permainan online di warnet membuat masyarakat hilir-mudik mendatangi tempat tersebut. Ada yang mulai membuka diri terhadap jejaring sosial, seperti Facebook, Friendster, dan sekadar bermain games. Era itu berlangsung di tahun 2000-an. Warnet menjadi tempat terhits yang selalu ramai dikunjungi oleh anak muda.

 

Kala itu, permainan online yang marak dipertandingkan ialah FIFA World Cup, Age of Empires II, Counter-Strike, StarCraft: Brood War, dan Ragnarok yang menjadi puncak kejayaan esport. Ditambah lagi, adanya komunitas games online, yaitu Liga Game, yang menjadi rumah bagi para gamers dalam menyalurkan hobinya itu.

 

Lantaran hal tersebut, di sekitar tahun 2018 banyak pihak swasta yang mulai tertarik mendukung ajang kompetisi esport sebagai kompetisi olahraga. Lalu, disusul pula oleh pemerintah yang menjadikan esport sebagai turnamen olahraga games online pada kancah nasional.

Turut menggandeng 7 badan Kementerian RI

Sejalan dengan hal itu, tak dapat dipungkiri kalau keberadaan esport memang sudah ada sedari dulu. Namun, jalan untuk menunjukkan jati diri sebagai games online yang diakui pemerintah dan diterima masyarakat tidaklah mudah.

 

Tak sedikit pihak yang masih menganggap games online ini sebagai hal negatif. Dari kegiatan bermain games bisa berdampak pada sisi sosialisasi dan kognitif pelakunya. Para orangtua pun bersepakat bahwa games online dapat menimbulkan turunnya prestasi anak lantaran selalu bermain games.

 

Padahal tidak juga. Pemerintah melalui ajang Esport Piala Presiden 2019 memberikan dukungan penuh terhadap games online tersebut. Sebab setidaknya, games online mempunyai andil yang cukup besar dalam  membentuk karakter seseorang, baik cara berpikir, analisis, dan kreativitas mereka.

 

Selain itu, pemerintah juga hendak menepis citra buruk games online yang ada di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah menggandeng 7 bidang kementerian  yang bakal menanamkan  nilai dasar mengenai games online dan cara menyikapinya kepada para peserta.

Salah satu kementerian yang bekerja sama dengan kompetisis ini ialah Kementerian Perlindungan Anak. Lalu, pihak swasta yang turut menghadirkan narasumber dan para ahli di bidangnya masing-masing mengenai ideologi Pancasila, sportivitas-kerja sama tim, public speaking, hingga materi soal berbisnis.

 

Jadi, para pemain tidak hanya dipertandingkan saja kemampuannya, mereka juga didik agar bisa menjadi atlet dan masyarakat Indonesia yang pandai secara berpikir maupun kepribadian. Dengan begitu, mereka tak hanya bisa menciptakan prestasi gemilangnya saja, tetapi dapat mengharumkan nama bangsa, dan membuka investasi dan sosialisasi terhadap masyarakat luar pula.

 

Jadi, main game online tidak hanya untuk senang-senang semata, tapi juga dijadikan ajang untuk olahraga. Tak jarang, seorang ahli games online juga dapat menjadi miliuner dengan penghasilan bermain games online.

 

Banyak atlet atau ahli games online yang sudah membuktikan hal tersebut di Youtube atau ajang pertandingan games online.

 

Jadi, mari kita bantu pemerintah untuk sukseskan Esport Piala Presiden 2019 agar menjadi kompetisi nasional yang berumur panjang.

Berita Terkait

Author

Perempuan Canggih. Pemuja keharmonisan, puisi, dan filologi.