Ciri Khas Mobil Rolls-Royce, dari Pintu hingga Payung

By Arris Riehady - September 24, 2021

Paduan desain klasik, fitur modern, dan kemewahan selalu ada pada kendaraan ini, lalu apalagi ciri khas mobil Rolls-Royce?

mobil Rolls-Royce

Tidak bisa dipungkiri, mobil Rolls-Royce sudah menjadi simbol kemapanan pemiliknya. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di berbagai belahan dunia.

Rolls-Royce adalah brand asal Inggris yang tercipta berkat kerjasama antara Charles Stewart Rolls dan Sir Frederick Henry Royce yang menjalin kemitraan sejak tahun 1904.

Kemudian, mobil Rolls-Royce pertama dipamerkan dalam ajang Paris Salon di akhir tahun 1904 dengan nama HP 10.

Baca juga: Mobil Buas BMW M5 Competition Mencengkram Aspal Indonesia

Berkat antusiasme masyarakat, keduanya kembali memproduksi mobil Rolls-Royce yang berpusat di Derby. Mobil Rolls-Royce selanjutnya yang diproduksi mendapat julukan Silver Ghost.

Bukan tanpa alasan, mobil ini mendapat predikat yang terbaik di dunia karena berhasil memecahkan rekor dengan menempu perjalanan sejauh 23.127 kilometer tanpa henti dari London ke Glasgow, Skotlandia, sebanyak 27 kali.

Silver Ghost berhasil mengangkat reputasi Rolls-Royce dengan menghasilkan perakitan lebih dari 6.000 unit.

mobil Rolls-Royce

Adanya Rolls-Royce Silver Ghost membuat pabrikan tersebut akhirnya memiliki pabrik produksi di Springfield, Massachusetts, Amerika Serikat pada tahun 1921.

Baca juga: Daftar Mobil yang Pamit Produksi di Semester I 2021

Satu dekade kemudian, Rolls-Royce mengakuisisi Bentley setelah parikan tersebut mengalami masalah finansial. Jadi, tidak heran bila keduanya memiliki beberapa kesamaan dalam hal desain.

Lalu pada tahun 1951, Rolls-Royce pernah memproduksi mesin diesel yang digunakan untuk kendaraan-kendaraan berat, misalnya truk dan lokomotif.

Walau pada akhirnya, divisi mesin diesel Rolls-Royce harus diakuisisi oleh perusahaan Perkins pada tahun 1980an.

Baca juga: Perbedaan BMW Seri X di Indonesia, Lengkap dari X1 sampai X7

Rolls-Royce tidak selamanya menjadi pemimpin pasar mobil premium. Volkswagen dan BMW mengakuisisinya pada era 1990an.

Kemudian, BMW memiliki hak terhadap produksi mobil Rolls-Royce pada tahun 2003, sementara VW mendapatkan dipercaya untuk memproduksi Bentley.

mobil Rolls-Royce

Bentuk grille

Ciri khas mobil Rolls-Royce yang tidak pernah berubah sejak pertama kali diperkenalkan adalah bentuk grille-nya.

Baca juga: Pasang Strut Bar di City Car, Apa Fungsinya?

Semua mobil Rolls-Royce menggunakan bentuk grille vertikal yang elegan. Bahkan, hingga mobil terbarunya seperti Rolls-Royce Ghost, Rolls-Royce Phantom, dan Rolls-Royce Cullinan yang bertipe SUV, menggunakan bentuk grille yang sama.

Selain menjadi ciri khas mobil Rolls-Royce, grille vertikal berdesain klasik ini juga menjadi lambang kemapanan sebuah brand otomotif yang menghargai sejarahnya.

mobil Rolls-Royce

Spirit of Ecstasy

Pernah meliat lambang wujud wanita yang berpose menunduk sambil mengembangkan kain yang membentuk seperti sayap di atas kap mobil Rolls-Royce? Ya, lambang ini disebut Spirit of Ecstasy.

