Menjajal 8 Keindahan Bandung dengan Isuzu Mu-X Terbaru

By Arris Riehady - August 18, 2017

Bandung dikenal sebagai destinasi wisata yang paling mudah disinggahi bagi warga Jakarta. Keindahan dan kesejukan alamnya menjadi alasan paling dicari warga Jakarta.

Dengan mengendarai Isuzu Mu-X terbaru yang tak hanya lebih agresif dan stylish, tetapi juga nyaman dan siap menempuh segala medan, keindahan Bandung pun dapat dinikmati dengan lebih optimal.

Berikut beberapa tempat di Bandung yang dapat dikunjungi bersama Isuzu Mu-X saat akhir pekan.

1. Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda (Tahura)

Terletak di Jalan Bukit Pakar Barat, atau lima kilometer dari Gedung Sate, Tahura dipenuhi pohon rindang karena daerah ini merupakan kawasan konservasi. Dilengkapi flying fox, di sekitar hutan ini juga terdapat air terjun (Curug Dago dan Curug Omas), serta gua peninggalan Jepang maupun Belanda. Hal ini karena semasa perang kemerdekaan, perbukitan di Dago Pakar yang tak jauh dari pusat kota ini merupakan markas militer.

2. Tebing Keraton

Masih berada di kawasan Tahura, tepatnya di Desa Ciburial, dari tebing di sisi Tahura terhampar pemandangan hutan dan bukit yang menakjubkan bernama Tebing Keraton. Saat terbaik berkunjung ke sini adalah sebelum pukul 07:00 WIB untuk melihat kabut menutupi lembah dan menyusup di sela-sela pepohonan.

Ketika matahari semakin tinggi, sinarnya akan menembus kabut dengan dramatis. Karena kondisi tanahnya berpasir dan agak licin bila dipijak, berhati-hatilah jika ingin berfoto di batu-batu yang berada di ujung tebing.

Dari gerbang Tahura, jalan menuju Tebing Keraton melalui tanjakan dan turunan yang tidak rata, sehingga fitur Hill Descent Control (HDC) pada Isuzu Mu-X terbaru dapat membantu pengemudi untuk mengontrol rem agar kendaraan bergulir mundur di jalan menanjak dan tetap pada kecepatan rendah saat melalui jalanan menurun.

Untuk fitur keselamatan lainnya, mobil ini juga telah dilengkapi dengan dua airbag di bagian depan. Hal ini tentu saja membuat pengalaman berkendara tetap lancar dan nyaman.

3. Gunung Tangkuban Perahu

Tak perlu mendaki karena objek wisata ini dapat dinikmati dengan berjalan santai mengitari Kawah Lanang, Kawah Jurig, Kawah Domas, dan Kawah Ratu. Setinggi 2.084 meter, kawasan ini sering tertutup kabut tebal, sehingga saat terbaik untuk mengunjunginya adalah di pagi hari.

Berhati-hatilah dengan penjual suvenir yang kadang menawarkan jasa untuk memandu keliling kawah maupun menawarkan barang dagangan.

Bila tidak tertarik dengan barang yang ditawarkan, tolaklah dengan sopan, sehingga tidak membiarkan mereka ikut berjalan hingga ke kawah.

4. Dusun Bambu

Berada di kawasan Lembang, Dusun Bambu Family Leisure Park menawarkan opsi untuk liburan keluarga yang dikemas dalam konsep konservasi. Ekowanawisata pertama di Jawa Barat ini memiliki penginapan (Kampung Layung dengan vila satu dan dua kamar), beberapa restoran (Cafe Burangrang, Lutung Kasarung, dan Restoran Sunda Purbasari), dan camping ground dengan fasilitas kemah premium.

Selain itu juga terdapat Pasar Khatulistiwa yang menjual bahan makanan segar dan kudapan khas Sunda. Dilengkapi taman bunga dan sawah, semua fasilitas di sini dirancang agar pengunjung mendapatkan pengalaman liburan yang unik.

