Berinvestasi Selagi Muda? Kenali Dulu Istilah-istilah Ini

Investasi merupakan suatu kegiatan yang dapat menguntungkan bagi Anda di masa depan. Bentuknya bermacam-macam, seperti deposito, mata uang asing, properti, dan lain sebagainya. Maka dari itu, sebaiknya investasi dilakukan selagi muda dan mampu.

 

Namun, sebelum melakukannya, Anda tentunya harus mengenal terlebih dahulu beragam istilah investasi. Mungkin sebagian kata di bawah ini ada yang sudah pernah Anda dengar, atau mungkin belum kenal sama sekali.

 

Untuk itu, yuk berkenalan dengan istilah-istilah di bawah ini, mungkin ada istilah yang akan membuat Anda lebih tertarik lagi menyelami dunia investasi.

 

Pasar modal

Sama seperti pengertian pasar yang selama ini dikenal, pasar modal adalah lembaga di mana penjual dan pembeli bertemu. Bedanya adalah, komoditas yang tersedia berupa surat-surat berharga seperti obligasi dan equitas, atau saham untuk jangka panjang yang diterbitkan oleh pemerintah maupun perusahaan swasta.

 

Kegiatan pasar modal dilaksanakan di bursa efek yang mana tempat bertemunya para pialang yang mewakili investor.

 

Diversifikasi

Diversifikasi dalam dunia investasi berarti meletakkan modal atau dana Anda ke beberapa jenis aset, seperti berinvestasi di bidang saham, obligasi, dan properti secara bersamaan. Cara ini sering dilakukan oleh investor sebagai tameng untuk menghindari kerugian. Jadi, jika salah satu investasi mengalami penurunan nilai, Anda masih memiliki cadangan investasi lainnya.

 

Emiten

Emiten adalah pihak yang melakukan penawaran umum, yaitu penawaran efek yang dilakukan oleh emiten untuk menjual efek kepada masyarakat berdasarkan peraturan yang berlaku di dalam Undang-Undang. Emiten dapat berbentuk perseorangan, perusahaan, usaha bersama, asosiasi, atau kelompok yang terorganisasi.

 

Emiten dapat menawarkan efek yang berupa surat pengakuan utang, saham, surat berharga komersial, obligasi, dan lain-lain.

 

Return

Istilah ini merupakan hasil dari investasi yang Anda lakukan. Namun, return tidak selalu menguntungkan (gain), melainkan juga bisa berupa kerugian (loss) karena turunnya nilai investasi pada suatu periode tertentu.

 

Return memiliki dua jenis, yaitu penghasilan berkala (income atau cash in flow) dan kenaikan harga atau keuntungan modal (capital gain) produk investasi.

 

Rasio likuiditas

Rasio likuiditas menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban atau membayar utang jangka pendeknya. Rasio inilah yang dapat digunakan untuk mengukur likuid atau tidaknya suatu perusahaan.

 

Cara mengukur perusahaan tersebut likuid atau tidak adalah dengan membandingkan komponen yang terdapat pada neraca, yaitu total aktiva lancar dengan total pasiva lancar (utang jangka pendek). Pengukuran inilah yang dilakukan untuk mengetahui perkembangan likuiditas perusahaan.

 

Terdapat 4 jenis rasio likuiditas, yaitu rasio lancar (current ratio), rasio cepat (quick ratio), rasio kas (cash ratio), dan rasio perputaran kas (cash turnover ratio). Rasio lancar beguna untuk mengetahui sejauh mana aktiva lancar perusahaan dapat digunakan untuk menutupi kewajiban jangka pendek atau hutangnya.

 

Sedangkan rasio cepat adalah kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva lancar atau tanpa memperhitungkan persediaan, karena persediaan akan memakan waktu lama jika diuangkan dibanding dengan aset lainnya.

 

Lalu ada rasio kas, yang digunakan untuk mengukur besarnya uang kas yang tersedia untuk melunasi kewajiban jangka pendek yang ditunjukkan dari persediaan dana kas atau setara kas. Terakhir adalah rasio perputaran kas, yang akan menunjukkan nilai relatid antara nilai penjualan bersih terhadap kerja bersih. Modal kerja bersih adalah seluruh komponen aktiva lancar dikurangi total utang lancar.

 

Semoga istilah-istilah di atas dapat berguna bagi Anda yang sedang atau baru akan memulai berinvestasi. Istilah tersebut hanya sebagai informasi bagi Anda. Jika ingin langsung terjun ke dunia investasi, Anda perlu menggali lebih dalam agar siap untuk berinvestasi dan meminimalisir resiko kerugian. Selamat berinvestasi!