Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Biar Dilirik Perusahaan

Surat lamaran kerja yang baik dan benar dapat mengantarmu ke pekerjaan impian. Bagaimana cara membuatnya?

Saat ingin melamar kerja, yang dipersiapkan tak hanya CV atau resume saja. Surat lamaran kerja juga perlu dibuat dan disertakan bersama dengan CV ketika melamar ke suatu perusahaan.

Surat lamaran kerja merupakan surat berisi permohonan yang dibuat seseorang kepada perusahaan untuk melamar pekerjaan.

Jika sebuah CV bertujuan untuk menunjukkan kompetensi seorang pelamar kerja, maka surat lamaran kerja atau application letter adalah wadah bagi pelamar kerja untuk mempromosikan dirinya.

Baca juga: Contoh Desain CV yang Bagus untuk Para Pencari Kerja

Maka dari itu, penting untuk membuat surat lamaran kerja dengan benar agar menciptakan impresi yang baik serta memperbesar kesempatan untuk dipanggil oleh HRD perusahaan.

Sebelum menulis surat lamaran, perlu diingat bahwa surat lamaran harus ditulis secara formal dengan kaidah penulisan yang baik dan benar.

Nah, bagaimana cara membuat surat lamaran kerja yang benar biar dilirik oleh perusahaan?

Bagian pembuka

1. Tanggal pembuatan surat, lampiran dan hal

Pertama, tuliskan tanggal dan tempat kamu menulis surat di bagian kanan atau kiri atas. Penulisan tempat dan tanggal jangan sampai disingkat.

Lalu, pada bagian bawah tuliskan lampiran beserta jumlah dokumen yang dilampirkan. Pada bagian “hal”, tuliskan apa yang disampaikan dalam surat tersebut. Kalau melamar kerja berarti tulis “Surat Lamaran Kerja” atau “Application Letter”

Baca juga: 5 Trik Mencari Kerja di Jakarta, Ayo Wujudkan Mimpimu!

2. Nama dan alamat perusahaan yang dituju

Sebisa mungkin kamu sudah mengetahui siapa nama yang menerima surat lamaran kerja. Namun jika tidak tahu, cukup menuliskan “Yth.” lalu tuliskan jabatan penerima surat. Sebagai contoh, “Yth. HRD PT. Perusahaan Maju”.

Dalam menuliskan alamat, sebaiknya penulisan “Jalan” jangan disingkat dan tuliskan alamat dengan lengkap.

3. Pengantar

Pada bagian ini, awali dengan menuliskan “Dengan hormat,” lalu jelaskan apa tujuan kamu menulis surat lamaran ini. Tuliskan juga bagaimana kamu mendapat informasi mengenai lowongan pekerjaan yang dilamar.

Bagian isi

1. Identitas diri

Masuk ke bagian isi surat, tuliskan identitas diri kamu berupa nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, pendidikan terakhir, alamat, serta nomor telepon atau email.

2. Alasan melamar kerja

Setelah itu, kamu bisa menjelaskan alasan kenapa kamu memilih untuk melamar pada jenis pekerjaan ini. Bisa juga menjelaskan kenapa memilih melamar di perusahaan yang dituju.

Baca juga: Pola Pikir Orang Sukses yang Bikin Mikir untuk Menirunya

3. Kemampuan dan keterampilan

Berikan penjelasan yang mendukung alasan melamar dengan menuliskan kemampuan yang dimiliki. Akan lebih baik menuliskan kemampuan dan keterampilan yang diperlukan sesuai dengan yang ada di lowongan.

Bagi yang sudah memiliki pengalaman kerja sebelumnya, kamu bisa menuliskan pengalaman tersebut. Untuk yang masih fresh graduate, bisa menjelaskan pengalaman kegiatan saat kuliah atau magang apabila relevan dengan pekerjaan yang dilamar.

Baca juga: Pekerjaan Freelance dengan Bayaran Besar untuk Fresh Graduate, Mau?

4. Lampiran

Pada bagian ini, tuliskan apa saja berkas yang kamu lampirkan bersamaan dengan surat lamaran ini. Jika dalam lowongan diminta untuk menyertakan berkas tertentu, pastikan kamu melampirkan berkas tersebut.

Lampiran ini berfungsi sebagai dokumen pendukung dari apa yang sudah dijelaskan pada surat lamaran. Umumnya, berkas-berkas yang sering dilampirkan di surat lamaran di antaranya:

  • CV atau daftar riwayat hidup
  • Fotokopi/scan ijazah S1
  • Fotokopi/scan transkrip nilai
  • Fotokopi/scan sertifikat kursus dan pelatihan
  • Pas foto terbaru

Bagian penutup

Di bagian penutup ini, kamu bisa menuliskan harapan agar lamaran diterima di perusahaan tersebut serta menutup dengan ucapan terima kasih.

Cantumkan tanda tangan dan nama lengkap di bagian kanan bawah surat. Apabila harus menyertakan materai, maka tempel terlebih dahulu baru kamu bubuhkan tanda tangan di atasnya.

Baca juga: 5 Jenis Investasi Untuk Pemula, Bisa Cuan dan Minim Risiko

Susunan penulisan surat lamaran ini dapat kamu terapkan juga untuk penulisan surat lamaran dalam bahasa Inggris. 

Tidak perlu panjang-panjang, yang penting mencantumkan kata kunci yang ada pada halaman lowongan. Pada saat menjelaskan alasan melamar pun jangan sampai bertele-tele.

Bila mengirimkan lamaran kerja lewat email, gunakan file dengan format PDF dengan size file maksimal 2mb. Tulis subject sesuai dengan posisi atau format yang sudah ditentukan. Lalu tuliskan isi email dengan bahasa formal.

Dalam isi email juga tuliskan secara singkat data dirimu. Kamu bisa sebutkan kelebihan diri dan alasan mengapa menginginkan bekerja di perusahaan dan posisi yang dilamar

Semoga cara membuat surat lamaran ini dapat membantu kamu agar bisa mendapat panggilan untuk pekerjaan impian sesuai passion ya!