5. Kawah Putih

Danau yang terbentuk dari kawah vulkanik ini menawarkan pemandangan unik, yaitu danau biru muda keputihan yang dibatasi tebing-tebing batu dan pasir putih. Meski aman untuk dikunjungi bersama keluarga, Kawah Putih yang terletak di Jalan Raya Soreang, Ciwidey ini tidak bisa untuk berendam. Siapkanlah masker untuk menutup hidung karena bau belerang yang kuat.

6. Situ Patenggang

Sekitar tujuh kilometer dari Kawah Putih, terdapat sebuah danau – dalam bahasa Sunda disebut situ – yang bila dipotret dari angle yang tepat, akan tampak seperti tipikal danau-danau di Eropa.

Berada pada ketinggian 1.600 meter di lereng Gunung Patuha, di tengah danau ini terdapat pulau kecil dengan bongkahan batu yang disebut oleh masyarakat setempat sebagai Batu Cinta.

Konon di sinilah tempat bertemunya Dewi Rengganis dan Ki Santang, sepasang kekasih yang tidak bisa bersatu. Mereka bertemu terakhir kalinya di tempat tersebut untuk menangisi nasib hingga air mata keduanya membanjir dan membentuk sebuah danau.

Danau ini dapat dikelilingi dengan menyewa perahu warna-warni yang tersedia. Jika tak ingin terlalu jauh dari tepi danau pun dapat menyewa sepeda air.

7. Warung Salse

Selesai bertualang, jangan lupa menikmati kuliner Bandung yang memiliki view menarik sekaligus membuat perut kenyang.

Terletak di Dago Atas, Warung Salse tak hanya menawarkan pemandangan sekelilingnya, namun juga menempati bangunan unik berbentuk setengah limas yang dikelilingi jendela berkaca. Spot terbaiknya adalah area makan di luar ruang yang dilengkapi deretan sofa empuk untuk bersantap sembari menikmati udara sejuk.

Buka setiap Selasa hingga Minggu mulai pukul 07:00 hingga 22:00 WIB, menu utama yang tersedia antara lain Nasi Gila Kambing, Nasi Merecon Ayam, Mie Kocok, Ramen TekTek, dan Ayam Bakakak.

Tersedia juga menu Cemilan Malam bagi yang datang untuk sekadar mengudap, seperti Tahu Pletok, Tahu Gejrot, Batagor, Colenak, dan Jagung Bakar.

8. Rumah Mode

Jalan-jalan ke Bandung rasanya tak lengkap jika tidak shopping, apalagi factory outlet (FO) jadi opsi belanja all in one yang paling mudah dilakukan.

Terletak di Jalan Setiabudi, FO terbesar di Bandung yang berkonsep one-stop shopping ini dilengkapi kafe, musala, kios penjualan tiket Trans Studio Bandung, serta ATM BCA dan BNI.

Bernuansa tradisional dengan taman luas dan air mancur yang menghiasi eksteriornya, Rumah Mode memiliki stok pakaian yang lebih lengkap dibandingkan FO lainnya. Areanya terbagi antara pria, wanita, dan anak-anak.

Berbagai merek ternama sisa ekspor dapat ditemukan di sini dengan harga terjangkau. Bagi yang ingin berlibur ke negara yang sedang mengalami musim dingin pun dapat membeli berbagai perlengkapannya di sini, seperti long coat, sweater, sarung tangan, topi rajut, dan sepatu boots.

Selama perjalanan dari Jakarta, pengemudi dan penumpang Isuzu Mu-X dapat tetap terhibur dan nyaman berkat fitur di dalam interior kendaraan tersebut, seperti jok tebal berlapis kulit, audio head unit delapan inci dengan layar sentuh yang didukung delapan speaker untuk memutar lagu favorit, setir berlapis kulit dengan pengontrol audio, kabin yang lebih senyap, hingga AC double blower dengan insulator pada pilar A dan pilar B.

Tak hanya itu, Isuzu Mu-X yang berkapasitas tujuh penumpang ini menggunakan mesin yang dilengkapi turbocharger dan intercooler yang lebih besar sehingga meningkatkan tenaga namun tetap efisien dalam penggunaan bahan bakar.

Berita Terkait

Author

What (apa), Who (siapa), When (kapan), Where (dimana), Why (kenapa), dan How (bagaimana). Suka kecepatan dan ketinggian. I am @arristoocrazy!