Baca juga: Sejarah Mobil Kodok, Mesinnya Ada di Belakang

Spirit of Ecstasy dibuat oleh pematung Charles Robinson Sykes dan Eleanor Velasco Thornton sebagai modelnya sejak tahun 1900an.

Saat itu, bangsawan Inggris, John Walter Edward Douglas-Scott-Montagu dengan gelar 2nd Baron Montagu of Beaulieu, meminta secara khusus dibuatkan mobil Rolls-Royce untuknya.

Hingga kini, Spirit of Ecstasy tetap digunakan Rolls-Royce, serta dipadukan dengan teknologi yang dapat menyembunyikannya di balik kap sehingga tidak dapat dicuri orang.

mobil Rolls-Royce

Suicide door

Suicide door memiliki mekanisme bukaan yang hampir mirip dengan conventional door, hanya saja engsel pintu baris ke dua berada di sisi belakang.

Baca juga: Varian BMW Individual, M3 dan M4 Competition Makin Eksklusif

Awalnya, jenis pintu ini digunakan pada kereta kuda, tujuannya agar pengawal mudah membuka dan menutupnya kembali. Sedangkan bangsawan Inggris mendapat akses keluar-masuk yang leluasa.

Prinsip yang sama diterapkan pada mobil Rolls-Royce. Tidak heran bila jok belakang mendapat akses keluar-masuk yang sangat lapang karena tidak terhalang oleh pilar B.

Baca juga: Sejarah dan Jenis-jenis Vespa Matik, Ada Edisi Terbatasnya

Teknologi canggih juga disematkan, seperti mekanisme buka-tutup pintu elektrik. Pada pintu juga selalu disematkan payung eksklusif yang bisa dikustomisasi oleh pemiliknya.

Ini menjadi fitur unik di mobil-mobil Rolls-Royce dan jarang ditemukan pada mobil mewah lainnya.

mobil Rolls-Royce

Wheel dop Rolls-Royce tidak berputar

Logo RR yang terdapat pada wheel dop sebagai penutup velg dibuat tidak berputar, berbeda dengan velg mobil pada umumnya.

Jika pernah memainkan fidget spinner, mekanisme wheel dop Rolls-Royce mirip seperti itu, namun dengan mekanisme yang lebih rumit dan penuh perhitungan.

Baca juga: Sejarah Daihatsu Sirion, Fiturnya Lengkap untuk Keluarga

Terlihat sederhana, namun tetap melambangkan sebuah kemewahan. bagi Rolls-Royce, logo RR yang selalu tegak bermakna harus selalu menghadap ke atas dan terlihat jelas walau roda berputar.

mobil Rolls-Royce

Tidak ada yang sama

Bisa dibilang hampir seluruh unit mobil Rolls-Royce terbaru tidak ada yang sama. Hal ini karena saat membelinya, pemilik Rolls-Royce bebas melakukan kostumisasi pada mobilnya.

Selain warna payung, pemilik juga bebas memilih warna eksterior dan interior. Bahan pelapis jok juga dapat dipilih sesuai dengan kenyamanan.

Baca juga: Sejarah Toyota Vios, Sedan Kompak Bermesin Handal

Lebih dari itu, untuk bagian plafon mobil, pembeli dapat memilih atap panoramic atau starlight headliner.

Bagi yang memilih starlight headliner, plafon mobil akan dipenuhi lampu LED yang membentuk rasi bintang.

Bukan sembarang rasi bintang, namun disesuaikan sesuai dengan kemauan pemiliknya.

Misalnya, rasi bintang saat tanggal, bulan, dan tahun si pemilik lahir, atau pada saat hari-hari istimewa lainnya.

Berita Terkait

Author

What (apa), Who (siapa), When (kapan), Where (dimana), Why (kenapa), dan How (bagaimana). Suka kecepatan dan ketinggian. I am @arristoocrazy!