Berbagai Asumsi Kaca Film yang Sering Terdengar, Ini Faktanya

By Arris Riehady - September 24, 2021

Meminimalisasi dampak dari sinar matahari yang masuk ke dalam kabin, berikut asumsi kaca film yang sering terdengar.

asumsi kaca film

Meski banyak asumsi, kaca film seakan sudah menjadi aksesoris wajib untuk mobil. Kaca film diketahui memiliki peran sebagai alat penolak panas matahari yang memiliki kandungan sinar ultraviolet.

Layaknya kulit manusia yang memerlukan perlindungan dari sinar UV (ultraviolet), mobil pun demikian.

Kaca film dapat diibaratkan sebagai lotion anti sinar UV pada mobil, yang berfungsi untuk filter dan meminimalisasi dampak dari sinar matahari yang masuk ke dalam kabin.

Baca juga: Cara Merawat Kaca Mobil Agar Terhindar dari Jamur dan Baret

Tidak hanya itu, kaca film juga berperan sebagai peranti keamanan. Kaca film memiliki peran layaknya perekat ketika kaca mengalami benturan dan berpotensi pecah.

Apabila terjadi benturan, kaca mobil tidak langsung pecah melainkan tetap merekat pada kaca film, sehingga mampu meminimalisir pecahan kaca yang dapat membahayakan pengemudi atau penumpang.

Lalu, fungsi kaca film adalah menolak panas sinar matahari dan menjaga suhu kabin agar tetap stabil membuat aktifitas pendingin kabin tidak berlebihan.

Baca juga: Bisakah Pasang Defogger Sendiri di Kaca Belakang Mobil?

Selain itu, ada juga asumsi kaca film yang banyak didengar. Apa saja? Yuk, simak di bawah ini.

Menghambat sinyal smartphone

Penggunaan kaca film kabarnya dapat membuat sinyal smartphone hilang di dalam mobil. Isu ini semakin kencang terdengar karena penggunaan material metal pada teknologi kaca film jaman sekarang.

Baca juga: Komponen yang Terganggu bila Engine Mounting Mobil Rusak

Hal tersebut ternyata hanya mitos dan asumsi kaca film semata. Meterial kaca film sekarang ini mungkin sudah tidak berpengaruh terhadap sinyal ponsel karena menggunakan teknologi terbaru.

Buktinya, bila menggunakan smartphone untuk aktivitas GPS atau penunjuk jalan di dalam mobil, sinyalnya tetap stabil.

Kecuali pengemudi memang melewati daerah yang belum ter-cover sinyal yang disediakan provider.

AC mobil lebih dingin

Kaca film buat AC lebih dingin

Asumsi kaca film selanjutnya dikatakan dapat membuat AC di dalam kabin lebih dingin.

Asumsi ini sebenarnya bukan AC yang lebih dingin, tetapi lebih kepada kemampuan kaca film yang dalam menahan panas atau paparan sinar matahari.

Baca juga: 5 Penyebab AC Mobil Tidak Dingin, Bisa Bocor atau Kotor

Hal ini sangat berbanding lurus dengan kualitas kaca film yang digunakan pengendara. Semakin baik kualitasnya menahan sinar UV, maka semakin sejuk udara yang terasa di dalam kabin.

Fungsi terpenting dari kaca film adalah kemampuannya dalam menangkal sinar UV yang masuk ke dalam kabin.

Jadi, AC terasa lebih dingin dan pengendara tidak perlu menyalakannya sampai suhu maksimal.

Kaca film bikin hemat BBM

Asumsi ini masih berkaitan dengan yang sebelumnya. AC yang tidak digunakan sampai “mentok” otomatis membuat mobil lebih irit bahan bakar.

Dengan suhu kabin yang lebih terjaga, kompresor AC tidak perlu bekerja keras untuk membuat kabin menjadi sejuk.

Baca juga: Alasan Kenapa Kaca Spion Motor Pabrikan Berukuran Lebar

Oleh karena itu, secara tidak langsung, penggunaan kaca film mobil yang berkualitas akan membuat kompresor bekerja sesuai kapasitasnya. Konsumsi bahan bakar juga semakin irit.

Jadi, secara tidak lngsung, memang ada peran dari penggunaan kaca film yang berkualitas ternadap AC dan konsumsi bahan bakar.

Namun, itu hanya dampak yang minim. Bila kamu ingin komponen-komponen mobil bekerja maksimal, kamu wajib melakukan servis berkala di bengkel resmi.

Bila tidak ada waktu, gunakan fitur Booking Service Seva.id.

Booking Service

asumsi kaca film

Keunggulan kaca film

Lalu, pastikan pula kalau kaca film yang akan kamu beli memiliki kemampuan menolak sinar UV dengan baik.

Baca juga: Aturan Menggunakan Lampu Hazard yang Sesuai Regulasi

Selain kemampuan menolak sinar UV, spesifikasi lain seperti teknologi night vision, penolak blue light, dan material kaca film juga penting untuk dipertimbangkan ketika akan menggunakannya.

Kemudian, pastikan kaca film memiliki garansi, sehingga jika terjadi kerusakan yang tidak disengaja bisa diganti atau diklaim menggunakan garansi tersebut.

Setelah itu, penggunaan kaca film original sangat berpengaruh terhadap temperatur di dalam kabin. Jangan pernah tergiur dengan harga murah, karena belum tentu memiliki daya tahan yang maksimal.

Baca juga: Syarat Pemutihan Pajak Kendaraan, Apa yang Harus Disiapkan?

Berikutnya, pilihlah kaca film mobil yang sesuai dengan kebutuhan dan aturan di Indonesia agar tetap aman dan nyaman saat kamu berkendara.

Berita Terkait

Author

What (apa), Who (siapa), When (kapan), Where (dimana), Why (kenapa), dan How (bagaimana). Suka kecepatan dan ketinggian. I am @arristoocrazy!