5 Faktor yang Mempengaruhi Emisi Gas Buang pada Mobil

By Reka Harnis - Januari 20, 2021

Aturan uji emisi resmi ditetapkan beberapa waktu lalu. Sebenarnya, apa saja faktor yang mempengaruhi emisi gas buang mobil?

Demi menciptakan udara yang lebih sehat, beberapa waktu lalu aturan uji emisi resmi menjadi syarat wajib bagi mobil dan sepeda motor dengan usia lebih dari tiga tahun di Jakarta. 

Tentunya, akan ada sanksi bagi mobil atau motor yang tidak lolos uji emisi. Sesuai Peraturan Menteri No. 05 Tahun 2006 tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Lama untuk mobil mesin bensin produksi di atas 2007, ambang batas emisi gas buang di Indonesia berpatokan pada parameter karbon monoksida (CO) 1,5 persen Vol dan hidrokarbon (HC) 200 ppm Vol.

Baca juga:  BMW Astra Sediakan Layanan Uji Emisi Bersertifikasi, Mau?

Uji emisi gas buang dalam pelaksanaannya akan dilakukan dengan menggunakan alat yang mampu mengukur dan menganalisa kadar atau kandungan CO (Karbon Monoksida), HC (Hidrokarbon), CO2 (Karbon Dioksida), O2 (Oksigen), dan NO (Nitrogen Oksida). 

Nantinya, alat tersebut akan menampilkan angka kandungan CO, HC, CO2, dan Lamda yang paling stabil.

Lalu, sebenarnya apa saja sih yang mempengaruhi emisi gas buang dari sebuah mobil?

mengganti busi mobil

Kualitas sistem pembakaran

Salah satu bagian yang berperan penting pada emisi gas buang sebuah kendaraan adalah sistem pembakaran. 

Dalam hal ini, busi mobil yang berperan mengalirkan pembakaran dan memberikan energi pada mobil perlu dirawat dan diperhatikan kualitasnya.

Sebab, jika tidak terawat, berjamur atau berkarat, maka busi mobil yang rusak ini akan menghasilkan pembakaran yang tidak sempurna.

Berita Terkait

Author