5 Jenis Investasi Untuk Pemula, Bisa Cuan dan Minim Risiko

Mau berinvestasi tetapi ragu karena takut rugi? Beberapa rekomendasi jenis investasi untuk pemula ini mungkin cocok denganmu.

jenis investasi untuk pemula

Buat kamu yang tertarik untuk mencoba berinvestasi, terdapat berbagai macam jenis investasi untuk pemula yang mungkin bisa dicoba.

Semua jenis investasi tersebut pasti punya risiko, rendah maupun tinggi. Bagi kamu yang baru memulai, lebih baik pilih investasi berisiko rendah.

Hal ini berguna untuk meminimalisir keraguan dan kekhawatiran akan risiko yang dihadapi saat investasi.

Lalu, tidak semua investasi membutuhkan modal yang besar, ada juga yang kecil. Untuk memulainya, coba investasi dengan modal kecil terlebih dulu sambil membaca situasi.

Baca juga: 4 Faktor yang Dipertimbangkan Investor dalam Berinvestasi

Kamu tidak perlu khawatir, karena ada jenis investasi untuk pemula yang memiliki risiko rendah dan tidak memerlukan modal besar.

Penasaran apa saja? Berikut daftarnya beserta penjelasannya.

Reksadana

Apabila baru ingin memulai investasi, reksadana bisa jadi pilihan yang tepat. Jenis investasi ini bisa dilakukan dengan modal yang kecil, serta memiliki risiko yang relatif rendah.

Dengan bermodalkan Rp100 ribu, kamu sudah bisa berinvestasi reksadana, lho.

Sekarang ini, cara investasinya bisa dilakukan melalui aplikasi dan pembayarannya bisa dengan bank atau dompet digital.

Baca juga: 5 Tips Investasi Logam Mulia yang Cocok Buat Jangka Panjang

Ada beberapa jenis reksadana yang bisa dipilih untuk investasi, yaitu reksadana pasar uang, pendapatan tetap, saham, dan campuran.

Nantinya, modal yang kamu setorkan dikelola oleh manager investasi yang akan memutarkan uang kamu sesuai dengan profil risiko.

Emas

Emas dalam bentuk batangan juga bisa jadi pilihan bagi pemula yang baru berinvestasi karena aman, tidak ribet, dan memiliki risiko rendah.

Kemudian, harga emas setiap tahun cenderung naik, walaupun ada penurunan tetapi akan naik kembali secara bertahap. Selain itu, nilai emas tidak akan tergerus inflasi.

Baca juga: 5 Hal yang Mempengaruhi Harga Emas Naik atau Turun

Maka dari itu, jika kamu ingin berinvestasi untuk menambah aset, emas adalah pilihan yang tepat karena harganya yang cenderung stabil.

Sama seperti reksadana, investasi emas juga bisa dilakukan melalui platform online.

Forex

Jenis investasi untuk pemula lainnya yang cukup mudah dilakukan adalah forex (foreign exchange), yaitu investasi mata uang asing.

Investasi ini cukup sederhana, kamu tinggal membeli mata uang asing pada saat harganya sedang turun. Kemudian, jual kembali saat harganya naik.

Baca juga: Jenis Logam Mulia Berharga Mahal dan Langka Selain Emas

Modal yang dibutuhkan untuk investasi forex bisa disesuaikan dengan kemampuan.

Namun, walaupun risikonya cukup rendah, harga jual mata uang sangat fluktuatif, jadi kamu harus rajin-rajin mengeceknya.

Deposito

Deposito sebenarnya hampir sama seperti menabung di bank. Bedanya, kita menyimpan sejumlah uang selama kurun waktu tertentu dan tidak bisa diambil sembarangan seperti di tabungan biasa.

Dana hanya bisa dicairkan di waktu yang telah disepakati, jika terlewat akan mendapat denda.

Baca juga: Tips Memilih Waktu yang Tepat untuk Investasi Saham

Dengan menyimpan uang di deposito, nilai pokok uang dapat terjaga dengan baik sehingga risiko kerugiannya kecil.

Uang deposito yang kamu simpan di bank juga telah dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), jadi kamu tidak perlu khawatir.

Barang Koleksi

Buat kamu yang gemar mengoleksi barang-barang tertentu, misalnya mainan, action figure, piringan hitam (vinyl), uang kuno, atau barang antik lainnya, barang ini bisa dijadikan investasi, lho.

Untuk barang tertentu, biasanya dalam beberapa tahun nilainya justru akan meningkat. 

Apalagi jika barangnya merupakan edisi spesial yang dijual secara terbatas, para kolektor pasti akan rela membayar tinggi koleksimu.

Baca juga: 5 Koleksi Anak 90an yang Sekarang Bisa Jadi Investasi

Jangan lupa untuk rutin merawat barang koleksi yang kamu punya supaya kondisinya tetap terjaga. Barang koleksi yang kondisinya baik kemungkinan besar akan mempunyai nilai jual yang tinggi.

Beberapa jenis investasi untuk pemula yang sudah disebutkan ternyata cukup mudah untuk dilakukan, bukan?

Tetapi, yang paling penting sebelum berinvestasi adalah pastikan sudah punya tujuan keuangan dan siap mengantisipasi risiko yang ada.